<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Sebuah Catatan Kecil &#187; Politik</title>
	<atom:link href="http://awansx.wordpress.com/category/politik/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://awansx.wordpress.com</link>
	<description>We are agree that Knowledge is FREE...</description>
	<lastBuildDate>Mon, 15 Jun 2009 05:52:07 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='awansx.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/1019b681f70d04eecbf78f797b2d85a9?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Sebuah Catatan Kecil &#187; Politik</title>
		<link>http://awansx.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Nafsu Ingin Menjadi Pemimpin</title>
		<link>http://awansx.wordpress.com/2009/04/07/nafsu-ingin-menjadi-pemimpin/</link>
		<comments>http://awansx.wordpress.com/2009/04/07/nafsu-ingin-menjadi-pemimpin/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Apr 2009 01:08:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Heri Setiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Tarbiyah]]></category>
		<category><![CDATA[amir]]></category>
		<category><![CDATA[pemilu]]></category>
		<category><![CDATA[pemimpin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://awansx.wordpress.com/?p=386</guid>
		<description><![CDATA[Oleh: Ust. Daud Rasyid
Perbedaan zaman Salafus-sholeh yang paling kentara dengan zaman sekarang, salah satunya dalam ambisi kepemimpinan. Dulu, khususnya zaman sahabat, mereka saling bertolak-tolakan untuk menjadi pemimpin.
Abu Bakar Shiddiq diriwayatkan, sebelum diminta menjadi Khalifah menggantikan Rasulullah mengusulkan agar Umar yang menjadi Khalifah. Alasan beliau karena Umar adalah seorang yang kuat.
Tetapi Umar menolak, dengan mengatakan, kekuatanku [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=awansx.wordpress.com&blog=4451170&post=386&subd=awansx&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><strong>Oleh: Ust. Daud Rasyid</strong></p>
<p>Perbedaan zaman Salafus-sholeh yang paling kentara dengan zaman sekarang, salah satunya dalam ambisi kepemimpinan. Dulu, khususnya zaman sahabat, mereka saling bertolak-tolakan untuk menjadi pemimpin.</p>
<p>Abu Bakar Shiddiq diriwayatkan, sebelum diminta menjadi Khalifah menggantikan Rasulullah mengusulkan agar Umar yang menjadi Khalifah. Alasan beliau karena Umar adalah seorang yang kuat.</p>
<p>Tetapi Umar menolak, dengan mengatakan, kekuatanku akan berfungsi dengan keutamaan yang ada padamu. Lalu Umar membai’ah Abu Bakar dan diikuti oleh sahabat-sahabat lain dari Muhajirin dan Anshor.</p>
<p><span id="more-386"></span>Dari dialog ini dapat kita pahami bahwa generasi awal Islam, yang terbaik itu, memandang jabatan seperti momok yang menakutkan. Mereka berusaha untuk menghindarinya selama masih mungkin. Tapi di zaman ini, keadaannya sudah berubah jauh.</p>
<p>Orang saling berlomba untuk menjadi pemimpin. Jabatan sudah menjadi tujuan hidup orang banyak. Semua tokoh yang sedang bertarung mengatakan, jika diminta oleh rakyat, saya siap maju. Inilah basa basi mereka. Entah rakyat mana yang meminta dia maju jadi pemimpin. Sebuah kedustaan yang dipakai untuk menutupi ambisi menjadi pemimpin.</p>
<p>Keberatan para Sahabat dulu untuk menjadi pemimpin, dikarenakan mereka mengetahui konsekuensi dan resiko menjadi pemimpin. Mereka mendengar hadits-hadits Nabi Saw tentang tanggung jawab pemimpin di dunia dan di akhirat. &#8220;Setiap kamu adalah pemimpin dan setiap pemimpin akan dimintai pertanggung jawabannya. Imam (kepala negara) adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggung jawabannya atas kepemimpinannya&#8230;&#8221;.</p>
<p>Dalam hadits yang lain Nabi Muhammad Saw memprediksi hiruk pikuk di akhir zaman soal kekuasaan dan menjelaskan hakikat dari kekuasaan itu. Beliau bersabda seperti dilaporkan oleh Abu Hurairah :</p>
<p>“Kalian akan berebut untuk mendapatkan kekuasaan. Padahal kekuasaan itu adalah penyesalan di hari Kiamat, nikmat di awal dan pahit di ujung. (Riwayat Imam Bukhori).</p>
<p>Juga Rasulullah Saw memperingatkan mereka yang sedang berkuasa yang lari dari tugas dan tanggung jawabnya sebagai pelayan rakyat dan tidak bekerja untuk kepentingan rakyatnya, dengan sabda beliau : “Siapa yang diberikan Allah kekuasaan mengurus urusan kaum Muslimin, kemudian ia tidak melayani mereka dan keperluan mereka, maka Allah tidak akan memenuhi kebutuhannya.” (Riwayat Abu Daud).</p>
<p>Dan dalam riwayat at-Tirmizi disebutkan : “Tidak ada seorang pemimpin yang menutup pintunya dari orang-orang yang memerlukannya dan orang fakir miskin, melainkan Allah juga akan menutup pintu langit dari kebutuhannya dan kemiskinannya.”</p>
<p>Hadits-hadits yang ada lebih banyak menggambarkan pahitnya menjadi pemimpin ketimbang manisnya. Sedang mereka adalah generasi yang lebih mengutamakan kesenangan ukhrowi daripada kenikmatan duniawi. Itulah yang dapat ditangkap dari keberatan mereka.</p>
<p>Sementara orang yang hidup di zaman ini berfikir terbalik. Yang mereka kejar adalah kesenangan duniawi yang didapat melalui jabatan dan kekuasaan. Mereka lupa dengan pertanggung jawaban di hari Kiamat itu. Mereka tidak segan-segan bermanuver dan merekayasa untuk mendapatkan jabatan dan kekuasaan itu.</p>
<p>Kadangkala cara yang dipakai sudah hampir sama dengan cara kaum kuffar atau kaum sekuler, menghancurkan nilai-nilai akhlak Islam yang sangat fundamental; mencari dan mengumpulkan kelemahan lawan politik dan pada waktunya aib-aib itu dibeberkan untuk mengganjal jalan kompetitornya.</p>
<p>Ada pula yang mengumpulkan dana dengan cara-cara yang tak pantas dan tak bermoral. Mendukung calon kepala daerah dalam pilkada dari partai mana saja, asal dengan imbalan materi dengan menyerahkan uang yang besar. Terserah orang itu menang atau kalah nanti, tak begitu penting, yang penting uangnya sudah didapat.</p>
<p>Para pemburu kekuasaan itu beralasan, jika kepemimpinan itu tidak direbut, maka ia akan dipegang oleh orang-orang Fasik dan tangan tak Amanah, yang akan menyebarkan kemungkaran dan maksiat. Tapi jika ia dipegang oleh orang soleh dan beriman, akan dapat mewujudkan kemaslahatan bagi masyarakat luas. Alasan ini memang indah kedengaran.</p>
<p>Namun kenyataannya, semua yang berebut jabatan mengklaim bahwa ia lebih baik dari yang sedang memimpin. Dan tidak ada yang dapat memberi jaminan bahwa jika ia memimpin, keadaan akan menjadi lebih baik.</p>
<p>Bahkan rata-rata orang pandai berteriak sebelum menjadi pemimpin, tetapi setelah masuk ke dalam sistem, mereka tak bisa berbuat banyak. Akhirnya mengikuti gaya orang sekuler. Yang mencoba bertahan dengan idealisme, mendapat serangan dan kecaman dari berbagai pihak, lalu akhirnya menyerah kepada keadaan.</p>
<p>Berapa banyak mantan aktifis mahasiswa yang sebelumnya kritis dan berdemo menentang rezim masa lalu, tetapi sesudah masuk ke dalam sistem, tidak bisa merubah apa-apa, bahkan menggunakan cara-cara yang dipakai oleh rezim sebelumnya, memanfaatkan jabatan untuk menimbun uang dan kekayaan.</p>
<p>Kemudian merekapun menyiapkan alasan-alasan pembelaan; antara lain, merubah sesuatu tak bisa sekejap mata, tetapi harus bertahap, menilai sesuatu tak boleh hitam-putih, apa yang ada sekarang sudah lebih baik dari masa sebelumnya.</p>
<p>Keadaan seperti ini semakin memperkuat keyakinan sebagian orang, bahwa memperbaiki sistem tidak harus masuk terjun ke dalam sistem itu. Bahkan tak mungkin melakukan perubahan selama kita ada di dalam. Sebuah logika terbalik dari slogan yang digembar gemborkan pihak lain, yang kalau mau merubah sistem, harus terjun ke dalam sistem itu. Ternyata kebanyakan yang pernah terjun ke dalam sistem, tidak mampu merubah kerusakan yang ada. Bukan sekedar tak mampu membersihkan, justru ikut terkena kotoran.</p>
<p>Memang ada sebagian yang masuk ke dalam sistem dengan cara yang sah, lalu berjuang di dalamnya dengan penuh resiko, mencoba melakukan perubahan dan bertahan dengan prinsip-prinsip yang dipegangnya. Mereka ini biasanya kalau tak tersingkir, dimusuhi atau makan hati.</p>
<p>Gerakan Islam sebenarnya lebih besar dari sekadar Partai Politik yang dibatasi oleh aturan-aturan formal, aturan main, dan bahkan ideologi kebangsaan. Gerakan Islam berjuang untuk jangka waktu yang tak terbatas, hingga Islam itu tegak berdiri dengan kokoh. Lingkup kerjanya juga tidak hanya menyangkut soal-soal politik.</p>
<p>Ketika gerakan Islam menjadi partai politik, sebenarnya ia sedang dipasung dan dihadapkan pada agenda kacangan yang didiktekan kepadanya yang bukan menjadi agenda utamanya. Bahkan kesibukannya mengurusi soal-soal politik hanyalah pembelokan dari target utama dan juga pemborosan energi yang tak setimpal dengan hasil yang dicapainya. Ibarat membayar dengan harga emas untuk membeli besi.</p>
<p>Betapa sayangnya seorang yang sudah tiga puluh tahun malang melintang dalam gerakan Islam, ujung-ujungnya hanya menjadi tukang lobi kesana-kemari untuk memperjuangkan kursi alias kekuasaan. Sungguh menyedihkan. Yang diperjuangkan oleh gerakan Islam adalah sebuah agenda besar yang mendunia (Ustaziyyatul ‘Alam), bukan agenda lokal dan sektor sempit dan terbatas.</p>
<p>Lalu di sini mungkin pertanyaan akan muncul, apakah urusan lokal yang berujung pada kemaslahtan ummat Islam itu diabaikan? Jawabannya jelas tidak. Akan tetapi biarlah masalah-masalah lokal dan sektoral itu diurusi oleh anak-anak ummat yang mempunyai kualitas lokal.</p>
<p>Adapun gerakan Islam yang sudah mendunia haruslah bekerja sesuai dengan kapasitasnya. Tak pantas pemuda-pemuda gerakan diminta mengurus pilkada, pemilu, menempel-nempel poster, apalagi bertarung dengan orang-orang yang tak sekapasitas dengannya.</p>
<p>Gerakan Islam sekali lagi harusnya mengurusi hal-hal yang lebih besar, lebih strategis, yakni pembinaan ummat, membangun generasi intelek dan beriman, mengarahkan pemikiran ummat kepada cara berpikir yang Islami setelah mengalami degradasi. Anak-anak gerakan yang tak naik kelas bolehlah dipersilahkan terjun ke dunia politik praktis. Karena sampai di situlah mungkin batas kemampuannya.</p>
<p>Ada hikmahnya kenapa Allah swt tidak mengizinkan gerakan Islam di negeri induknya berkecimpung dalam politik praktis secara besar-besaran. Karena hal itu akan membuat mereka lalai dari perjuangan utama. Target utamanya bukan untuk mendapat kursi Perdana Menteri, atau bahkan Presiden sekalipun, tetapi untuk menjadi qiyadah fikriyah bagi pergerakan Islam sedunia.</p>
<p>Andaikan peluang lokal itu terbuka, niscaya mereka akan sibuk dengan masalah-masalah parsial di lapangan sementara tugas mereka jauh lebih kompleks dari membenahi sebuah negara yang masyarakatnya sudah rusak secara ideologis, moral dan perasaan.</p>
<p>Tugas Gerakan Islam lebih besar dari membersihkan korupsi, ketimpangan ekonomi, ketidak merataan pembangunan. Tugas mereka adalah mengembalikan penyembahan kepada Allah setelah mengalami degradasi dengan menuhankan manusia dan Tuhan-tuhan lainnya. (Ikhrojun Naas min Ibadatil Ibad ilaa Ibadatil Robbil Ibaad).</p>
Posted in Politik, Tarbiyah Tagged: amir, pemilu, pemimpin, Politik <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/awansx.wordpress.com/386/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/awansx.wordpress.com/386/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/awansx.wordpress.com/386/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/awansx.wordpress.com/386/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/awansx.wordpress.com/386/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/awansx.wordpress.com/386/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/awansx.wordpress.com/386/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/awansx.wordpress.com/386/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/awansx.wordpress.com/386/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/awansx.wordpress.com/386/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=awansx.wordpress.com&blog=4451170&post=386&subd=awansx&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://awansx.wordpress.com/2009/04/07/nafsu-ingin-menjadi-pemimpin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b36ffe42a4e10241db2bfdb385591653?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">awansx</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Download Rekaman Al Amin Nasution</title>
		<link>http://awansx.wordpress.com/2008/07/10/download-rekaman-al-amin-nasution/</link>
		<comments>http://awansx.wordpress.com/2008/07/10/download-rekaman-al-amin-nasution/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Jul 2008 00:52:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Heri Setiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[al amin nasution]]></category>
		<category><![CDATA[atralyta]]></category>
		<category><![CDATA[download]]></category>
		<category><![CDATA[dpr]]></category>
		<category><![CDATA[kemas yahya]]></category>
		<category><![CDATA[korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[kpk]]></category>
		<category><![CDATA[rekaman]]></category>
		<category><![CDATA[rekaman artalyta]]></category>
		<category><![CDATA[skandal]]></category>
		<category><![CDATA[wakil rakyat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alikhwan.wordpress.com/?p=135</guid>
		<description><![CDATA[Transkip rekaman dari afatih.wordpress.com:
Al Amin Nasution (AAN): Di mana, bos?
Azirwan (A): Di Ritz Carlton.
AAN: Namanya?
A: Mistere, tempatnya turun lift satu.
AAN: Jam berapa?
A: Jam 10-lah (22.00 WIB). Bos mau dicariin satu gitu? Tapi aku tak janji. Kalau diupayakan nanti, selera bos payah pula.
AAN: Ya, carikanlah.
Mendengar pernyataan jaksa Suwarji mengulang percakapan tersebut, Azirwan langsung menginterupsi. “Mohon izin [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=awansx.wordpress.com&blog=4451170&post=133&subd=awansx&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Transkip rekaman dari <a href="http://afatih.wordpress.com" target="_blank">afatih.wordpress.com</a>:</p>
<blockquote><p>Al Amin Nasution (AAN): Di mana, bos?</p>
<p>Azirwan (A): Di Ritz Carlton.</p>
<p>AAN: Namanya?</p>
<p>A: Mistere, tempatnya turun lift satu.</p>
<p>AAN: Jam berapa?</p>
<p>A: Jam 10-lah (22.00 WIB). Bos mau dicariin satu gitu? Tapi aku tak janji. Kalau diupayakan nanti, selera bos payah pula.</p>
<p>AAN: Ya, carikanlah.</p>
<p><span id="more-133"></span>Mendengar pernyataan jaksa Suwarji mengulang percakapan tersebut, Azirwan langsung menginterupsi. “Mohon izin Majelis, saya rasa hal ini tak relevan,” ujar Azirwan.</p>
<p>Jaksa pun tak kalah akal. Sebelum persidangan diakhiri, jaksa KPK memutar rekaman percakapan Al Amien dengan Azirwan. Berikut lanjutannya.</p>
<p>AAN: Ya, carikanlah.</p>
<p>A : Yang kira-kira udah lama aku kenal, bos ini paham kan kira-kira?</p>
<p>AAN: Yang kayak tadi malam kan bagus juga yang baju putih itu.</p>
<p>A: Tak bagus.</p>
<p>AAN: Udah dipakai ya?</p>
<p>A : (Tak jelas terpotong interupsi)</p>
<p>Nanti aku carikan yang bagus.</p></blockquote>
<p><a title="download rekaman al amin - azirwan" href="http://myfilehost.us/index.php?p=download&amp;hash=7L0nSS4hwzuj" target="_blank">Download</a> rekaman perbincangan al amin nasution azirwan.</p>
<p>Memalukan yak&#8230;, dah punya istri&#8230; korupsi&#8230; selingkuh lagi&#8230; perlu dirajam kali&#8230; <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /><br />
Padahal tu benderanya ada gambar ka&#8217;bahnya&#8230; gimana coba..?</p>
<p><strong>Update:</strong></p>
<p>Bagi temen-temen yang tertarik rekaman percakapan Artalyta dengan Kemas Yahya, bisa download rekamannya <a title="Download rekaman artalyta" href="http://myfilehost.us/index.php?p=download&amp;hash=mzVcs2HgZNux" target="_blank"><strong>di sini</strong></a></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/awansx.wordpress.com/133/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/awansx.wordpress.com/133/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/awansx.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/awansx.wordpress.com/133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/awansx.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/awansx.wordpress.com/133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/awansx.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/awansx.wordpress.com/133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/awansx.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/awansx.wordpress.com/133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/awansx.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/awansx.wordpress.com/133/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=awansx.wordpress.com&blog=4451170&post=133&subd=awansx&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://awansx.wordpress.com/2008/07/10/download-rekaman-al-amin-nasution/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>27</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b36ffe42a4e10241db2bfdb385591653?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">awansx</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Polling Pilkada Cagub-Cawagub Jawa Tengah</title>
		<link>http://awansx.wordpress.com/2008/06/11/polling-pilkada-cagub-cawagub-jawa-tengah/</link>
		<comments>http://awansx.wordpress.com/2008/06/11/polling-pilkada-cagub-cawagub-jawa-tengah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Jun 2008 07:52:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Heri Setiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[jateng]]></category>
		<category><![CDATA[pilkada]]></category>
		<category><![CDATA[pilkada jateng]]></category>
		<category><![CDATA[polling]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alikhwan.wordpress.com/?p=127</guid>
		<description><![CDATA[Ikutan Kampanya Ah&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;
Pilkada Jawa Tengah untuk memilih Gubernur dan Wakil Gubernur periode 2008-2013 tinggal beberapa hari&#8230; Polling Cagub dan Cawagub udah muncul dimana-mana termasuk di komunitas dunia maya. Ini dia beberapa hasil polling di komunitas dunia maya&#8230; dan saya percaya temen2 di dunia internet mempunyai tingkat intelektualitas yang lebih jos dibandingkan orang biasa&#8230;.
1. Polling di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=awansx.wordpress.com&blog=4451170&post=127&subd=awansx&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Ikutan Kampanya Ah&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;</p>
<p>Pilkada Jawa Tengah untuk memilih Gubernur dan Wakil Gubernur periode 2008-2013 tinggal beberapa hari&#8230; Polling Cagub dan Cawagub udah muncul dimana-mana termasuk di komunitas dunia maya. Ini dia beberapa hasil polling di komunitas dunia maya&#8230; dan saya percaya temen2 di dunia internet mempunyai tingkat intelektualitas yang lebih jos dibandingkan orang biasa&#8230;.</p>
<p>1. Polling di forum detik dot com (<a title="polling pilkada jateng detik forum" href="http://forum.detik.com/showthread.php?t=34655" target="_blank">forum.detik.com</a>)<br />
<img src="http://img145.imageshack.us/img145/9232/detikforumxw1.jpg" alt="polling cagub cawagub jateng" /></p>
<p><span id="more-127"></span>2. Polling di RRI Semarang (<a title="polling pilkada jateng my semarang info" href="http://rri-sejateng.net/pilgub/ikutan/polling_sms.php" target="_blank">rri-sejateng.net</a>)<br />
<img src="http://img145.imageshack.us/img145/540/rrijatengyl9.jpg" alt="polling cagub cawagub jateng" /></p>
<p>3. Polling di my semarang dot info (<a title="polling pilkada jateng rri" href="http://www.my-semarang.info/mod.php?mod=poll&amp;op=results&amp;pid=3&amp;cid=0" target="_blank">my-semarang.info</a>)<br />
<img src="http://img145.imageshack.us/img145/1998/mysemaranginfofp4.jpg" alt="polling cagub cawagub jateng" /></p>
<p>4. Polling di duaberita dot com (<a title="polling pilkada jateng dua berita" href="http://www.duaberita.com/main2/index.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=545&amp;Itemid=44" target="_blank">duaberita.com</a>)<br />
<img src="http://img145.imageshack.us/img145/9684/duaberitahw7.jpg" alt="polling cagub cawagub jateng" /></p>
<p>Yah, selamat memilih aja deh buat anak-anak Jawa Tengah&#8230; Jangan golput yak, pilih yang paling baik, pelajari sepak terjangnya. Cari yang sekiranya mampu, berpengalaman, profesional dan tentunya mempunyai akhlak yang baik&#8230; Biasanya sih dari wajahnya tu bisa dilihat orangnya seperti apa&#8230; <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Berikan yang terbaik buat Jawa Tengah&#8230;, jangan golput&#8230;</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/awansx.wordpress.com/127/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/awansx.wordpress.com/127/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/awansx.wordpress.com/127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/awansx.wordpress.com/127/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/awansx.wordpress.com/127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/awansx.wordpress.com/127/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/awansx.wordpress.com/127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/awansx.wordpress.com/127/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/awansx.wordpress.com/127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/awansx.wordpress.com/127/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/awansx.wordpress.com/127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/awansx.wordpress.com/127/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=awansx.wordpress.com&blog=4451170&post=127&subd=awansx&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://awansx.wordpress.com/2008/06/11/polling-pilkada-cagub-cawagub-jawa-tengah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b36ffe42a4e10241db2bfdb385591653?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">awansx</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://img145.imageshack.us/img145/9232/detikforumxw1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">polling cagub cawagub jateng</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://img145.imageshack.us/img145/540/rrijatengyl9.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">polling cagub cawagub jateng</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://img145.imageshack.us/img145/1998/mysemaranginfofp4.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">polling cagub cawagub jateng</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://img145.imageshack.us/img145/9684/duaberitahw7.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">polling cagub cawagub jateng</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hizbullah Luncurkan &#8220;Special Force 2&#8243;</title>
		<link>http://awansx.wordpress.com/2007/08/18/hizbullah-luncurkan-special-force-2/</link>
		<comments>http://awansx.wordpress.com/2007/08/18/hizbullah-luncurkan-special-force-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 Aug 2007 04:27:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Heri Setiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Catatan Kecil]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alikhwan.wordpress.com/2007/08/18/hizbullah-luncurkan-special-force-2/</guid>
		<description><![CDATA[Hizbullah meluncurkan game komputer berjudul &#8220;Special Force 2: Tale of the Truthful Pledge.&#8221;  Program dalam game tersebut memungkinkan pemainnya bisa menembak tentara-tentara Israel dan meluluhlantakkan tank-tank mereka.Permainan itu diluncurkan Kamis (16/8) di museum &#8220;Sarang Laba-Laba&#8221; milik Hizbullah yang dibuka pada bulan Juli kemarin. Museum itu berada di daerah pinggiran Beirut Selatan.
Nama museum itu terinspirasi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=awansx.wordpress.com&blog=4451170&post=84&subd=awansx&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img src="http://eramuslim.com/fckfiles/Image/pic1(303).jpg" alt="special force 2" align="left" height="103" width="152" />Hizbullah meluncurkan game komputer berjudul <em>&#8220;Special Force 2: Tale of the Truthful Pledge.&#8221;  </em>Program dalam game tersebut memungkinkan pemainnya bisa menembak tentara-tentara Israel dan meluluhlantakkan tank-tank mereka.Permainan itu diluncurkan Kamis (16/8) di museum &#8220;Sarang Laba-Laba&#8221; milik Hizbullah yang dibuka pada bulan Juli kemarin. Museum itu berada di daerah pinggiran Beirut Selatan.</p>
<p>Nama museum itu terinspirasi dari pidato pimpinan Hizbullah Syed Hassan Nasrallah, yang menyebut Israel &#8220;lebih lemah dibandingkan dengan sarang laba-laba. &#8220;</p>
<p>Tim yang membuat game <em>&#8220;Special Force 2&#8243; </em>mengatakan,<span id="more-84"></span> game tersebut bertujuan untuk memberikan kesempatan pada para pendukung Hizbullah &#8220;merasakan kemenangan seolah-olah mereka terlibat dalam serangan-serangan yang selama ini hanya mereka rasakan dari jauh. &#8220;</p>
<p>Kehadiran game ini mendapat sambutan positif oleh para penjual dan pecinta game komputer. &#8220;Saya tidak sabar menunggu untuk pergi ke toko dan membelinya. Saya ingin merasakan bagaimana menjadi seorang pejuang Hizbullah, &#8221; kata Hassan, seorang anak Libanon.</p>
<p>Pemilik toko komputer bernama Bilal mengatakan, &#8220;Di Barat, banyak game komputer yang menampilkan orang-orang Arab sebagai teroris. Di sini, lewat game-game itu, kami ingin mengatakan pada dunia bahwa kami berjuang melawan para penjajah. &#8220;</p>
<p>Game komputer anti-Israel itu, bukan game pertama yang pernah dibuat Hizbullah.  Pada tahun 2003, Hizbullah membuat game <em>&#8220;Special Force 1.&#8221;</em> Dalam game ini para pemainnya terlibat dalam sebuah pertempuran dengan tentara Israel di selatan Libanon.  (ln/presstv)</p>
<p><a href="http://eramuslim.com">eramuslim.com</a></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/awansx.wordpress.com/84/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/awansx.wordpress.com/84/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/awansx.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/awansx.wordpress.com/84/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/awansx.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/awansx.wordpress.com/84/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/awansx.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/awansx.wordpress.com/84/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/awansx.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/awansx.wordpress.com/84/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/awansx.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/awansx.wordpress.com/84/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=awansx.wordpress.com&blog=4451170&post=84&subd=awansx&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://awansx.wordpress.com/2007/08/18/hizbullah-luncurkan-special-force-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b36ffe42a4e10241db2bfdb385591653?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">awansx</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://eramuslim.com/fckfiles/Image/pic1(303).jpg" medium="image">
			<media:title type="html">special force 2</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Blogger dan Piklada DKI Jakarta</title>
		<link>http://awansx.wordpress.com/2007/07/29/blogger-dan-piklada-dki-jakarta/</link>
		<comments>http://awansx.wordpress.com/2007/07/29/blogger-dan-piklada-dki-jakarta/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Jul 2007 07:03:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Heri Setiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan Kecil]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alikhwan.wordpress.com/2007/07/29/blogger-dan-piklada-dki-jakarta/</guid>
		<description><![CDATA[Sejak beberapa hari yang lalu saya lihat di Tipi iklan kampanye bang Foke Fauzi Bowo yang selalu berganti-ganti padahal kita tahu sendiri kalau iklan di banyak TiPi itu tidaklah murah. Dikatakan kalau dana kampanye Adang jauh lebih besar daripada dana kampanye bang Foke tapi kok kampanye Adang di media televisi kok kalah yak..? Mungkin&#8230; sssstt&#8230;
Terakhir [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=awansx.wordpress.com&blog=4451170&post=80&subd=awansx&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Sejak beberapa hari yang lalu saya lihat di Tipi <strike>iklan</strike> kampanye bang Foke<strike> Fauzi Bowo</strike> yang selalu berganti-ganti padahal kita tahu sendiri kalau iklan di banyak TiPi itu tidaklah murah. <a href="http://duwex.wordpress.com/2007/07/26/dana-kampanye-adang-rp3114-miliar-foke-rp1093-miliar/">Dikatakan</a> kalau dana kampanye Adang jauh lebih besar daripada dana kampanye bang Foke tapi kok kampanye Adang di media televisi kok kalah yak..? <a href="http://abdurohman.wordpress.com/2007/07/05/fauzi-bowo-bisa-beri-10-milyar-untuk-partai-damai-sejahtera/">Mungkin&#8230; sssstt&#8230;</a></p>
<p>Terakhir lihat kampanye Adang di TiPi nyinggung masalah keroyokan.. <a href="http://swararakyat.wordpress.com/2007/07/23/kampanye-dimulai/">Katanya</a> sih Adang cuma diusung oleh satu partai sedang Foke didukung oleh semua partai selain yang satu itu. Kalo Adang mengandalkan <a href="http://smsplus.blogspot.com/2007/07/adu-pengaruh-sidoel-vs-bajaj-bajuri.html">&#8220;Bajaj Bajuri&#8221; sedang kalau Foke mengandalkan &#8220;Si Doel Anak Sekolahan</a><strike> lulus jadi preman</strike>&#8220;.</p>
<p>Penasaran lihat tanggapan bloggers mengenai kampanye pilkada Jakarta ini, iseng2 dah &#8220;searching&#8221; minta bantuan om Google&#8230; Yang pertama pake keyword <a href="http://www.google.co.id/search?q=blogspot+adang+fauzi&amp;start=0&amp;ie=utf-8&amp;oe=utf-8&amp;client=firefox-a&amp;rls=org.mozilla:en-US:official">&#8220;Blogspot Adang Fauzi&#8221;</a> trus dilanjutkan<span id="more-80"></span> dengan keyword <a href="http://www.google.co.id/search?hl=id&amp;client=firefox-a&amp;rls=org.mozilla%3Aen-US%3Aofficial&amp;hs=rSg&amp;q=template+wordpress+download&amp;btnG=Telusuri&amp;meta=">&#8220;WordPress Adang Fauzi&#8221;</a>.</p>
<p>Dari jasa om <a href="http://google.co.id">Google</a>, saya dapati blog, blogger dan posting-posting lucu <strike>dan aneh </strike>dan asal ucap seperti ini:</p>
<p><a href="http://bangfauziwatch.wordpress.com/">foke.blogspot.com</a> &#8212; Ini blog isinya untuk menjatuhkan Foke.<br />
<a href="http://bangfauziwatch.wordpress.com/">bangfauziwatch.wordpress.com</a>&#8211; Kalo blog ini banyak menyindir Foke, tapi sindirannya &#8220;menusuk&#8221;<br />
<a href="http://adangbenahijakarta.blogspot.com/">adangbenahijakarta.blogspot.com</a> &#8212; Ini blog isinya untuk memblokade Adang dan partai pengusungnya<br />
<a href="http://mentarikalahari.wordpress.com/">adangdani.wordpress.com</a> &#8212; Blog dukungan terhadap Adang<br />
<a href="http://mentarikalahari.wordpress.com/">mentarikalahari.wordpress.com</a> &#8212; Blogger pemilik blog ini bilang kalo pilkada hanya dagelan&#8230; <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Itulah blog-blog sepi&#8230; kurang modal dan tidak berbobot&#8230;</p>
<p>Yah, selain blog-blog yang sepi pengunjung itu ada juga yang mempunyai isi yang bagus, dikuatkan dengan bukti dan analisa. Coba saja cek <a href="http://mfahmia2705.blogspot.com/2007/06/adang-atau-foke.html">blog ini,</a> &#8230; <a href="http://smsplus.blogspot.com/">blog ini</a>&#8230; atau <a href="http://www.perspektif.net/article/article.php?article_id=644">blog ini</a>&#8230;</p>
<p>Dari sedikit searching dan blogwalking, sebagian besar blogger berkualitas dan <strike>mungkin</strike> mempunyai intelektualitas diatas rata-rata <a href="http://jalansutera.com/2007/05/16/pilgub-dki-dan-dunia-blog-itu">tidak suka dangan Foke</a> <strike>Bang Fauzi.</strike> Tetapi sebaliknya partai politik hampir semuanya (all-1) mendukung Foke&#8230; TANYA KENAPA..?</p>
<p>Mungkin benar kata <a href="http://mentarikalahari.wordpress.com/2007/07/09/pilkada-jakarta-dan-problematikanya/">Om Arif Fiyanto</a>.., semua partai itu memang busuk..</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/awansx.wordpress.com/80/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/awansx.wordpress.com/80/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/awansx.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/awansx.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/awansx.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/awansx.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/awansx.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/awansx.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/awansx.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/awansx.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/awansx.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/awansx.wordpress.com/80/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=awansx.wordpress.com&blog=4451170&post=80&subd=awansx&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://awansx.wordpress.com/2007/07/29/blogger-dan-piklada-dki-jakarta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>17</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b36ffe42a4e10241db2bfdb385591653?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">awansx</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>UNTUK JAGA STABILITAS KEAMANAN, Jogja Festival 2007 Dibatalkan</title>
		<link>http://awansx.wordpress.com/2007/05/30/untuk-jaga-stabilitas-keamanan-jogja-festival-2007-dibatalkan/</link>
		<comments>http://awansx.wordpress.com/2007/05/30/untuk-jaga-stabilitas-keamanan-jogja-festival-2007-dibatalkan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 May 2007 07:41:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Heri Setiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cabang Ilmu]]></category>
		<category><![CDATA[Kristologi]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alikhwan.wordpress.com/2007/05/30/untuk-jaga-stabilitas-keamanan-jogja-festival-2007-dibatalkan/</guid>
		<description><![CDATA[Alhamdulillah, akhirnya dibatalkan juga&#8230;.
=========================================================
Sumber: Surat Kabar Harian Kedaulatan Rakyat 
Wednesday, 30 May 2007, Yogyakarta
UNTUK JAGA STABILITAS KEAMANAN ;  Jogja Festival 2007 Dibatalkan   
 YOGYA (KR) &#8211; Jogja Festival 2007 yang rencananya digelar di Stadion   Mandala Krida Yogya mulai Rabu-Sabtu (30/5-2/6), akhirnya dibatalkan. Pembatalan   itu, dengan pertimbangan untuk menjaga [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=awansx.wordpress.com&blog=4451170&post=66&subd=awansx&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Alhamdulillah, akhirnya dibatalkan juga&#8230;.</p>
<p>=========================================================</p>
<p>Sumber: <a href="http://222.124.164.132/article.php?sid=125162" title="Kedaulatan Rakyat" target="_blank">Surat Kabar Harian Kedaulatan Rakyat </a></p>
<p><font color="blue">Wednesday, 30 May 2007</font>, <font><strong><a href="http://222.124.164.132/search.php?query=&amp;topic=36">Yogyakarta</a><br />
<font color="red">UNTUK JAGA STABILITAS KEAMANAN ;  Jogja Festival 2007 Dibatalkan</font>   </strong></font></p>
<p><font> <strong>YOGYA (KR)</strong> &#8211; Jogja Festival 2007 yang rencananya digelar di Stadion   Mandala Krida Yogya mulai Rabu-Sabtu (30/5-2/6), akhirnya dibatalkan. Pembatalan   itu, dengan pertimbangan untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban.   Panitia pun meminta maaf kepada berbagai pihak.</font><font><a href="http://222.124.164.132/display.php?url=http://222.124.164.132/iklan/rabu/display.html/kr_02f.jpg" title="Iklan  Hari Ini No. 7" target="_blank"><br />
</a>    </font></p>
<p><font>Dalam pernyataan yang disampaikan kepada KR, Selasa (29/5), bahwa   penyelenggaraan Jogja Festival 2007 pelaksanaannya ditangguhkan. Sementara staf   Bidang Humas Polda DIY Kompol Marsudi didampingi Kompol Sudaryono kepada   wartawan, menjelaskan, surat pembatalan dari Mabes Polri diterima Selasa (29/5)   siang dan langsung diteruskan kepada panitia. <em>”Mengingat perkembangan yang   terjadi akhir-akhir ini, Mabes Polri berkeputusan membatalkan acara yang diisi   pengobatan massal,” </em>jelas Kompol Marsudi.</font></p>
<p><font>Terkait dengan Jogja Festival 2007, sejumlah elemen yang tergabung dalam Forum   Persaudaraan Umat Beriman (FPUB) dan Komite Kemanusiaan Yogyakarta (KKY)   menyampaikan jika sejak awal tidak pernah secara resmi dihubungi panitia. Kalau   pun pernah diajak komunikasi, namun tidak pernah dijelaskan seperti apa bentuk   acaranya. Bahkan pihak FPUB dan KKY mengira, acara itu sebagai ajang untuk   mempromosikan Yogya.</font></p>
<p><font><em>”Kami mendukung pembatalan acara Jogja Festival 2007 itu, dan mengimbau seluruh   pihak agar tidak terpengaruh </em></font><span id="more-66"></span><font><em>dan tetap menjaga iklim Yogya yang kondusif dengan   semangat perdamaian,”</em> tegas KH Abdul Muhaimin didampingi Dr Susetiawan dan   pengurus lain.</font></p>
<p><font>Ketua I Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia Wilayah DIY (PGI W-DIY) Pendeta   Paulus Lie menjelaskan, jika Panitia Jogja Festival bukan dibentuk oleh PGI W-DIY.   Bahkan PGI W-DIY tidak pernah terlibat dan tidak pernah dilibatkan dalam   rapat-rapat, pembuatan rencana maupun program kepanitiaan tersebut.</font></p>
<p><font>Meski demikian atas nama seluruh gereja-gereja di DIY, Pendeta Paulus Lie   menyampaikan, PGI W-DIY memohon maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat muslim   DIY dan sekitarnya. Kalau dipandang ada umat kami yang dalam kepanitiaan telah   membuat publikasi dan yang lain, telah menyinggung perasaan saudara-saudara kami   masyarakat muslim. <em>”Atas nama umat Kristiani DIY kami memohon maaf   sebesar-besarnya. Kami juga berharap tali silaturahmi yang sudah terpaut erat   selama ini, dapat terus terjaga dengan baik,”</em> katanya.</font></p>
<p><font>Begitu pula Vikep DIY, Romo Saryanto Wiryoputro Pr dalam pernyataannya   menyampaikan, pada prinsipnya Gereja Katolik mau bekerja sama dengan gereja lain   dalam rangka pelayanan Emumini, seperti peneguhan perkawinan, rawatan rohani,   atau ibadat/titurgi sabda. Namun kaitannya dengan penyembuhan, Vikep DIY tidak   mau melibatkan diri.</font></p>
<p><font>Terkait acara Jogja Festival, Romo B Saryanto Wiryoputro menjelaskan, awalnya   dihubungi untuk kebaktian paskah, sehingga kemudian pihaknya memberikan sambutan   singkat dalam rangka Paskah. Sehingga untuk acara itu pihaknya tidak bersedia   dan tidak mengutus wakil untuk menghadirinya. Apalagi kemudian agenda kebaktian   Paskah telah bergeser ke acara penyembuhan dan seminar.</font></p>
<p><font>Sebelumnya,<strong> Aliansi Pemuda Islam (API) DIY terdiri laskar MMI, FSRMY, Jangkar   Islam, FSLDK, KAMMI DIY, Gema Pembebasan, Arimatea, FKAM, FKRM, GPII, GAM,   Syabab Hidayatullah, BKPRMI DIY, Smart Syuhada, Garda Keadilan dan GPK,</strong> Selasa   (29/5) pagi mendatangi Mapolda DIY dengan tujuan menghadap Kapolda DIY Brigjen   Pol Drs R Anggoro Rahardjo Harry Anwar SH. Namun demikian, dalam waktu bersamaan   Kapolda DIY sedang ada kegiatan lain.</font></p>
<p><font>Empat perwakilan API DIY kemudian diterima oleh Kapoltabes Yogyakarta Kombes Pol   Drs Haka Astana Mantika Widya SH di ruang Waka Polda DIY. Pihak API DIY   menyampaikan pernyataan sikap, yang intinya menolak penyelenggaraan Jogja   Festival 2007 di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta. Menurut API DIY, kegiatan   serupa jelas merusak keharmonisan dan mengganggu kenyamanan antar pemeluk agama   bahkan bisa menimbulkan perselisihan.</font></p>
<p><font>Kapoltabes Yogyakarta Kombes Pol Drs Haka Astana Mantika Widya SH menjelaskan   pembatalan izin penyelenggaraan Jogja Festival 2007 kewenangannya pada Mabes   Polri, karena pengajuan izin langsung ke Mabes Polri. Atas dasar permintaan   tokoh-tokoh masyarakat dari berbagai elemen di Yogyakarta, Poltabes Yogyakarta   secara resmi mencabut rekomendasi yang disampaikan ke Polda DIY, dan diteruskan   ke Mabes Polri. <em>”Pertimbangan utama adalah demi terciptanya stabilitas keamanan,”</em>   tandas Haka Astana.</font></p>
<p><font>Wakil Ketua PWNU DIY, Dr Mochammad Maksum, dan Ketua PW GP Ansor DIY, Sidik   Pramono MAg, membantah adanya keterlibatan Barisan Serba Guna Ansor (Banser)   dalam ‘Jogja Festival’. <em>”PWNU DIY sebagai Jam’iyyah Islamiyyah dan seluruh   jajaran Jam’iyyah, tidak pernah terlibat, berkomunikasi dan berhubungan dengan   penyelenggaraan Pengobatan Massal dalam kegiatan Jogja Festival,”</em> kata Mochammad   Maksum.</font></p>
<p><font>Sidik Pramono secara tegas juga menyatakan, Banser tidak pernah diajak oleh   pihak manapun, baik panitia maupun yang kontra terhadap panitia. PW GP Ansor DIY   sendiri tidak mau ikut-ikutan, karena kegiatan tersebut cukup berpotensi konflik.<em>   ”Banser Kota Yogya saya cek juga tidak ikut-ikut,”</em> kata Sidik Pramono.</font></p>
<p><font>Pada bagian lain Dr Mochammad Maksum mengatakan, PWNU-DIY meyakini sepenuhnya   bahwa toleransi antar-umat beragama telah berhasil menjaga persaudaraan abadi   antarumat beriman dalam semangat multikulturalisme yang harus dipelihara bersama,   karena selama ini semangat tersebut telah menjadi kunci kedamaian Bangsa pada   umumnya, dan kedamaian masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta pada khususnya;</font></p>
<p><font>Berdasarkan kedamaian multikulturalisme tersebut, lanjutnya, PWNU-DIY mengajak   semua pihak untuk saling menjaga diri dan mengendalikan kegiatan kelompok   masing-masing sehingga tidak berpotensi mencederai persaudaraan antarumat serta   mengganggu rasa keimanan dan ketenteraman kelompok masyarakat lainnya.</font></p>
<p><font><em>”Kepada segenap Nahdliyyin, diserukan akan perlunya menjaga mutu keberagamaan   secara hati-hati dan sepenuhnya menghindarkan diri dar</em>i <em>kegiatan apapun yang   berpotensi mengganggu keimanan Nahdliyyin,”</em> serunya.</font></p>
<p><font>Koordinator Media, Panitia Jogja Festival, Daniel Damaledo menyatakan, panitia   bisa menerima keputusan untuk pembatalan pelaksanaan Paskah Bersama di Stadion   Mandala Krida pada 30 Mei hingga 2 Juni 2007 tersebut. Hal ini didasarkan pada   keputusan dari Mabes Polri. <em>”Untuk itu, kita mohon maaf kepada warga masyarakat   Kristiani,”</em> katanya. Terkait dengan pembatalan ini, Daniel menyatakan bahwa   Panitia secara terbuka dan iklas bisa memahami dan akan melakukan introspeksi.</font></p>
<p><font>(Fik/Ims/Hrd/Fie/Rsv)-f</font></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/awansx.wordpress.com/66/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/awansx.wordpress.com/66/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/awansx.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/awansx.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/awansx.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/awansx.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/awansx.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/awansx.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/awansx.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/awansx.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/awansx.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/awansx.wordpress.com/66/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=awansx.wordpress.com&blog=4451170&post=66&subd=awansx&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://awansx.wordpress.com/2007/05/30/untuk-jaga-stabilitas-keamanan-jogja-festival-2007-dibatalkan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b36ffe42a4e10241db2bfdb385591653?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">awansx</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Penemu Benua Amerika&#8230; Columbus Atau Zheng He (Cheng Ho) ?</title>
		<link>http://awansx.wordpress.com/2007/05/30/penemu-benua-amerika-columbus-atau-zheng-he-cheng-ho/</link>
		<comments>http://awansx.wordpress.com/2007/05/30/penemu-benua-amerika-columbus-atau-zheng-he-cheng-ho/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 May 2007 19:36:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Heri Setiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cabang Ilmu]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alikhwan.wordpress.com/2007/05/30/penemu-benua-amerika-columbus-atau-zheng-he-cheng-ho/</guid>
		<description><![CDATA[Berita seperti ini saya terima pada pertengahan tahun 2003&#8230; Saya coba menuliskannya kembali di blog ini sebagai wacana bagi yang belum mengetahuinya. Bagi yang mengetahui update dari wacana ini harap menuliskannya disini.
========================================================================
Laksamana Zheng He, terlahir di Kunyang, kota yang berada di sebelah barat daya Propinsi Yunan, pada tahun 1371. Keluarganya yang bernama Ma, adalah bagian [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=awansx.wordpress.com&blog=4451170&post=65&subd=awansx&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Berita seperti ini saya terima pada pertengahan tahun 2003&#8230; Saya coba menuliskannya kembali di blog ini sebagai wacana bagi yang belum mengetahuinya. Bagi yang mengetahui update dari wacana ini harap menuliskannya disini.</p>
<p>========================================================================</p>
<p>Laksamana Zheng He, terlahir di Kunyang, kota yang berada di sebelah barat daya Propinsi Yunan, pada tahun 1371. Keluarganya yang bernama Ma, adalah bagian dari warga minoritas Semur. Mereka berasal dari kawasan Asia Tengah serta menganut agama Islam. Ayah dan kakek Zheng He diketahui pernah mengadakan perjalanan haji ke Tanah Suci Makkah. Sementara Zheng He sendiri tumbuh besar dengan banyak mengadakan perjalanan ke sejumlah wilayah. Ia adalah Muslim yang taat.</p>
<p>Sekitar 70 tahun sebelum Columbus menancapkan benderanya di daratan Amerika, Laksamana Zheng He sudah lebih dulu datang ke sana. Para peserta seminar yang diselenggarakan oleh Royal Geographical Society di London sekitar 2,5 tahun lalu dibuat terperangah. Adalah seorang ahli kapal selam dan sejarawan bernama Gavin Menzies dengan paparannya dan lantas mendapat perhatian besar.</p>
<p><strong><br />
Pernyataan Gavin Menzies</strong></p>
<p>Tampil penuh percaya diri, Menzies menjelaskan teorinya tentang pelayaran terkenal dari pelaut mahsyur asal Cina, Laksamana Zheng He (kita mengenalnya dengan Ceng Ho). <span id="more-65"></span>Bersama bukti-bukti yang ditemukan dari catatan sejarah, dia lantas berkesimpulan bahwa pelaut serta navigator ulung dari masa dinasti Ming itu adalah penemu awal benua Amerika, dan bukannya Columbus.</p>
<p>Bahkan menurutnya, Zheng He <em>&#8216;mengalahkan&#8217;</em> Columbus dengan rentang waktu sekitar 70 tahun. Apa yang dikemukakan Menzies tentu membuat kehebohan lantaran masyarakat dunia selama ini mengetahui bahwa Columbus-lah si penemu benua Amerika pada sekitar abad ke-15. Pernyataan Menzies ini dikuatkan dengan sejumlah bukti sejarah. Adalah sebuah peta buatan masa sebelum Columbus memulai ekspedisinya lengkap dengan gambar benua Amerika serta sebuah peta astronomi milik Zheng He yang dosodorkannya sebagai barang bukti itu. Menzies menjadi sangat yakin setelah meneliti akurasi benda-benda bersejarah itu.</p>
<p><em>&#8221;Laksamana inilah yang semestinya dianugerahi gelar sebagai penemu pertama benua Amerika,&#8221; </em>ujarnya. Menzies melakukan kajian selama lebih dari 14 tahun. Ini termasuk penelitian peta-peta kuno, bukti artefak dan juga pengembangan dari teknologi astronomi modern seperti melalui program software Starry Night.</p>
<p><strong><br />
Penemuan Peta Kuno </strong><br />
Pernyataan Menzies didukung juga dengan penemuan Peta kuno yang baru dipamerkan di Beijing, Senin (16/1/2006). Namun, sebagian kalangan meragukan keaslian peta yang kertasnya telah menguning tersebut karena menggambarkan wilayah Amerika Utara dan Selatan dengan detail yang tidak lazim. Salinan peta kuno tersebut dibeli pada tahun 2001 oleh seorang pengacara China yang juga kolektor benda seni, Liu Gang.</p>
<p style="text-align:center;"><img src="http://news.bbc.co.uk/nol/shared/spl/hi/pop_ups/06/world_enl_1137169236/img/laun.jpg" alt="Peta Kuno" height="152" width="203" /></p>
<p>Dia mengaku tidak mengetahui arti penting peta tersebut sebelum membaca buku karya penulis Inggris, Gavin Menzies, yang menilai bahwa bukan Columbus yang pertama kali menemukan Amerika, melainkan seorang laksamana Tiongkok.</p>
<p>Buku berjudul <strong><em>“1421: the Year China Discovered America”</em></strong> karangan Menzies tersebut menyebut Zheng He memimpin armada berkekuatan 30.000 orang dan 300 kapal ke benua Amerika di abad ke-15. Zheng membawa misi dari Kekaisaran Ming untuk memperluas pengaruh China ke seluruh dunia. Tidak heran bila Zheng dan anak buahnya juga pernah singgah ke wilayah Indonesia, di antaranya Semarang, di abad ke-15.<br />
<em>“Peta ini mencantumkan informasi yang diyakini akan membantu kita memahami perjalanan ketujuh Zheng He,”</em> kata Liu yang membeli peta tersebut seharga US$ 500 dari sumber yang tidak disebutkan. <em>“Peta tersebut menunjukkan bahwa penjelajah China tersebut telah berada di Amerika jauh sebelum Columbus. Peta tersebut juga menunjukkan pemahaman bangsa China atas seantero jagad,”</em> lanjut Liu.</p>
<p><strong><br />
Perbandingan Armada Laksamana Zheng He dan Columbus</strong><br />
Perbandingan angkatan laut Zheng He dengan angkatan laut ColumbusSamuel M. Wilson, digambarkan seorang Professor Anthropology di University of Texas di Austin, Amerika Serikat seperti berikut:</p>
<blockquote><p> <em>&#8220;A huge fleet left port in 1414 and sailed westward on a voyage of trade and exploration. The undertaking far surpassed anything Columbus, Isabella, and Ferdinand could have envisioned. The fleet included at least sixty-two massive trading galleons, any of which could have held<br />
Columbus&#8217;s three small ships on its decks. The largest galleons were more than 400 feet long and 150 feet wide (the Santa Maria, Columbus&#8217;s largest vessel, was about 90 by 30 feet), and each could carry about 1,500 tons (Columbus&#8217;s ships combined could carry about 400 tons). More than one hundred smaller vessels accompanied the galleons. All told, 30,000 people went on the voyage, compared with Columbus&#8217;s crew of 90-some.&#8221;</em></p>
<p>Satu angkatan laut meninggalkan pelabuhan pada tahun 1414 dan berlayar ke arah barat untuk tujuan perniagaan dan penerokaan. Pelayaran tersebut jauh melebihi apa yang terjangkau oleh Columbus (Cristopher Columbus yang disebut sebagai ahli pelayaran yang pertama menemui Amerika), Raja Ferdinand dan Ratu Isabella (yang bergabung untuk mengalahkan Kerajaan Islam terakhir di Andalusia yaitu Granada pada tahun 1492). Angkatan tersebut terdiri dari sedikitnya enam puluh dua kapal dagang besar, dimana satu kapal bisa menempatkan ketiga kapal Columbus di atas deknya. Kapal yang terbesar berukuran panjang 400 kaki dan lebar 150 kaki (Santa Maria, kapal Columbus terbesar hanya berukuran 90 kaki panjang dan 30 kaki lebar), dan setiap satu kapal bisa mengangkut kira-kira 1,500 ton (kapal-kapal Columbus jika digabungkan hanya mampu menampung kira-kira 400 ton).<br />
Lebih dari satu ratus kapal-kapal kecil mengiringi kapal-kapal galia tersebut. Dapat dikatakan  30,000 orang ikut dalam perjalanan berbanding awak kapal Columbus yaitu sekitar 90 orang.</p></blockquote>
<p>Sumber referensi:<a href="http://www.republika.co.id/suplemen/cetak_detail.asp?mid=5&amp;id=187041&amp;kat_id=105&amp;kat_id1=147&amp;kat_id2=185" title="Republika Online" target="_blank"></p>
<p>http://www.republika.co.id/suplemen/cetak_detail.asp?mid=5&amp;id=187041&amp;kat_id=105&amp;kat_id1=147&amp;kat_id2=185</a></p>
<p><a href="http://www.nnseek.com/e/soc.culture.malaysia/admiral_muhammad_cheng_ho_envoy_muslim_kurun_ke_15_17913386m.html#17913386" title="nnseek" target="_blank"> http://www.nnseek.com/e/soc.culture.malaysia/admiral_muhammad_cheng_ho_envoy_muslim_kurun_ke_15_17913386m.html#17913386</a><br />
<a href="http://www.nnseek.com/e/soc.culture.malaysia/admiral_muhammad_cheng_ho_envoy_muslim_kurun_ke_15_17913386m.html#17913386" title="SinarHarapan" target="_blank"> http://www.sinarharapan.co.id/berita/0601/17/lua06.html</a></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/awansx.wordpress.com/65/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/awansx.wordpress.com/65/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/awansx.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/awansx.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/awansx.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/awansx.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/awansx.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/awansx.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/awansx.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/awansx.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/awansx.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/awansx.wordpress.com/65/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=awansx.wordpress.com&blog=4451170&post=65&subd=awansx&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://awansx.wordpress.com/2007/05/30/penemu-benua-amerika-columbus-atau-zheng-he-cheng-ho/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>18</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b36ffe42a4e10241db2bfdb385591653?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">awansx</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://news.bbc.co.uk/nol/shared/spl/hi/pop_ups/06/world_enl_1137169236/img/laun.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Peta Kuno</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Konfirmasi Kader PKS Masalah Dangdutan</title>
		<link>http://awansx.wordpress.com/2007/05/01/konfirmasi-kader-pks-masalah-dangdutan/</link>
		<comments>http://awansx.wordpress.com/2007/05/01/konfirmasi-kader-pks-masalah-dangdutan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 May 2007 03:49:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Heri Setiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan Kecil]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alikhwan.wordpress.com/2007/05/01/konfirmasi-kader-pks-masalah-dangdutan/</guid>
		<description><![CDATA[Ini saya ambil konfirmasi awal dari seorang kader PKS mengenai masalah dangdutan pada acara FORTUNA.
Sumber: MyQuran.Org
Berikut, konfirmasinya:

afwan,boleh sy kasih masukan informasi sedikit, ana dpt kabar dr seorang ikhwah dr sumber dpw,
&#8220;acara ini digagas bersama relawan orange (pendukung pak adang,dari non pks), dan memang pd acara ndangndutnya, kader akhwat pks tidak melibatkan diri, tetapi memang hal [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=awansx.wordpress.com&blog=4451170&post=53&subd=awansx&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Ini saya ambil konfirmasi awal dari seorang kader PKS mengenai masalah dangdutan pada acara FORTUNA.</p>
<p>Sumber: <a href="http://myquran.org/forum/index.php/topic,19394.msg421809.html#msg421809" title="Konfirmasi PKS" target="_blank">MyQuran.Org</a></p>
<p>Berikut, konfirmasinya:</p>
<p><span id="more-53"></span></p>
<blockquote><p>afwan,boleh sy kasih masukan informasi sedikit, ana dpt kabar dr seorang ikhwah dr sumber dpw,</p>
<p>&#8220;acara ini digagas bersama relawan orange (pendukung pak adang,dari non pks), dan memang pd acara ndangndutnya, kader akhwat pks tidak melibatkan diri, tetapi memang hal ini juga suatu kelemahan kader disana,yg walau tdk terlibat lngsung, tetap bertanggungjawb, krn tdk antisipasi, tdk cegah dr awal ,hal itu atau stop kesenangan masyarakat umum yg bergoyang dangdut tsb.   &#8220;</p>
<p>kalau kita tanya kebijakan DPP/DSP pun sudah jelas,tidak ada instruksi ndandungt, Wong pake wayang, ame lombah qasidah aza dilarang..</p>
<p>smoga ALLAH mengampuni dosa kita,dan kelemahan kita dlm beramarmaruf,</p>
<p>ada sdikit pgalaman,walaupun contoh ini<br />
tidak sebanding..<br />
ana+team walimah jadi panitia(antar mempelai pria) ke pacitan, malamnya kita &#8220;musyarokah&#8221; dgn panitia mempelai akhwat, yg notabene sesepuh adat<br />
disana, (patokan kita yg utama,  tidak tawarmenawar dlm masalah aqidah,jgn ada sajen,dll)<br />
giliran masalah musik,mulai terjadi perdebatan , sampai akhirnya ketemu titik temu, dgn terpaksa,hasilnya hiburan untk tamu lagu nasyid, diluar nasyid yg boleh..misal lagu jawa, ASAL jangan dangdut!, a khirnya selama  kita disana,hiburannya nasyid..eeh bgitu kita pulang ke bogor, informasinya,sorenya mereka berdangdut ria.(tapi yg jelas pganten ikhwan ngak ikutan joget..:-)).   duh<br />
memang berat dawah ke masyarakat umum, kadang IDEALISME,yg kita inginkan susah tercapai..shingga kadang jadi berdalil yah daripada musik dandut,ya nasyid,atau lagu jawa,yg penting SAJEN,jangan!</p>
<p>ana menyadari contoh walimahan td adalah qiyas ma^al fariq..yg jelas bda dgan kasus dandunt relawan orange+kwanitaan pks tadi..ana husnudzon para akhwat disana ,dlm hatinya mengingkari goyang relawan+simptasin tersebut.</p>
<p>mudah2an hal ini tdak terjadi lagi,</p>
<p>alhamdulilah.ana meliat,mayoritas yg mengkritik ,insya ALLAH,dalamkerangka ikhlas,kasih sayang,kecintaan,dan merahmati saudaranya.<br />
kalaupun tidak ada niatan mengkritik yg baik<br />
sperti tadi .. maka cukuplah ucapan iman abu muhammad at tamimi , ?buruklah kalian,bila kalian mengambil manfaat dari kami,kemudian kalian membicarakan kami dan tidak MERAHMATI kami .?<br />
afwan,ucapan imam tamimi tadi bukan alasan,untk MENUTUP DIRi dari nasehat..tapi mari jadikan rahmat+kasihsyang,dlm cara caranya..mengkritik</p>
<p>allahu a^lam</p></blockquote>
<p>Saya masih menunggu konfirmasi selanjutnya (jika ada). Jika pembaca sudah mendapatkan konfirmasi yang lebih detail, harap dituliskan disini.</p>
<p>Semoga lebih berhati-hati dan lebih baik lagi&#8230;<br />
Jika tersinggung dengan <a href="http://alikhwan.wordpress.com/2007/04/29/apa-apaan-ini-pertanyaan-besar-kepada-pks/" title="Apa-Apaan Ini…!!! Pertanyaan Besar Kepada PKS..!!!" target="_blank">kritikan saya</a> sebelumnya, saya minta maaf.</p>
<p>Kepada <a href="http://myquran.org/forum/index.php?action=profile;u=15313" title="kuringtea profil" target="_blank">akh kuringtea</a>, terimakasih atas informasinya&#8230;.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/awansx.wordpress.com/53/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/awansx.wordpress.com/53/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/awansx.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/awansx.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/awansx.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/awansx.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/awansx.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/awansx.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/awansx.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/awansx.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/awansx.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/awansx.wordpress.com/53/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=awansx.wordpress.com&blog=4451170&post=53&subd=awansx&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://awansx.wordpress.com/2007/05/01/konfirmasi-kader-pks-masalah-dangdutan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>85</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b36ffe42a4e10241db2bfdb385591653?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">awansx</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kebohongan NASA</title>
		<link>http://awansx.wordpress.com/2007/02/21/kebohongan-nasa/</link>
		<comments>http://awansx.wordpress.com/2007/02/21/kebohongan-nasa/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Feb 2007 07:34:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Heri Setiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cabang Ilmu]]></category>
		<category><![CDATA[Catatan Kecil]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alikhwan.wordpress.com/2007/02/21/kebohongan-nasa/</guid>
		<description><![CDATA[Berita ini saya dapatkan 4 tahun yang lalu melalui perputaran email di ex-corporate tempat saya bekerja (dulu)&#8230;
Daripada nongkrong doank di harddisk saya, mending saya publish aja, itung-itung bagi-bagi informasi.
Informasi asli (english minded) beserta gambar-gambarnya di&#8221;attach&#8221; (dilampirkan) dalam bentuk image file. Klik gambar untuk melihat gambar aslinya.  ===========================================================
Dulu, ketika banyak rumor kalau pendaratan di Bulan oleh [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=awansx.wordpress.com&blog=4451170&post=44&subd=awansx&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><a href="http://img479.imageshack.us/img479/3450/nasasj0.jpg" title="The Lying of NASA" target="_blank"><img src="http://img479.imageshack.us/img479/3450/nasasj0.jpg" alt="Kebohongan NASA" align="left" height="174" width="119" /></a>Berita ini saya dapatkan 4 tahun yang lalu melalui perputaran email di ex-corporate tempat saya bekerja (dulu)&#8230;</p>
<p>Daripada nongkrong doank di harddisk saya, mending saya publish aja, itung-itung bagi-bagi informasi.<br />
Informasi asli (english minded) beserta gambar-gambarnya di&#8221;attach&#8221; (dilampirkan) dalam bentuk image file. Klik gambar untuk melihat gambar aslinya.  ===========================================================</p>
<p>Dulu, ketika banyak rumor kalau pendaratan di Bulan oleh NeilArmstrong itu tidak pernah ada, saya belum begitu yakin.<br />
Begitu juga ketika seorang kawan bilang kalau Apollo XI didaratkan&#8217;diTimur Tengah, makanya si Neil sayup2 dengar suara adzan pas mendarat disana, saya juga nggak percaya.<br />
Ketika saya nonton Aerospace Museum di Washington DC &#8212; saya malah tambah yakin kalau pendaratan di Bulan benar2 nyata.<br />
Soalnya disitu digambarkan (foto-fotonya lengkap) pendaratan dilakukan sampai 4x! (antara 1969-1973).<br />
Tadi malam, kepercayaan saya berubah total. Di acara TV FOX-5 semalam ditunjukkan fakta-fakta bagaimana &#8220;tipuan&#8221; supercanggih itu banyak sekali kelemahan dan kengawurannya.</p>
<p>Misalnya:<span id="more-44"></span><br />
- Dari gerakan para astronauts dan kendaraan yang dipakai di Bulan,samasekali tidak terlihat mereka berada di ruang hampa anti gravitasi (terlihat jelas setelah gerakannya dipercepat 2x dan 4x)<br />
- Bendera Amerika yang berada di Bulan dalam foto terlihat berkibar- kibar (padahal di Bulan tidak ada atmosfer, kok bisa ada angin ?)<br />
- Ada pakar Fisika yang mengatakan, sampai sekarang (denganteknologi yang ada sekarang-pun!) dia tidak yakin manusia akan bisa bebas dari pengaruh radiasi di angkasa luar yang hampa udara itu. Material yang ada sekarang &#8216;belum&#8217; menjamin bisa melindungi tubuh dari hal itu didukung kesaksian mantan awak SKYLAB Russia yg memberi alasan kenapa Russia tidak pernah mengirim awak ke angkasa luar di luar atmosfer).- Foto-foto NASA diuji oleh pakar fotografi ternyata merupakan foto palsu (banyak bukti2 yg dibuat2)<br />
- Bayangan foto astronaut/Apollo XI terlihat di banyak titik (spot) yang berarti memakai pencahayaan&#8221; dari banyak sumber/angle, sementara sumber cahaya di Bulan seharusnya hanya dari arah Matahari (SUN).<br />
- Yang lebih mengejutkan, ternyata banyak astronauts yang dikorbankan (dibunuh) karena tahu terlalu banyak dan banyak omong (vocal). Detektif yang menyelidiki ini juga mati secara misterius dalam kecelakaan mobil, sementara bukti2 yang dikumpulkannya dalam koper hilang misterius sampai saat ini.</p>
<p>Simplenya begini:<br />
Apa anda yakin dengan teknologi komputer &#8212; pakai program apa ya?&#8211; dan telekomunikasi saat itu (tahun 1969), sudah bisa begitu hebat mengontrol pendaratan langsung (live!) dari Bumi. Sementara ketika Apollo I yang gagal meluncur dan membunuh seluruh astronauts-nya, pernah gagal tests karena komunikasi ruang kontrol dan para astronauts tidak &#8220;tersambung&#8221;.</p>
<p>Sang astronaut vokal yang akhirnya &#8216;dibunuh&#8217; itu bilang begini: bagaimana mau komunikasi ke Bulan, komunikasi antar-building (antar- ruang saja) kalian nggak bisa membuatnya dengan baik Tragis bukan!<br />
Aneh, jubir NASA masih juga tega-teganya ngotot kalau alasan2 yg dikemukakan orang2 di atas tak masuk akal.</p>
<p>Argumen mereka, kalau memang itu penipuan &#8212; masa sih seluruh orang/karyawan NASA dan mereka yang terlibat proyek ini (yang jumlahnya ratusan ribu) kok bisa-bisanya dibodohin semua? Apa itu masuk akal?<br />
Para pengritik NASA (beberapa orang yg dulu mengritik sempat juga &#8216;di-Kopassus&#8217;-kan) menantang: kalau memang betul pernah ke Bulan, coba dibuat teleskop super-teliti untuk melihat bahwa bekas2 pendaratan (mobil astronauts dan bendera Amerika yang ditinggal di Bulan)?<br />
Sampai saat ini memang tidak akan dibuat proyek teleskop itu. Maklumlah, kata sang pengritik, sangat mudah membuat film super-canggih (baca: penipuan besar-besaran) kalau dananya US$ 40 Billions! Sementara,jawabannya barangkali masih harus kita tunggu dengan sabar sampai 2 (tahun) ke depan. Kabarnya para scientists Jepang sudah meluncurkan wahana angkasa luar untuk memotret permukaan bulan secara detail. Apakah memang akan ditemukan &#8220;rongsokan&#8221; 2 bekas pendaratan Neil Armstrong, dkk serta bendera Amerika, The Stars spangled banner,yang berkibar2 dengan gagah itu? Kita tunggu saja hasil pelacakan para scientists Jepang itu.<br />
Ternyata, hanya the Japan/Japanese that can say &#8220;NO&#8221;!, terhadap penipuan terbesar sepanjang sejarah kehidupan manusia.</p>
<p>Sumber: E-mail</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/awansx.wordpress.com/44/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/awansx.wordpress.com/44/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/awansx.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/awansx.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/awansx.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/awansx.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/awansx.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/awansx.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/awansx.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/awansx.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/awansx.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/awansx.wordpress.com/44/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=awansx.wordpress.com&blog=4451170&post=44&subd=awansx&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://awansx.wordpress.com/2007/02/21/kebohongan-nasa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>58</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b36ffe42a4e10241db2bfdb385591653?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">awansx</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://img479.imageshack.us/img479/3450/nasasj0.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Kebohongan NASA</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Gerakan Komando Jihad</title>
		<link>http://awansx.wordpress.com/2007/02/08/gerakan-komando-jihad/</link>
		<comments>http://awansx.wordpress.com/2007/02/08/gerakan-komando-jihad/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Feb 2007 03:24:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Heri Setiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cabang Ilmu]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alikhwan.wordpress.com/2007/02/08/gerakan-komando-jihad/</guid>
		<description><![CDATA[Latar Belakang Gerakan Komando Jihad
Oleh Umar Abduh
Sekjen CeDSoS (Center for Democtaric and Social Justice Studies), Jakarta.
Pengantar Redaksi
Tulisan berjudul Latar Belakang Gerakan Komando Jihad ini, berasal dari makalah yang disampaikan Umar Abduh pada forum “Diskusi Ahli: Penelitian Komando Jihad” yang diselenggaran oleh Tim Riset Pusham UII (Universitas Islam Indonesia, Jogjakarta) dan Elsham (Jakarta), yang berlangsung pada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=awansx.wordpress.com&blog=4451170&post=40&subd=awansx&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><font size="3"><strong>Latar Belakang Gerakan Komando Jihad</strong></font></p>
<p><em>Oleh Umar Abduh<br />
Sekjen CeDSoS (Center for Democtaric and Social Justice Studies), Jakarta.</em><br />
<strong>Pengantar Redaksi</strong><br />
Tulisan berjudul Latar Belakang Gerakan Komando Jihad ini, berasal dari makalah yang disampaikan Umar Abduh pada forum <strong>“Diskusi Ahli: Penelitian Komando Jihad”</strong> yang diselenggaran oleh Tim Riset Pusham UII (Universitas Islam Indonesia, Jogjakarta) dan Elsham (Jakarta), yang berlangsung pada tanggal 14 Februari 2006 di Hotel Jogja Plaza, Jogjakarta. Makalah tersebut dilengkapi dengan lampiran yang jumlah keseluruhannya mencapai 30 halaman lebih. Namun untuk keperluan publikasi di swaramuslim, lampiran tersebut tidak disertakan.</p>
<p>Berbicara tentang Komando Jihad, tidak bisa lepas dari gerakan NII (DI/TII) pimpinan SM Kartosoewirjo (SMK). Karena, seluruh tokoh penting yang terlibat di dalam gerakan Komando Jihad ini, adalah petinggi NII (DI/TII) pimpinan SMK yang dieksekusi pada September 1962 di sebuah pulau di Teluk Jakarta.<span id="more-40"></span></p>
<p>Boleh dibilang, gerakan Komando Jihad merupakan salah satu bentuk petualangan politik para pengikut SMK pasca dieksekusinya sang imam. Sebelumnya, pada Agustus 1962, seluruh warga NII (DI/TII) yang jumlahnya mencapai ribuan orang, mendapat amnesti dari pemerintah. Termasuk, 32 petinggi NII (DI/TII) dari sayap militer, belum termasuk Haji Isma’il Pranoto (Hispran) dan anak buahnya, yang baru turun gunung (menyerah kalah kepada pasukan Ali Moertopo) pada 1974.</p>
<p>Dari 32 petinggi NII (DI/TII) yang telah menyerah<sup>[1]</sup> kepada pihak Soekarno tanggal 1 Agustus 1962 itu, sebagian besar menyatakan ikrar bersama, yang isinya:</p>
<blockquote><p><em>“Demi Allah, akan setia kepada Pemerintah RI dan tunduk kepada UUD RI 1945. Setia kepada Manifesto Politik RI, Usdek, Djarek yang telah menjadi garis besar haluan politik Negara RI. Sanggup menyerahkan tenaga dan pikiran kami guna membantu Pemerintah RI cq alat-alat Negara RI. Selalu berusaha menjadi warga Negara RI yang taat baik dan berguna dengan dijiwai Pantja Sila.”<sup> [2] </sup></em></p></blockquote>
<p>Sebagian kecil di antara mereka tidak mau bersumpah setia, yaitu Djadja Sudjadi, Kadar Shalihat, Abdullah Munir, Kamaluzzaman, dan Sabur. Dengan adanya ikrar tersebut, maka kesetiaan mereka kepada sang Imam telah bergeser, sekaligus mengindikasikan bahwa sebagai sebuah gerakan berbasis ideologi Islam, NII (DI/TII) sudah gagal total. Dan sisa-sisa gerakan NII pada saat itu (1962) dapat dikata sudah hancur lebur basis keberadaannya. Setelah tiga tahun vakum, ada di antara mereka yang berusaha bangkit melanjutkan perjuangan, namun dengan meninggalkan karakter militeristik dan mengabaikan struktur organisasi kenegaraan NII. Mereka inilah yang meski sudah menerima amnesti namun tidak mau bersumpah-setia sebagaimana dilakukan oleh sebagian besar mantan petinggi NII lainnya.</p>
<p>Gerakan tersebut menamakan diri sebagai gerakan <strong>NII Fillah</strong> (bersifat Non Struktural). Kepemimpinan gerakan dijalankan secara kolektif oleh <strong>Kadar Shalihat</strong> dan <strong>Djadja Sudjadi</strong>. Munculnya kelompok Fillah atau NII non struktural ini, ditanggapi serius oleh pihak militer NKRI. Yaitu, dengan menciptakan “keseimbangan”, dengan cara melakukan penggalangan kepada para mantan “mujahid” NII yang pernah diberi amnesti dan telah bersumpah setia pada Agustus 1962 lalu. Melalui jalur dan kebijakan Intelejen, pihak militer memberikan santunan ekonomi sebagai bentuk <em>welfare approach</em> (pendekatan kesejahteraan) kepada seluruh mantan “mujahid” petinggi NII yang menyerah dan memilih menjadi desertir sayap militer NII.</p>
<h4>Nama-nama Tokoh Penting di Belakang Gerakan Komando Jihad</h4>
<p>Nama <strong>Danu Mohammad Hasan</strong><sup>[3]</sup> yang pertama kali dipilih Ali Murtopo untuk didekati dan akhirnya berhasil dibina menjadi ‘orang’ BAKIN, pada sekitar tahun 1966-1967. Pendekatan intelejen itu sendiri secara resmi dimulai pada awal 1965, dengan menugaskan seorang perwira OPSUS bernama Aloysius Sugiyanto.<sup>[4]</sup> Tokoh selanjutnya yang menyusul dibidik Ali Murtopo adalah Ateng Djaelani Setiawan.</p>
<p>Tokoh lain yang diincar Ali Murtopo dalam waktu bersamaan yang didekati Aloysius Sugiyanto adalah <strong>Daud Beureueh</strong> mantan Gubernur Militer Daerah Istimewa ACEH tahun 1947 yang memproklamirkan diri sebagai Presiden NBA (Negara Bagian Aceh) pada 20 September 1953, dan menyerah, kembali ke NKRI Desember tahun 1962.</p>
<p>Selanjutnya pendekatan terhadap para mantan petinggi sayap militer DI-TII yang lain yang berpusat di Jawa Barat dilakukan oleh Ibrahim Aji, Pangdam Siliwangi saat itu.<sup>[5]</sup> Mereka yang dianggap sebagai “petinggi NII” oleh Ibrahim Aji itu di antaranya: <strong>Adah Djaelani</strong> dan <strong>Aceng Kurnia</strong>. Kedua mantan petinggi sayap militer DI ini pada saat itu setidaknya membawahi 24-26 nama (bukan ulama NII). Sedangkan mereka yang dianggap sebagai mantan petinggi sayap sipil DI yang selanjutnya menyatakan diri sebagai NII Fillah –antara lain adalah Kadar Shalihat, Djadja Sudjadi dan Abdullah Munir dan Kamaluzzaman– membawahi puluhan <strong>ulama NII</strong>.</p>
<h4>Pengaruh dan Akibat Kebijakan Intelejen Ali Murtopo – ORDE BARU.</h4>
<p>Baik menurut kubu para mantan petinggi sayap militer maupun sayap sipil NII, politik pendekatan pemerintah orde baru melalui Ibrahim Aji yang menjabat Pangdam Siliwangi tersebut, sangat diterima dengan baik, kecuali oleh beberapa pribadi yang konon menolak uluran pemerintah tersebut, yaitu Djadja Sudjadi<sup>[6]</sup> dan Abdullah Munir. Para mantan tokoh sayap militer dan sayap sipil DI selanjutnya menjadi makmur secara ekonomi. Hampir masing-masing individu mantan tokoh DI tersebut diberi modal cukup oleh Pitut Suharto berupa perusahaan CV (menjadi kontraktor) dilibatkan dalam proyek Inpres, SPBU atau agen Minyak Tanah.</p>
<p>Kebijakan OPSUS dan Intelejen selanjutnya menggelar konspirasi dengan meminta para mantan laskar NII tersebut mengkonsolidasikan kekuatan melalui <em>reorganisasi</em> NII ke seluruh Jawa dan Sumatra. Pada saat itu Ali Murtopo masih menjabat Aspri Presiden selanjutnya menjadi Deputi Operasi Ka BAKIN dan merangkap Komandan OPSUS ketika mendekati detik-detik digelarnya <em>‘opera’</em> konspirasi dan rekayasa operasi intelejen dengan sandi Komando Jihad di Jawa Timur. Dalam waktu yang bersamaan Soeharto menyiapkan <em>Renstra (Rencana Strategis) Hankam</em> (1974-1978) sebagaimana dilakukan ABRI secara sangat terorganisir dan sistematis melalui penyiapan 420 kompi satuan operasional, 245 Kodim sebagai aparat teritorial dan 1300 Koramil sebagai ujung tombak intelejen dalam gelar operasi keamanan dalam negeri yang diberi sandi Opstib dan Opsus.</p>
<p>Yang tidak boleh dilupakan, pada saat yang bersamaan di tahun 1971-1973 tersebut Ali Murtopo juga melindungi sekaligus menggarap <strong>Nurhasan al-Ubaidah</strong> Imam kelompok <strong>Islam Jama’ah</strong> yang secara kelembagaan telah dinyatakan sesat dan terlarang oleh Kejaksaan Agung tahun 1971, namun pada waktu yang sama <em>justru dipelihara serta diberi kesempatan seluas-luasnya melanjutkan kiprahnya menyesatkan ummat Islam</em> melalui lembaga baru <strong>LEMKARI</strong> (Lembaga Karyawan Islam) di bawah naungan bendera Golkar dan berganti nama menjadi <strong>LDII</strong> (Lembaga Dakwah Islam Indonesia) yang berlanjut hingga sekarang.</p>
<p>Dari sinilah pendekatan itu berkembang menjadi makin serius dan signifikan, ketika Ali Murtopo mengajukan ide tentang pembentukan dan pembangunan kembali kekuatan NII, guna menghadapi bahaya laten komunis dari utara maupun dalam rangka mengambil alih kekuasaan. Ide Ali Murtopo ini selanjutnya diolah Danu Mohammad Hasan dan dipandu Pitut Suharto, disambut Dodo Muhammad Darda, Tahmid Rahmat Basuki (anak SMK) dan H.Isma’il Pranoto (Hispran).</p>
<p>Keberadaan dan latar belakang Pitut Suharto yang memiliki kedekatan hubungan pribadi dengan <strong>Andi Sele</strong> di Makassar, juga dengan <strong>H. Rasyidi</strong> <sup>[7]</sup> di Gresik Jawa Timur, pada tahun 1968 akhirnya ditugaskan Ali Murtopo untuk mengolah hubungan dan keberadaan para mantan petinggi NII yang sudah dirintisnya sejak 1965 tersebut dengan kepentingan membelah mereka menjadi 2 faksi.<br />
Faksi <strong>pertama</strong> diformat menjadi moderat untuk memperkuat Golkar, dan faksi <strong>kedua</strong> diformat bagi kebangkitan kembali organisasi Neo NII.</p>
<p>Keterlibatan Pitut Suharto yang akhirnya dinaikkan pangkatnya menjadi menjabat sebagai Dir Opsus di bawah Deputi III BAKIN terus berlanjut, Pitut tidak saja bertugas untuk memantau aktifitas para mantan tokoh DI tersebut, tetapi Pitut sudah terlibat aktif menyusun berbagai rencana dan program bagi kebangkitan NII, baik secara organisasi maupun secara politik termasuk aksi gerakannya.</p>
<p>Ketika terjadi program-program pemberangkatan atau pengiriman pemuda (aktifis kader) Indonesia ke Timur Tengah –seperti Libya dan Saudi Arabia yang ujung-ujungnya terkait dengan konflik Moro (MNLF) dan kelompok perlawanan Aceh– Pitut Suharto-lah yang ditunjuk Ali Murtopo untuk mengantisipasi (memantau, mengurus dan menyelesaikan) masalah tersebut, sekalipun keberangkatan para kader aktifis Indonesia ke Libya tersebut terbukti hanya sebatas melakukan pelatihan militer semata.</p>
<p>Tetapi antisipasi yang dilakukan pihak pemerintah Indonesia pada saat itu terlampau maju dan cepat, sekitar tahun 1975 keberadaan kedutaan Libya di Jakarta dipaksa tutup. Tetapi skenario Opsus terhadap kebangkitan organisasi NII terus digelindingkan. Bahkan Pitut (pihak intelejen/orde baru) justru menggunakan isu politik Libya di mata Barat dan <strong>bangkitnya NII</strong> tersebut dijadikan sebagai isu sentral terkait dengan bahaya laten kekuatan <strong>ekstrem kanan</strong> di Indonesia.</p>
<h4>Kebijakan Abbuse of Power Intelejen Ali Murtopo</h4>
<p>Bersamaan dengan kebijakan itu (memanfaatkan situasi politik terhadap Libya tersebut) strategi Opsus yang dilancarkan melalui Pitut Suharto berhasil meyakinkan para Neo NII tersebut untuk sesegera mungkin menyusun gerakan jihad yang terkonsentrasi di Jawa dan Sumatra untuk melawan dan merebut kekuasaan Soeharto. Semakin cepat hal tersebut dilaksanakan semakin berprospek mendapat bantuan persenjataan dari Libya, yang sudah diatur Ali Murtopo.</p>
<p>Berkat panduan Letnan Kolonel TNI AD Pitut Suharto<sup>[8]</sup> kegiatan musyawarah dalam rangka reorganisasi NII yang meliputi Jawa-Sumatra tersebut berlangsung beberapa hari, hal itu justru dilaksanakan di markas BAKIN jalan Senopati, Jakarta Selatan. Di sinilah situasi dan kondisi (hasil rekayasa BAKIN-Ali Murtopo dan Pitut Suharto melalui kubu Neo NII Sabilillah di bawah Daud Beureueh, Danu Mohammad Hasan, Adah Djaelani, Hispran dkk) berhasil didesakkan kepada kubu Fillah yang dipimpin secara kolektif oleh Djaja Sudajadi, Kadar Shalihat dan Abdullah Munir dkk untuk memilih kepemimpinan. Hasil musyawarah kedua kubu (Fillah dan Sabilillah ini) yang dilakukan pada tahun 1976 ini menetapkan, kepemimpinan NII diserahkan kepada Tengku Daud Beureueh sekaligus membentuk struktur organisasi pemerintahan Neo NII yang terdiri dari Kementrian dan Komando kewilayahan (dari Komandemen Wilayah hingga Komandemen Distrik dan Kecamatan) namun tanpa dilengkapi dengan Majelis Syura maupun Dewan Syura.</p>
<p>Provokasi dan jebakan OPSUS terhadap para mantan tokoh DI berhasil, Struktur organisasi NII kepemimpinan Daud Beureueh berdiri dan berlangsung di bawah kendali Ali Murtopo yang saat itu menjabat sebagai Deputi Operasi Ka BAKIN melalui Kolonel Pitut Suharto.</p>
<p>Gerakan dakwah agitasi dan provokasi neo NII Sabilillah sponsor Pitut dan Ali Murtopo mulai berkembang ke seantero pulau Jawa. Muatan dakwah, agitasi dan provokasi para tokoh Neo NII bentukan Ali Murtopo-Pitut Suharto hanya berkisar seputar pentingnya struktur organisasi NII secara riil. Karenanya kegiatan seluruh anggota kabinet Neo NII adalah melakukan rekrutmen melalui pembai’atan secepatnya untuk mengisi posisi pada struktur wilayah (Gubernur sekaligus sebagai Pangdam = Komandemen Wilayah) dan posisi pada struktur Distrik (Bupati sekaligus sebagai Kodim = Komandemen Distrik) seraya menebar janji akan segera memperoleh <em>supply</em> persenjataan dari Libya sebanyak <strong>satu kapal</strong><sup>[9]</sup> yang akan mendarat di pantai selatan Pulau Jawa.</p>
<p>Sasaran rekrutmen (pembai’atan) dilakukan hanya sebatas mengisi posisi pada komandemen distrik struktur Neo NII, maka sasaran rekrutmen dipilih secara tidak selektif di antaranya adalah para tokoh pemuda Islam dan ulama atau kiai yang nota bene sangat awam politik maupun organisasi.</p>
<p>Tugas rekrutmen untuk Jawa Tengah dan Jawa Timur dilakukan oleh H. Isma’il Pranoto dan H. Husein Ahmad Salikun. Di Jawa Timur aktifitas rekrutmen bagi kebangkitan Neo NII yang dilakukan oleh H. Isma’il Pranoto tersebut sama sekali tidak terlihat ada tindak lanjut apapun, baik yang berbentuk pelatihan manajemen dakwah dan organisasi maupun yang bersifat fisik baris berbaris, menggunakan senjata atau merakit bom. Tetapi hanya terhitung selang sebulan atau dua bulan kemudian, aparat keamanan dari Laksus tingkat Kodam, Korem dan Kodim menggulung dan menyiksa mereka tanpa ampun.</p>
<p>Jumlah korban penangkapan oleh pihak Laksusda Jatim yang digelar pada tanggal 6-7 Januari 1977 terhadap para rekrutan baru H. Isma’il Pranoto mencapai sekitar 41 orang, 24 orang di antaranya diproses hingga sampai ke pengadilan. H. Ismail Pranoto divonis Seumur Hidup, sementara para rekrutan Hispran yang juga disebut sebagai para pejabat daerah struktur Neo NII tersebut, baru diajukan ke persidangan pada tahun 1982, setelah “disimpan” dalam tahanan militer selama 5 tahun, dengan vonis hukuman yang bervariasi. Ada yang divonis 16 tahun, 15 tahun, 14 tahun hingga paling ringan 6 tahun penjara. H. Ismail Pranoto disidangkan perkaranya di Pengadilan Negeri Surabaya tahun 1978 dengan memberlakukan UU Subversif PNPS No 11 TH 1963 atas tekanan Pangdam VIII Brawijaya saat itu, Mayjen TNI-AD Witarmin[10]. Sejak itulah UU Subversif ini digunakan sebagai senjata utama untuk menangani semua kasus yang bernuansa maker dari kalangan Islam.</p>
<p>Nama Komando Jihad sendiri menurut H. Isma’il Pranoto merupakan tuduhan dan hasil pemberkasan pihak OPSUS, baik pusat maupun daerah (atas ide Ali Murtopo dan Pitut Suharto). Sementara penyebutan yang berlaku dalam tahanan militer Kodam VIII Brawijaya – ASTUNTERMIL di KOBLEN Surabaya, mereka dijuluki sebagai jaringan <strong>Kasus Teror Warman</strong> (KTW). Sementara keberadaan Pitut Suharto sendiri sejak tanggal 6 Januari 1977 – saat dimulainya penangkapan terhadap H. Isma’il Pranoto dan orang-orang yang direkrutnya sebagai kelompok Komando Jihad– Pitut justru menyelamatkan diri ke Jerman Barat, dan baru kembali ke Indonesia setelah 6 atau 7 tahun kemudian.</p>
<p>Di Jawa Tengah sendiri aksi penangkapan terhadap anggota Neo NII rekrutan H. Isma’il Pranoto dan H. Husen Ahmad Salikun oleh OPSUS, seperti Abdullah Sungkar maupun Abu Bakar Ba’asyir dan kawan-kawan berjumlah cukup banyak, sekitar 50 orang, akan tetapi yang diproses hingga sampai ke pengadilan hanya sekitar 29 orang. Penangkapan terhadap anggota Neo NII wilayah Jawa Tengah rekrutan H. Isma’il Pranoto dan H. Husen Ahmad Salikun berlangsung tahun 1978-1979.</p>
<p>Di Sumatera, aksi penangkapan secara besar-besaran berdasarkan isu <strong>Komando Jihad</strong> ini terjadi sepanjang tahun 1976 hingga tahun 1980, dan berhasil menjaring ribuan orang.</p>
<p>Sementara penangkapan terhadap para elite Neo NII –yang musyawarah pembentukan strukturnya dilakukan di markas BAKIN (jalan Senopati, Jakarta Selatan)– seperti Adah Djaelani Tirtapradja, Danu Mohammad Hasan, Aceng Kurnia, Tahmid Rahmat Basuki Kartosoewirjo, Dodo Muhammad Darda Toha Mahfudzh, Opa Musthapa, Ules Suja’i, Saiful Iman, Djarul Alam, Seno alias Basyar, Helmi Aminuddin Danu<sup>[11]</sup>, Hidayat, Gustam Effendi (alias Ony), Abdul Rasyid dan yang lain dengan jumlah sekitar 200 orang, mereka ditangkap Laksus sejak akhir 1980 hingga pertengahan 1981. Namun dari sekitar 200 orang anggota Neo NII yang ditangkap OPSUS tersebut, hanya sekitar 30 elitenya saja yang dilanjutkan ke persidangan, selebihnya dibebaskan bersyarat oleh OPSUS termasuk beberapa nama yang menjadi tokoh komando KW-9 <em>[12]</em>, kecuali satu nama tokoh, yaitu Menlu kabinet Neo NII yang bernama Helmi Aminuddin bin Danu.</p>
<p>Akan tetapi isu dan dalih keterkaitan dengan <em>bahaya kebangkitan NII, Komando Jihad dan Teror warman</em> berdasarkan hasil pengembangan penyidikan pihak keamanan terhadap mereka yang pernah ditangkap maupun yang diproses ke pengadilan, oleh pihak OPSUS digunakan terus untuk melakukan penangkapan-penangkapan secara continue dan konsisten.</p>
<p>Sekitar medio 1980 OPSUS Jawa Timur melakukan penangkapan terhadap 5 tokoh pelanjut Komandemen Wilayah Jawa Timur, <strong>Idris Darmin Prawiranegara</strong>. Kemudian dilanjutkan dengan penangkapan berikutnya pada medio 1982, terhadap orang-orang baru yang direkrut Idris Darmin di wilayah jawa timur dengan jumlah sekitar 26 orang.</p>
<h4>Kesimpulan</h4>
<p>Secara substansi, makna kebangkitan Neo NII yang lahir berkat dibidani dan buah karya operasi intelejen OPSUS tersebut, dengan demikian hal tersebut <strong>sangat tidak layak</strong> untuk dinilai dan atau diatasnamakan sebagai <em>wujud perjuangan politik berbasis ideologi Islam</em> (apalagi sampai dikategorikan sebagai jihad suci fie sabilillah).</p>
<p>Hakekat substansi dan orientasi kiprah gerakan reorganisasi yang dilakukan para mantan tokoh sayap militer NII tersebut adalah lebih didorong oleh dan dalam rangka memperoleh serta <strong>memperturutkan syahwat duniawi</strong> (materi dan kedudukan politis) kemudian bertemu-bekerjasama (bersimbiosis mutualistis) dengan para tokoh intelejen jahiliyah yang terkenal kebusukannya dan terkenal pula kerakusannya terhadap dunia (syahwat duniawi). Dengan demikian timbangan yang adil dan benar terhadap kasus Komando Jihad, Kebangkitan Neo NII maupun Fundamentalisme Jihad para mantan tokoh sayap militer DI tersebut merupakan wujud <strong>perjuangan</strong> atau <strong>pengorbanan</strong> yang <strong>bathil</strong>.</p>
<p>Hakekat orientasi dan substansi motivasi para pihak atau pribadi yang dilakukan karena semangat dan ketulusan untuk memperjuangkan Islam, yang tidak didorong dalam rangka memperoleh dan memperturutkan syahwat duniawi sebagaimana halnya sikap dan tindakan para mantan tokoh <strong>sayap sipil DI</strong> tersebut, hal itu menjadikan posisi mereka sebagai korban sekaligus menjadi bukti kebodohan mereka sendiri dalam bergama dan berpolitik akibat kebohongan, kebodohan dan kebathilan para mantan tokoh sayap militer DI sendiri dalam berpolitik dan beragama.</p>
<p>Seluruh bentuk kerugian atau efek samping apa saja yang muncul dan terkait akibat kebodohan dan pembodohan yang dilakukan atau menimpa masyarakat Neo NII dan Komando Jihad, terjadi akibat mengikuti efek domino dari provokasi dan agitasi para mantan tokoh sayap militer DI, yang secara sadar dan sepakat untuk dijebak dan diprovokasi oleh kebijakan intelejen OPSUS (orde baru). Oleh karenanya segala kerugian tersebut merupakan tanggungjawab mereka bersama (para korban Neo NII dan para subyek Neo NII maupun para aparat OPSUS) sekalipun bentuk dan wujud tanggungjawab masing-masing mereka berbeda-beda. Mengingat motivasi dan orientasi tanggungjawab ketiga pihak tersebut juga berbeda-beda, dalam pengertian:</p>
<ul>
<li>Eksistensi pihak ke III, adalah orang-orang yang bersedia direkrut dan memposisikan dirinya sebagai para pihak yang secara sadar telah terdorong dan termotivasi untuk berjihad secara ikhlas dan ihsan di jalan Islam namun terperosok dan terlanjur masuk ke dalam struktur gerakan Neo NII. Mereka harus bertanggungjawab atas dirinya sendiri untuk menyadari, menghentikan kesalahannya sendiri, selanjutnya bertanggung jawab untuk menentang kegiatan bodoh dan kekeliruan fundamental yang dilakukan pihak ke II &#8211; Neo NII. Selanjutnya posisi keberadaan mereka telah patut untuk disebut sebagai korban tak sadar dari <em>abuse of Power</em>, system dan kebijakan politik maupun intelejen Orde Baru. Namun secara <em>Aqidah, ideology, syari’ah dan etika Islam</em> mereka tidak diperkenankan melakukan penuntutan dalam bentuk apapun, baik terhadap pihak ke II maupun pihak ke I.</li>
<li>Pihak ke II adalah para pihak yang secara sengaja dan sadar menjalin hubungan dengan pihak ke I, yang dikenal dan dipahami sebagai pejabat intelejen militer sekaligus sebagai pejabat pemerintah dan Negara yang jahat, culas, bengis dan kejam. Selain itu secara hukum, perundangan dan ideologi antara pihak ke II dan pihak ke I adalah berhadap-hadapan, bahkan cenderung membenci, memusuhi dan menentang secara lahir bathin terhadap keberadaan perjuangan politik dan agama Islam. Dengan demikian bentuk dan wujud tanggungjawab yang harus dipikul dan dilakukan oleh pihak ke II menurut hukum, undang-undang dan etika Islam adalah melakukan tobat dan memohon maaf kepada Allah, juga kepada pihak ke III dan ummat Islam. Selanjutnya mereka wajib menghentikan dan meninggalkan peran buruknya sebagai mitra persekongkolan dalam tindak kejahatan politik dan kebijakan intelejen Orde Baru, sekalipun untuk itu mereka tidak mendapatkan bayaran sebagaimana halnya dahulu saat pertama kali menerima kesepakatan kerja dengan iblis dan atau setan intelejen tersebut.</li>
<li>Pihak ke I terdiri dari para pihak yang berada dalam posisi sebagai aparat territorial, sejak dari tingkat Kodim, Korem hingga Kodam yang pada masa itu disebut sebagai aparat Laksusda (DenSatgas Intel atau Intel Balak = Intelejen Badan Pelaksana) yang bertugas melakukan penangkapan, penyiksaan hingga pemberkasan terhadap jaringan gerakan Islam (Neo NII, Komando Jihad, Teror Warman, Teror Imran* dan Usrah) yang menjadi target obyek operasi intelejen. Pihak berikutnya adalah para pemrakarsa, pembuat scenario dan sutradara dari operasi intelejen yang dirancang oleh sayap intelejen yang berkuasa penuh di bawah struktur Kopkamtib.Pihak ke I bisa juga disebut sebagai kekuatan bayangan dari struktur kekuasaan yang ada saat itu namun diformat memiliki kewenangan penuh untuk merancang program, mekanisme dan pengelolaan (mengendalikan) terhadap perjalanan system politik, ekonomi dan pemerintahan yang berlaku. Pihak ke I sangat dimungkinkan untuk melakukan kerjasama dan menerima order, baik dari penguasa domestic maupun asing, mengingat hukum Politik, kepentingan kekuasaan dan intelejen selalu mengglobal, sesuai peta dan kubu ideology yang eksis di dunia atau berlaku universal. Oleh karena itu pihak ke I diberi kewenangan luar bisa, baik dalam menyusun grand scenario hingga tingkat pelaksanaan (juklak) yang dilakukan secara rahasia dan rapi, selanjutnya dikordinasikan penerapan aturan mainnya dengan lemhannas dan departemen-departemen maupun kementrian. Dengan demikian tugas, peran dan keberadaan pihak ke I menurut garis besar haluan negara merupakan hal yang legal dan wajar, sekalipun untuk kepentingan itu harus mengorbankan apa saja (abuse of power: terhadap demokrasi dan HAM) atau membuat sandiwara dan rekayasa apa saja. Itulah hukum yang berlaku dalam dunia politik, kepentingan kekuasaan dan intelejen.Selanjutnya pihak ke I adalah para pihak yang menjadi inisiator membangkitkan neo NII, memberikan stigma kepada ummat Islam, menciptakan beban psikologis kepada ummat Islam Indonesia yang hingga kini diposisikan sebagai produsen gerakan radikal bahkan pelaku teror. Sebagai aparat negara seharusnya mereka menggali potensi rakyat dan memberdayakan potensi tersebut ke tempat semestinya, bukan justru dijadikan instrumen politik untuk menggapai kekuasaan dan atau mempertahankan kekuasaan.
<p>Secara aqidah, syari’ah dan etik Islam, peran dan keberadaan Pihak ke I telah sesuai dengan standar dari sifat dan wujud system kekuasaan dictatorial, dzhalim dan kuffar. Karenanya segala bentuk kejahatan, tindak kekerasan dan pelanggaran terhadap HAM yang dilakukan Pihak ke I terhadap pihak II dan pihak ke III hanya dipandang salah dan dapat dituntut atau dikenakan sanksi hukum berdasarkan hukum dan undang-undang internasional yang berwujud Declarations Of Human Right.</p>
<p>Atas kesalahan dan keterlibatan Militer dan intelejen secara serius dan mendetil dalam dunia politik praktis, maka Pihak ke I harus bertobat kepada Allah Tuhan semua manusia, seraya memohon maaf kepada ummat Islam yang telah diperdaya dan didzhaliminya, bahkan Pihak ke I harus memohon maaf kepada seluruh rakyat Indonesia, karena telah memasyarakatkan budaya konflik horizontal yang keberlangsungannya terus terjadi hingga sekarang.</li>
</ul>
<h4>* Keterangan Tambahan Mengenai Teror Imran</h4>
<p>Munculnya kasus Jama’ah Imran pada pertengahan tahun 1980 berlangsung melalui proses yang berdiri sendiri. Dalam artian, tidak ada keterkaitan dan tidak ada hubungan –baik secara ideologi, fiqh maupun sikap dan warna politik– dengan eksistensi gerakan Neo NII atau Komando Jihad dan Teror Warman.</p>
<p>Memang sempat terjadi “interaksi” antara anggota Jama’ah Imran dengan beberapa elite KW-9 (Komandemen Wilayah 9) dalam struktur Neo NII atau Komando Jihad hasil ciptaan Ali Murtopo dan Pitut Suharto tersebut.</p>
<p>Bentuk “interaksi” yang terjadi pada akhir 1980-an itu, bukanlah “interaksi” yang kooperatif tetapi justru saling kecam dan saling ancam. Hal ini terjadi, karena H.M. Subari (alm) yang merupakan elite (orang struktur) Neo NII KW-9 pernah mengatakan, “dalam satu wilayah tidak boleh ada 2 Jama’ah dan 2 Imam yang berlangsung secara bersamaan, kecuali salah satunya harus dibunuh.”</p>
<p>Hal ini perlu penulis sampaikan, untuk menepis salah kaprah –selaligus untuk mempertegas– bahwa tidak ada kaitan apapun antara Jama’ah Imran dengan Gerakan Neo NII pasca SMK.</p>
<h4>FOOTNOTE</h4>
<p><em>[1] Padahal, amanat/wasiat sang imam (SMK) adalah tidak boleh menyerah.</em></p>
<p><em>[2] Rahmat Gumilar Nataprawira, RUNISI (Rujukan Negara Islam Indonesia). Dipertegas juga oleh pernyataan lisan dari Abdullah Munir dan tertulis dari Abdul Fatah Wirananggapati (pemegang amanah KUKT dari SMK 1953).</em></p>
<p><em>[3] Mantan Panglima Divisi atau Komandan Resimen DI-TII, pada saat sidang pengadilan Militer – MAHADPER, Agustus 1962 mengaku salah dan memberi kesaksian yang isinya menyalahkan sikap dan kebijakan politik SM Kartosoewiryo. Hubungan ini kemudian memberi OPSUS bunga menguntungkan yang tidak disangka-sangka. “Saya berperan sebagai petugas pengawas Danu,” kenang Sugiyanto, “dan di bulan Maret 1966, kami menggunakannya dan anak buahnya untuk memburu anggota BPI yang sedang bersembunyi di Jakarta.” Selanjutnya sejak tahun 1971, Danu Muhammad Hasan dan Daud Beureueh sering terlihat di jalan Raden Saleh 24 Jakarta Pusat (salah satu kantor Ali Murtopo), terkadang di Jalan Senopati (Kantor BAKIN), ada kalanya di Tanah Abang III (Kantor CSIS).</em></p>
<p><em>[4] Menurut Sugiyanto hubungan ini kemudian memberi OPSUS bunga menguntungkan yang tidak disangka-sangka. “Saya berperan sebagai petugas pengawas Danu,” kenang Sugiyanto, “dan di bulan Maret 1966, kami menggunakannya dan anak buahnya untuk memburu anggota BPI yang sedang bersembunyi di Jakarta.” (lebih jelasnya lihat Kenneth Conboy, Intel: Inside Indonesia’s Inteligence Services).</em></p>
<p><em>[5] Seperti pengakuan Ules Suja’i: “Soal pak Adah yang santer diisukan menerima jatah minyak dari militer, memang dulu itu saya tahu pak Adah pernah menerima jatah minyak dan oli dari RPKAD (KOPASSUS sekarang, pen), karena setiap pasukan itu kan memiliki jatah dari Pertamina, nah oleh RPKAD jatah tersebut diberikan ke pak Adah. Itu mah lewat perjuangan. Saya sendiri dengan pak Adah memang pernah dipanggil oleh Ibrahim Aji mendapat surat supaya dibantu oleh Pertamina lalu masuk ke Pertamina pusat jawabannya kurang memuaskan, malah kalau saya sendiri sampai ke WAPERDAM sampai ketemu Khaerus Shaleh, ya Alhamdulillah berhasil.”</em></p>
<p><em>[6] Djadja Sudjadi akhirnya tewas dibunuh Ki Empon atas perintah Adah Djaelani. Ironisnya, hingga akhir hayatnya Ki Empon meninggal dalam keadaan miskin dan serba susah sedangkan Adah Djaelani hidup terpandang dan lumayan sejahtera sebagai petinggi yang lebih dihormati dari AS Panji Gumilang di lingkungan mabes NII di Ma’had Al-Zaytun, Indramayu.</em></p>
<p><em>[7] H. Rasyidi, adalah bapak kandung Abdul Salam alias Abu Toto alias Syaikh A.S. Panji Gumilang, yang kini menjadi syaikhul Ma’had Al-Zaytun yang dikenal sebagai “mabes” NII yang kental dengan nuansa misteri intelejen. Abu Toto alias Abdul Salam Panji Gumilang sendiri sejak mahasiswa menjadi kader intelejen kesayangan Pitut Suharto.</em></p>
<p><em>[8] Pitut Suharto pensiun dengan pangkat Kolonel, kini berdomisili di Surabaya.</em></p>
<p><em>[9] Janji serupa ini juga berulang pada diri Nur Hidayat, provokator kasus Lampung (Talangsari) yang terjadi Februari 1989. Nur Hidayat dkk ketika itu yakin sekali bahwa rencana makarnya pasti berhasil karena akan mendapat bantuan senjata satu kapal yang akan mendarat di Bakauheni, Lampung.</em></p>
<p><em>[10] Witarmin, menurut penuturan H Isma’il Pranoto di masa pergolakan DI-TII adalah sebagai komandan Batalyon 507 Sikatan yang sempat dilucuti oleh pasukan TII di bawah komando H. Ismail Pranoto.</em></p>
<p><em>[11] Helmi Aminuddin adalah putera Danu Mohammad Hasan, yang pada awal 1980-an membentuk komunitas Tarbiyah (Ikhwanul Muslimin versi Indonesia), yang merupakan cikal-bakal PK (Partai Keadilan). Kini PK menjadi PKS (Partai Keadilan Sejahtera).</em></p>
<p><em>[12] Pada tahun 1984, para para elite NII Komandemen Wilayah IX (yang ditangkap OPSUS pada pertengahan tahun 1980 hingga pertengahan tahun 1981, bersama dengan para pimpinan Neo NII, Adah Djaelani-Aceng Kurnia) dibebaskan bersyarat dari Rumah tahanan militer Cimanggis, tanpa melalui proses hukum (Pengadilan), mereka itu adalah: Fahrur Razi, Royanuddin, Abdur Rasyid, Muhammad Subari, Ahmad Soemargono SE, Amir, Ali Syahbana, Abdul Karim Hasan, Abidin, Nurdin Yahya dan Muhammad Rais Ahmad, Anshory dan Helmi Aminuddin bin Danu M Hasan. </em></p>
<p>Sumber : Cedsos.com</p>
<p><a href="http://www.swaramuslim.net/printerfriendly.php?id=5152_0_1_0_C" target="_blank">http://www.swaramuslim.net/printerfriendly.php?id=5152_0_1_0_C</a></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/awansx.wordpress.com/40/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/awansx.wordpress.com/40/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/awansx.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/awansx.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/awansx.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/awansx.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/awansx.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/awansx.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/awansx.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/awansx.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/awansx.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/awansx.wordpress.com/40/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=awansx.wordpress.com&blog=4451170&post=40&subd=awansx&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://awansx.wordpress.com/2007/02/08/gerakan-komando-jihad/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b36ffe42a4e10241db2bfdb385591653?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">awansx</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>