Sebuah Catatan Kecil

We are agree that Knowledge is FREE…

Tasawuf Modern…, Memang Menyesatkan!!!

Posted by Heri Setiawan pada Oktober 27, 2006

Tidak saya sangka Ramadhan kemarin Allah memberikan kesempatan kepada saya untuk mendengarkan sebagian pemikiran tasawuf.

Dari 2 kali khutbah tarawih pernyataan ini saya dengar…:

    1. Allah itu tidak berada di Arsy, Allah itu dekat dengan kita…Allah itu ada dalam diri kita yaitu di sini (sambil menunjuk ke leher). Allah tidak bisa dilihat dengan mata (karena berada dileher).
    2. Jin/Syaithon bisa mencuri berita langit, kenapa manusia nggak?
    3. Iblis lebih bertauhid kepada Allah dibandingkan manusia karena iblis tidak mau bersujud kepada manusia.
    4. Sang Penceramah mengaku bisa berdialog dengan Jibril dan juga Allah seperti berdialog dengan teman sendiri.
    5. Sang Penceramah mengaku mendapat ilmu langsung dari Allah, makanya penceramah tidak percaya dengan ilmu hadits yang notabenenya berasal dari cerita orang yang sudah mati.
    6. Al-Quran itu beda dengan ini (sambil mengangkat kitab Al-Quran), Ini (Mushaf Al-Quran) adalah wahyu sedangkan Al-Quran ada di atas dan diturunkan setiap Ramadhan.
    7. Nada mengejek salafyin: Abu Jahal dan Abu Lahab juga berjubah, berarti kalo memakai jubah pun juga meniru Abu Jahal dan Abu Lahab. Masalah jenggot, Kambing juga berjenggot…

Ya seperti itulah sebagian perkataan orang tasawuf yang “manut udele dhewe”.
Semoga Allah menghindarkan kita dari hal-hal seperti itu.

About these ads

61 Tanggapan to “Tasawuf Modern…, Memang Menyesatkan!!!”

  1. Annas berkata

    Pemikiran Tasawuf, seperti yang itu ( no. 1 s/d 7) adalah pemikiran tawasuf yang keluar dari pikiran orang yang tidak mampu atau tidak sampai menjangkau kedalaman ajaran tasawuf yang sebenarnya. Itu pemahaman ajaran Islam yang hanya sebatas pada ilmu pengetahuan, belum sampai pada ruh-nya ajaran Islam yang hanya bisa difahami melalui perenungan dalam hati dan jiwa. Tidak bisa hanya membaca atau mendengar sepintas lalu ditelan begitu saja.

  2. heri setiawan berkata

    Tasawuf yang benar itu emangnya seperti gimana ya?

    • Tasawuf itu merupakan pendalaman keislaman yang harus kita ikuti seperti para nabi dan rosul para sahabat, para aulia dan para ulama. Perlu kita ketahui bahwa pendalaman tergantung pada guru kita masing-masing. Namun kita perlu belajar kepada ulama yang memiliki ilmu tersebut. Rasa kita adalah bagian dari rasa buah tasawuf. jika rasa kita enak, terang dan tentram maka kita berarti sudah ada pendalaman ilu tasawuf namun di atas langit masih ada langit. Thanks

  3. ressay berkata

    Ahlulsunnah banyak macamnya.

    Syi’ah banyak macamnya.

    Maka, tasawuf juga banyak macamnya.

    Karena sepanjang yang saya ketahui, Ust. jalal tidak pernah mengajarkan tasawuf yang seperti itu.

  4. SeMpOi- berkata

    Tasawuf??? tasawuf adalah jalan kerohanian..bukan senang kiter nak kecapi..setahu aku tasawuf ini bukan utk memperagung agungkan diri sendiri..hehe penceramah tuh mayB dah lupa diri..mayB tak menuntut dengan guru yang betul betul mursyid..wallahulam..

  5. seebayu berkata

    Tasawuf kliatannya lagi musim, islam itu rahmatan lil alamin, seharusnya setiap orang bisa selamat dengan islam yang sesuai bagi siapapun, jadi tidak perlu memaksakan ikut yang tidak bisa,kelihatannya banyak orang menyamakan tasawuf dengan sufisme, tapi yah… singkatnya apapun The Singer Not The Song, sekalian buat sempoi, apa ada orang biasa bisa mursyid selain Rasulullah SAW.?… tapi mungkin saja ada deng…

  6. Heri Setiawan berkata

    coba cek ini:
    http://ms.wikipedia.org/wiki/Sufi

  7. abzay berkata

    MENDING “MANUT UDELE DEWE” DARIPA “MANUT UDELE ORANG LAIN”

    • tolang berkata

      udele dewe atao udele orang lain, tidak ada yang sama, walaupun sama2 udel. makanya orang diminta pake pedoman penggunaan udel. masalahnya; ada juga yang gak nerimo dengan pedoman yang gak sesuai dengan udele dewe-dewe

      • sumiarto hadiwiyotoss berkata

        Bagaimana kalau udel bodong hehehe, yg pasti agama apapun tujuanna menjadikan .manusia baik dan mulia

  8. Robby wahyu berkata

    Ada banyak macam Tasawuf dan aliran-alirannya. Kalian bisa buka http://www.sufi.com

  9. john scada berkata

    PErlu banyak belajar lagi, karena ketika semakin dekat dengan Sang Pencipta, semakin kita merasa tak berarti apa-apa.selama masih ada ke-akuan berarti kita belum sampai pada-Nya. Terusalah belajar hingga akhir nafas kita. Semoga Allah senantiasa membimbing kita agar senantiasa menyusuri luasnya as shiroothol mustaqiem, yang bila kita berada didalamnya insyaAllah Allah senantiasa memberikan lindunganNya. Amien
    Thank you

    John Scada

  10. akhwat muslimah berkata

    sebelum memberi komentar belajar ilmunya dulu

  11. musafir berkata

    menurut saya rasulallah adalah seorang sufi.coba dech pelajari bagaimana beliau menjadi seorang sufi.mungkin salah satunya dengan kesufian rosul ulloh,orang2 yg berada disekitarnya merasa tentram dan tersinari cahaya ketaqwaannya.nah apabila sebaliknya perlu dipertanyakan kesufian seseorang tsb.
    tapi mungkin alangkah bijaknya anda tanyakan langsung pada si penceramah apa maksud dari semua perkataannya itu.
    kita ambil contoh apabila kita melihat orang dari kejauhan,secara sepintas itu adalah teman lama kita,tapi coba kita dekati kemudian kita lihat secara seksama dan tanyakan “apkh anda si pulan?”.jwbnya mungkin ya mungkin bukan.

    syukroon

  12. aQidah berkata

    Ass.

    Tasawuf modern, Apakah menjaga hati Qta agar senantiasa dekat dengan Allah setiap saat akan tetapi tetap menjalani kehidupan dunia modern bukan Tasawuf ?
    Senantiasa memikirkan Akhirat Qta dan tetap mencari uang halal bukan ilmu tasawuf ?
    Tetaplah berpegang pada AlQuran dan Hadits, mungkin bagi sebagian orang AlQuran dan Hadits adalah kitab yang dapat mudah dimengerti karena hanya dengan iman Qta bisa membaca AlQuran dan Hadits.
    Carilah Guru yang mursyid, manusia yang ikhlas tanpa ada keinginan apapun kecuali Allah SWT.Orang seperti demikian ini kadang berada sekitar Qta, kadang berbaju Ulama, kadang berbaju Teman, kadang berbaju Tetangga.Hakekat adalah cara Qta mengerti maksud, keinginan dan Cara Allah.Mengajilah pada sekeliling Qta, Ambillah pelajaran dari apapun bahkan dari bumi yang kita injak dan kita perkosa setiaphari.InsyaAllah Qta akan memahami Ilmu Tasawuf itu sendiri.

    Wassalam

  13. mas anto berkata

    kalo mo tahu tasawuf lebih jauh silahkan kunjungi website kami, di http://www.akmaliah.com

  14. Chasan Bisri berkata

    Assalaamu’alaikum…

    Saya sependapat dengan (musafir) di atas. Alangkah baiknya jika kita tanyakan ama si penceramah itu, apa maksud ceramah beliau? Su’udzon emang mudah, fitnah jauh lebih mudah. Sahabatku, apa kalian tidak takut dengan dosa su’udzon dan dosa fitnah..? Maaf bukannya mau ngebelain siapa pun, tapi memvonis orang spt itu sungguh tidak bijak.. itukan baru sepenggal ceramah, mungkin ada beberapa penggal ceramah lagi yg tidak dituliskan di forum ini..
    Intinya, dalami dulu masalahnya barulah berbicara..

    Syukron..
    Astaghfirullahal’adziim..

    Wassalaamu’alaikum..

  15. Heri Setiawan berkata

    Terima kasih atas nasehatnya…
    Saya kembalikan ke antum semua, mungkin antum belum pernah mendapatkan “ceramah” seperti yang saya tuliskan di atas.
    Intinya, mungkin antum belum pernah mendengarkan ceramah2 seperti itu sehingga antum belum mengetahui permasalahannya…
    Bukan hanya telinga saya yang panas ketika mendengar ceramah2 yang sejenis, sebagian teman saya bahkan langsung keluar ketika “sang khotib” naik mimbar, bahkan ketika sholat jum’at pun ada teman saya yang rela sholat jum’at di masjid yang lebih jauh daripada berma’mum dengan “sang penceramah”. Ta’mir masjid sholat jum’at di masjid lain untuk menghindari “sang penceramah”…bukan sesuatu yang main-main itu…

  16. iqbal berkata

    Assalamu alaikum……..
    Marilah kita sama – sama beristighfar, agar kita tidak terjerumus dalam kesesatan…
    Amien…
    Wassalam

  17. ORANG BODOH berkata

    ASSALAMU’ALAIKUM…

    CUKUPLAH ANDA SAJA YANG BERPANDANGAN SEPERTI ITU. JANGAN AJAK ORANG LAIN UNTUK MEGIKUTI PENDAPAT ANDA. JIKA SAYA CERITAKAN TENTANG ANDA TENTU ANDA AKAN MARAH PADA SAYA. SATU HAL YANG PERLU DIINGAT BAHWA KITA TIDAK LEBIH BAIK DARI YANG LAIN.
    “YA ALLAH AMPUNILAH SEGALA DOSAKU, SELURUH KAUM MUSLIMIN DAN MUSLIMAT, MUKMININ DAN MUKMINAT. LINDUNGILAH KAMI SEMUA DARI SEGALA SEPAK TERJANG SETAN YANG SENANTIASA MENCARI PENGIKUYNYA”. AMIN.

    WASSALAM

  18. Heri Setiawan berkata

    Wa’alaykumussalaam warahmatullaahi wabarakaatuh
    Semoga Allah mengampuni saya dan memberi petunjuk kepada saya jika memang cara saya mensikapi dari apa yang saya dengar adalah suatu kesalahan…

  19. piko_jogja berkata

    Coba baca :
    1. Borok-borok Sufi 1
    2. Borok-borok Sufi 2
    3. Borok-borok Sufi 13

  20. rayyan berkata

    ass,
    ada kutipan dari junaidy al-bagdadi maaf kurang lebih begini
    tasawuf di jaman rasul ngak ada namanya, tapi sarat dengan isinya, tapi sekarang ada namanya ngak ada isinya, memberikan sentilan pada kita semua, ngapain ribut2 ngurusi pemahaman/ibadahnya orang lain, kata imam al ghazali lebih baik ngurusi ibadah diri kita sendiri, apa benar sholat kita benar rukunya, apa kita udah minta maaf ama orang tua, keluarga or tetangga apa udah kita hormati dan sayangi beri contoh yang baik, jangan berpikir tasawuf yang aneh yang hullul or salik to kita blom tentu ngerti apa maksudnya, ada yang gampang mengkafirkan orang lain lha wong ustadnya ngak kompak wass

  21. nuke berkata

    Coba baca buku saku tasawuf karya Haidar Bagir dan seri tasawuf kedua dengan judul ” Buat apa Shalat?”, disana dapat pembaca pahami tasawuf modern.

  22. EskaGe berkata

    (Hanya sekedar coretan)

    Kalau saja, kita mencari kekurangan diri kita sendiri untuk kemudian memperbaiki, mungkin (ini hanya mungkin), kejadian seperti di atas tak perlu terjadi.
    Kalau saja, kita sadar bahwa manusia tempatnya salah dan lupa, mungkin, kita tak akan saling memperolok kekhilafan dan kesalahan orang lain.

    Iya, itu semua hanya kalau. Kalau saja saya tak ikut mengisi kolom ini, mungkin…..Tapi apa yang bisa dilakukan oleh kita? semua kejadian; baik baik maupun buruk, adalah atas izin Allah Swt.

    Wallahua`lam bisawwab.

  23. adlie_al_jihad berkata

    assalamu alaikum
    tasawuf emang punya beribu pernak pernik .ada banyak hal yang beggitu sulit untuk dimengerti.ntah karena itu adalah kelemahan diri dalam memahami ataukah karakteristik tasawuf yang memang gitu.atau jangan -jangan kita yang ga mau ngerti apa itu sebenarnya tasawuf

    jangan langsung menuduh tasawuf itu jelek

    kalo ustadnya ngomong gitu

    yang salah bukan tasawuf tapi ustadnya
    jangan suka mengkambinghitamkan
    maaf bukan mengajari

  24. Fakhrurrozy berkata

    Bisa jadi itu oknumnya, bukan tasawufnya.

  25. mr.vox populli berkata

    OKNUM yg KELIRU (seperti yg tersirat dalam pembahasan anda) memang bukan pihak yang tertimpa masalah bila bernaungan dalam KENDARAAN yg membawanya pergi ke TEMPAT TUJUAN yg diinginkannya. namun KENDARAAN PEMBAWA yg telah dipakainya seolah-olah menjadi bulan-bulan pertanyaan khalayak. padahal (contoh) jika memang KENDARAAN disini berupa MOBIL yang diparkir ditengah JALAN UMUM tentu bukan mobil yg akan disalahkan,tapi si PEMBAWA MOBIL itulah yg patut di pertanyakan mengapa MOBIL diparkir SEMBARANGAN HINGGA MENGGANGGU KENYAMANAN SEKITAR. ini membuktikan betapa SUFI bukanlah KONSUMSI UMUM (kalo ga mau dibilang AWAM). sufi adalah PROSES KEPADA TUJUAN yg sebelumnya didahului oleh PROSES-PROSES yg rumit sehingga mencukupi bagi seorang CALON SUFI untuk YAKIN MENANGGALKAN HIRUK-PIKUK DUNIA yang seumur hidup menemaninya dalam kehidupannya. BEGITU menurut pandangan saya pribadi.mohon maaf atas sgala khilaf. al-afwu minkum wass.

  26. abu fatih berkata

    Afwan kalau ana perpendapat lain. Kita menjadi muslim tidak memerlukan metode sufi, karena syariat Islam sudah lengkap mengatur apa yang dibawa oleh beragam metode sufi. Untuk menghindari segala macam permasalahan dunia yang menggoda, menyibukan, melalaikan, menjerumuskan, tabdzir (pemborosan) maka islam telah mengaturnya di dalam syariat. Kita mengenal istilah zuhud dan dalam hadits Nabi pun sudah dijelaskan. Artinya zuhud adalah universal dalam islam bukan milik kelompok sufi saja. Kemudian Nabi yang mulia sudah memberikan contoh teladan melalui jalan para sahabat diteruskan ke generasi salafushalih selanjutnya tentang bagaimana cara melakukan amalan sholih. Karena dengan amal sholeh lah kita akan selamat baik di dunia dan di akhirat. Tentu rahmat Allah pun berperan dalam hal ini.

    Kalau sekiranya sufi itu suatu jalan untuk mencapai derajat kesolehan seorang tentulah akan dijelaskan oleh Nabi kepada para sahabat ra. Karena tidak ada satu ilmu pun yang luput dari penjelasan beliau kepada para sahabatnya sampai beliau wafat.

    Tahapan dalam islam itu dimulai dengan rukun islam, kemudian rukun iman dan terakhir rukun ihsan yakni an ta’budallaha ka’annaka tarohu, fa illam takun tarohu fa inna yaroka (engkau beribadah kepada-Nya seakan-akan engkau melihat-Nya, maka jika engkau tidak melihatnya, maka sesungguhnya Dia melihatmu). Inilah sensor hati kita dalam berbuat di dunia sehingga hati akan terjaga dari perbuatan yang mengundang murka Allah. Kita tidak bisa mengatakan orang yang baru mengenal rukun islam dan iman itu sebagai orang awam. Mengapa? karena Rasulullah saw tidak pernah menyatakan seperti itu.

    Sebagai contoh seorang yang baru mengenal agama ini membaca suatu ayat tentang larangan zina dan wajibnya berbuat baik kepada kedua ortu, atau hadits tentang larangan menerima imbalan (korupsi) lalu ia takut kemudian ia mengikuti apa yang dijelaskan dalam ayat-ayat dan hadits tsb. Maka hakikatnya ia telah mengamalkan rukun ihsan, dan ini bisa dilakukan siapa saja selagi mereka mau menuntut ilmu syar’i. Karena Allah telah berjanji untuk memberikan kebaikan yaitu dengan difahamkannya seseorang thd agama ini. Dengan difahamkannya ilmu agama maka ilmu akan menjaganya dari keterpelesetan di dunia.

    Kalau seorang muslim harus melalui lika-liku yang rumit dalam sufi tentu islam tidak dikatakan sebagai agama yang mudah. Pdahala Allah berfirman bahwa Dia menghendaki kemudahan bagimu dan tidak menghendaki kesulitan. Apalagi ada istilah dari segolongan sufi bahwa mereka termasuk bukan dari golongan awam karena sudah mencapai maqom hakikat dan marifat. Ini justru sudah ghuluw dalam agama.

  27. sunardianto berkata

    oom mau sufi atau tidak tak ada paksaan yang penting tuntut ilmu agar jadi orang soleh dan jagan lupa berguru dengan guru yang punyaguru dan gurunya punyaguru tak pernah putus dari aliran ilmu.
    saya pikir sufi adalah metode sama degan kendaraan.Kalau tak mau naik becak jalan kaki juga tak ada yang melarang yang penting kita menempuh perjalanan kembali kehadirat tuhan.

  28. Le-Maih berkata

    Wallaahu a’alam

  29. ASAD berkata

    Yang nomer 1 penceramah betul(dengan penjelasan khusus) tapi yang selanjutnya, mungkin di lagi mendem.

    Sufi tidak untuk ditempuh seperti syariat, tapi tasawuf itu pakaiannya/perhiasannya syariat. syariat saj tanpa tasawuf,seperti orang telanjang gak pake baju

  30. heri berkata

    kok bisa gitu…? walaupun dijelaskan sedetail apapun, tidak mungkin bisa didapatkan kesimpulan sebagaimana disebutkan pada point 1…

  31. hambaNYA berkata

    ALLAH MAHA ARIF, maka ber-ARIF2-lah kita sbgai hambaNYA….,
    ALLAH MAHA PEMAAF, maka ber-MAAF2-lah kita….,
    ALLAH MAHA PENGASIH & PENYAYANG, maka saling mengasih menyayangi sesama ciptaanNYA….. dll

    ALANGKAH INDAHNYA HIDUP INI apabila kita bisa menjalani ASMAULHUSNA sifat-2 ALLAH SWT, begitu juga oleh para penduhulu kita yang menjalankan itu, khususnya baginda ROSUL MUHAMMAD SAW.., AMIEEEENNN

  32. sufimuda berkata

    Supaya bertasawuf tidak aneh-aneh coba baca artikel ini :
    http://sufimuda.wordpress.com/2008/07/21/sekilas-tentang-tasawuf/
    salam

  33. muallaf berkata

    Salam Lekum,

    Saya pernah lihat orang nulis 1+1=10.
    Saya bilang, orang gila macam mana pula nii.
    Tapi teman saya bilang, “nanti, kamu akan tahu maksudnya”.
    waaah … apa lagi niii.

  34. ana berkata

    kenapa yg dibahas semuax perkara cabang????bukan perkara intinya!!!!!pemahaman kya ginikn berawal dari aqidah jd mari kita bahs hal itu dulu, jadikn qiyadah islam sebagai pemimpin berpikir…..bukan nafsu….nah yang ana tau pembahsan maslah pencipta ada 3 hal….1)tuhan it mahluk…2)tuhan pencipta sekaligus mahluk???…3)tuhan itu pencipta???…melalui pemikiran yg mustanir tanpa doktrin maka kita bis menjawabx dengan baik dan benar….
    1) allah it makluk:contoh ini bs kita lihat d zaman rasulullah berupa berhala yang disembah…pemikiran semacam ini batil krn mana mungkin mahluk yg dicptakan menjadi pencipta….
    2)allah itu pencipta sekaligus mahluk:realita ini terlihat pd agama nasrani yg mengangkat yesus sebagai tuhan…pemikiran ini juga batil krn untk apa pencipta menjadi mahluk, atau mahluk menjadi pencipta…secr pemikiran tidak dapt diterima akal sehat.
    3)allah pencipta:sebagai pencipta syaratx DIA BERBEDA DARI MAHLUK, TIDAK TERIKAT DENGAN RUANG DAN WAKTU, MEMLIKI KEKUASAAN YG LUAS.

    komentar untk paham tasawuf terkait allah ada dalam diri, mengutip tulisan Sebagaimana kata Imam Ghozali,
    “Fana ialah salah satu tingkatan ilmu
    mukasyafah. Dari dirinya muncul imajinasi
    orang yang menyatakan terjadinya hulul
    atau penyatuan dan yang menyatakan: Aku
    inilah Yang Maha Benar!”Imam Ghozali dalam Ihya’
    Ulumuddin, mungkinkh?????penyatuan mahluk dng pencipta?????bukan kh allah mampu berbuat apapun tanpa terikat mahluk, dan kenapa harus begini?????intinya knp seseorg baru dkatakan sebagai org yg memliki suatu tingkatan setelah ada penyatuan??????

    mari merenung……

  35. kent berkata

    Saya punya pendapat..bahwa tasawuf ibarat laut..kalau anda hanya melihat permukaan dan berkomentar menurut penglihatan anda…anda takkan tahu apa yang ada di dalam laut itu, bahkan akan berbeda pendapat/bertentangan dengan penglihatan orang lain. Dan anda akan terpaku pasda pendapat yang hanya didasari penglihatan anda. sekiranya anda ingin tahu apa itu laut dan kandungannya, anda harus masuk, dan menyelam ke dalamnya. niscaya anda akan tahu dan melihat serta merasakan kandungan laut.Hal yang berbeda juga akan dialami oleh orang lain yang melakukan hal yang sama. Tasawuf bukan untuk didiskusikan. Tasawuf adalah ” rasa “. Tasawuf adalah ” laku ” untuk sampai kepada kesadaran bahwa kita hanyalah ‘abid/hamba yang harus selalu tunduk patuh taat dan menerima apapun kehendah ” TUANNYA ” Membicarakan Tasawuf tanpa masuk ke dalamnya hanyalah seperti kisah 3 orang buta yang mengomentari gajah…Wallahu a’lam.

  36. tony berkata

    Saya berpendapat bahwa apa yang tertulis diatas tidak menunjukkan bahwa hal tersebut merupakan ilmu tasawuf.Meski istilah tasawuf di masa Nabi Muhammad SAW belum dikenal, tapi Beliau dan para sahabat telah mengaplikasikan ilmu tasawuf itu sendiri.

  37. muhammad daud berkata

    manusia diciptan ALLAH dengan segala keterbatasan. mulai dari adam sampai manusia akhir zaman.kita (manusia2) saat inipun begitu,pengecualian nabi2 dan rosul2 terlebih khusus rasulullahi salallahu’alaihi wassalam.kalau kita mau mengikuti kisah kehidupan nabi muhammad sampai menjadi rasulullah(UTUSAN ALLAH)mendakwahkan ketentuan2 ALLAH dan larangan2anNYA dengan firman2 ALLAH ayat demi ayat hingga terkumpul menjadi ALQUR’AN. saya ditulisan ini hanya mengingatkan saudara2,adik2, kakak2 yang membaca tulisan ini.bahwa ALLAH MAHA seeeegalanya tempat kembali segala urusan.tasawwuf itu jalan bagi manusia yang akan kembali menuju ALLAH, CIRI manusia menjalani tasawwuf:berkata benar,jujur,amanah,santun,menepati janji,khatam alqur’an,mengerjakan sholat2 fardhu dan sunnah,dan bukan (penceramah),selalu zikrullah!!

  38. hamba ALLAH berkata

    saya sependapat dengan MUHAMMAD DAUD,
    biasanya orang sufi enggan ceramah di depan umum (untuk menghindari ri’ak)

  39. Abdillah berkata

    Tasawwuf atau Sufi itu pokoknya kan banyak pake hati atau perasaan kaaaaaan,
    kalo filsafat n mantiq pake akal….sederhana towh

  40. Adila Semesta berkata

    Secara sederhana Tasawuf itu dibagi 2: Tasawauf falsafi dan Tasawuf metodologi.

  41. Awak.awai berkata

    Seharusnya hal tsb tdk dibeberkan ke khalayak,karena mereka blm memahami&sanggup mencernanya.”Andai kubeberkan rahasia ketuhanan,akan dipotong leherku kata sayyidina Ali!”.

  42. saltin68n berkata

    Bila anda tdk setuju dgn tasawuf jgn sekali kali menghina atau merendah, apakah anda kira cara beragama anda yg paling betul…?

  43. orang hina berkata

    BOLANG / sorban yg memakai di MEKAH. pembuang SAMPAH……., jadi ihktisarya…….pakaian itu cuma TRADISI di setiap daerah,,,,,, tapi kalau DI INDONESIA umumya.memakai bolang / sorban di : ( HORMATI”) kaya RAJA. ini cuma cerita fiktif belaka hehehe,,,,,,,,,,,,,,,,,,,99x masalah ilmu tasawuf: tanpa merasa,melihat,mendengar,mencium. sirna dalam fatamorgana…… TASAWUF ITU INDAH ,,,NIKMAT DI CERNA TAPI SULIT DI MENGERTI {BAGI YG TIDAK MAU BELAJAR },,,,,,,,,,,,,,,,,,

    wasalam,,,,,,,,,,,,,,,,rahasia ku rahasia mu

  44. NUR SYAHID berkata

    ILMU TASAUF ITU TIDAK PERLU BANYAK-BANYAK KONSEP DAN PENALARAN LOGIKA, TAPI AMALIAH QOLBU SEJAUH MANA KE-SANGGUPAN-NYA MEMAHAMI BAHKAN MERASAKAN SIFAT-SIFAT ALLAH AZZA WA JALLA. PADA SAAT INI HILANG SEMUA MATERI (DHOHIRIAH) YANG ADA KEKUASAAN ALLAH…..
    HATI2LAH SAUDARAKU SEMUA …. KAUM MUSLIMIN MUSLIMATIN.

  45. ferdi sueb berkata

    tasawuf yang benar adalah toriqot nabi MUHAMMAD SAW YAITU AMALAN/LAKU/MENGERJAKAN SYARIAT AGAMA ISLAM.

  46. azzam berkata

    wahai sahabtqu….. jagn banyak komentar.kalau mau memutuskan harus ada dalillnya dong

  47. Azdan berkata

    amal manusia tidak menjamin keselamatan manusia…. karna Allah tidak butuh sembahan kita.. tidak butuh pujian kita,,. maka sebagai manusia tepat-tepatkan lah niat.. ibadah bukan untuk Allah.. tapi karena kecintaan kita terhadap sang Maha Penyayang

  48. Azdan berkata

    dalil bukan untuk kita ucap-ucapkan tapi berbuatlah sesuai dalil… klw blum bisa berbuat sesuai dengan dalil maka jangan meminta dalil hanya untuk alasan unutk menjatuhkan saudara kita..

  49. Hendrix Agung Priowibowo berkata

    Tidak ada agama klu tdk ada akal! (pasti semua setuju). Tapi klu sampai kebenaran sejati tunduk pada akal, niscaya hancurlah dunia ini….!

  50. alridho berkata

    Sebelum belajar tasawuf,belajarlah dlu mengenali diri sendiri…..siapakah “Aku” dan siapakah “Saya”?????????? tanyakan pada ahlinya!!!!!!!!! “Ahli Dzikir”?????????,sebab segala sesuatu apabila di tanyakan bukan pada ahlinya tunggu saja kehancurannya!!!!!!!!!

  51. sumiarto hadiwiyotoss berkata

    Semua repot berpikir padahal kita diberi pikiran untuk mengenal yang memberi pikiran, yang lain dlm pencarian dr bwh ke atas, yg lain dpt dr atas ke bawah. Jadi jangan berebut paling
    benar, walaupun sy dapat yg dr atas namun sy tidak menyalahkan yg dari bawah. Jadi jgn
    berebut salah dan benar, semua ini sdh dikehendaki olehNya. Mau tasyawuf, hindu buda,
    islam(tanpa tasyawuf),nggih monggo. Ini hanya
    nya soal keyakinan, karena Allah merahasiakan

  52. sumiarto hadiwiyotoss berkata

    Islam itu
    bukan untuk mendirikan negara tapi untuk .memperbaiki akhlak coba cari hadis nabi mana yg menyuruh mendirikann negara islamo

  53. Bagus Pamungkas berkata

    Marilah kita hentikan saling mencari benar sendiri,…karena keyakinan tak bisa dipaksakan…biarlah orang lain dg keyakinannya,dan kita dg keyakinan kita….hiduplah dg rukun dan damai….jgn lihat perbedaanya….pandang keindahan persamaannya….bukankah kita sama2 muslim,tuhan kita Allah,nabi kita Muhammad SAW,kitab suci kita Al Qur”an?

  54. paijo berkata

    yo poro konco tuo lan mudho ojo mung ngaji syareat bloko… gor pinter ndongeng nulis lan moco… mbesok uripe bakal sengsoro…

  55. jamaludin berkata

    reformasi islam pembaharuan islam

  56. PROF.DR H KOHAR berkata

    Islam hendak didekati serta dikaji melalui kacamata modern sesuai dengan panggilan dan tuntutan zaman, bukan secara tradisional. Beliau mengajarkan kitab suci Al Qur’an dengan terjemahan dan tafsir agar masyarakat tidak hanya pandai membaca ataupun melagukan Qur’an semata, melainkan dapat memahami makna yang ada di dalamnya. Dengan demikian diharapkan akan membuahkan amal perbuatan sesuai dengan yang diharapkan Qur’an itu sendiri. Menurut pengamatannya, keadaan masyarakat sebelumnya hanya mempelajari Islam dari kulitnya tanpa mendalami dan memahami isinya. Sehingga Islam hanya merupakan suatu dogma yang mati.

  57. nana berkata

    tai………….. ra penteng kabeh. seng penteng ngibadah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 62 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: