<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Sebuah Catatan Kecil &#187; Sejarah Umum</title>
	<atom:link href="http://awansx.wordpress.com/category/tarbiyah/shiroh/sejarah-umum/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://awansx.wordpress.com</link>
	<description>We are agree that Knowledge is FREE...</description>
	<lastBuildDate>Mon, 15 Jun 2009 05:52:07 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='awansx.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/1019b681f70d04eecbf78f797b2d85a9?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Sebuah Catatan Kecil &#187; Sejarah Umum</title>
		<link>http://awansx.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Penemu Benua Amerika&#8230; Columbus Atau Zheng He (Cheng Ho) ?</title>
		<link>http://awansx.wordpress.com/2007/05/30/penemu-benua-amerika-columbus-atau-zheng-he-cheng-ho/</link>
		<comments>http://awansx.wordpress.com/2007/05/30/penemu-benua-amerika-columbus-atau-zheng-he-cheng-ho/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 May 2007 19:36:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Heri Setiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cabang Ilmu]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alikhwan.wordpress.com/2007/05/30/penemu-benua-amerika-columbus-atau-zheng-he-cheng-ho/</guid>
		<description><![CDATA[Berita seperti ini saya terima pada pertengahan tahun 2003&#8230; Saya coba menuliskannya kembali di blog ini sebagai wacana bagi yang belum mengetahuinya. Bagi yang mengetahui update dari wacana ini harap menuliskannya disini.
========================================================================
Laksamana Zheng He, terlahir di Kunyang, kota yang berada di sebelah barat daya Propinsi Yunan, pada tahun 1371. Keluarganya yang bernama Ma, adalah bagian [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=awansx.wordpress.com&blog=4451170&post=65&subd=awansx&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Berita seperti ini saya terima pada pertengahan tahun 2003&#8230; Saya coba menuliskannya kembali di blog ini sebagai wacana bagi yang belum mengetahuinya. Bagi yang mengetahui update dari wacana ini harap menuliskannya disini.</p>
<p>========================================================================</p>
<p>Laksamana Zheng He, terlahir di Kunyang, kota yang berada di sebelah barat daya Propinsi Yunan, pada tahun 1371. Keluarganya yang bernama Ma, adalah bagian dari warga minoritas Semur. Mereka berasal dari kawasan Asia Tengah serta menganut agama Islam. Ayah dan kakek Zheng He diketahui pernah mengadakan perjalanan haji ke Tanah Suci Makkah. Sementara Zheng He sendiri tumbuh besar dengan banyak mengadakan perjalanan ke sejumlah wilayah. Ia adalah Muslim yang taat.</p>
<p>Sekitar 70 tahun sebelum Columbus menancapkan benderanya di daratan Amerika, Laksamana Zheng He sudah lebih dulu datang ke sana. Para peserta seminar yang diselenggarakan oleh Royal Geographical Society di London sekitar 2,5 tahun lalu dibuat terperangah. Adalah seorang ahli kapal selam dan sejarawan bernama Gavin Menzies dengan paparannya dan lantas mendapat perhatian besar.</p>
<p><strong><br />
Pernyataan Gavin Menzies</strong></p>
<p>Tampil penuh percaya diri, Menzies menjelaskan teorinya tentang pelayaran terkenal dari pelaut mahsyur asal Cina, Laksamana Zheng He (kita mengenalnya dengan Ceng Ho). <span id="more-65"></span>Bersama bukti-bukti yang ditemukan dari catatan sejarah, dia lantas berkesimpulan bahwa pelaut serta navigator ulung dari masa dinasti Ming itu adalah penemu awal benua Amerika, dan bukannya Columbus.</p>
<p>Bahkan menurutnya, Zheng He <em>&#8216;mengalahkan&#8217;</em> Columbus dengan rentang waktu sekitar 70 tahun. Apa yang dikemukakan Menzies tentu membuat kehebohan lantaran masyarakat dunia selama ini mengetahui bahwa Columbus-lah si penemu benua Amerika pada sekitar abad ke-15. Pernyataan Menzies ini dikuatkan dengan sejumlah bukti sejarah. Adalah sebuah peta buatan masa sebelum Columbus memulai ekspedisinya lengkap dengan gambar benua Amerika serta sebuah peta astronomi milik Zheng He yang dosodorkannya sebagai barang bukti itu. Menzies menjadi sangat yakin setelah meneliti akurasi benda-benda bersejarah itu.</p>
<p><em>&#8221;Laksamana inilah yang semestinya dianugerahi gelar sebagai penemu pertama benua Amerika,&#8221; </em>ujarnya. Menzies melakukan kajian selama lebih dari 14 tahun. Ini termasuk penelitian peta-peta kuno, bukti artefak dan juga pengembangan dari teknologi astronomi modern seperti melalui program software Starry Night.</p>
<p><strong><br />
Penemuan Peta Kuno </strong><br />
Pernyataan Menzies didukung juga dengan penemuan Peta kuno yang baru dipamerkan di Beijing, Senin (16/1/2006). Namun, sebagian kalangan meragukan keaslian peta yang kertasnya telah menguning tersebut karena menggambarkan wilayah Amerika Utara dan Selatan dengan detail yang tidak lazim. Salinan peta kuno tersebut dibeli pada tahun 2001 oleh seorang pengacara China yang juga kolektor benda seni, Liu Gang.</p>
<p style="text-align:center;"><img src="http://news.bbc.co.uk/nol/shared/spl/hi/pop_ups/06/world_enl_1137169236/img/laun.jpg" alt="Peta Kuno" height="152" width="203" /></p>
<p>Dia mengaku tidak mengetahui arti penting peta tersebut sebelum membaca buku karya penulis Inggris, Gavin Menzies, yang menilai bahwa bukan Columbus yang pertama kali menemukan Amerika, melainkan seorang laksamana Tiongkok.</p>
<p>Buku berjudul <strong><em>“1421: the Year China Discovered America”</em></strong> karangan Menzies tersebut menyebut Zheng He memimpin armada berkekuatan 30.000 orang dan 300 kapal ke benua Amerika di abad ke-15. Zheng membawa misi dari Kekaisaran Ming untuk memperluas pengaruh China ke seluruh dunia. Tidak heran bila Zheng dan anak buahnya juga pernah singgah ke wilayah Indonesia, di antaranya Semarang, di abad ke-15.<br />
<em>“Peta ini mencantumkan informasi yang diyakini akan membantu kita memahami perjalanan ketujuh Zheng He,”</em> kata Liu yang membeli peta tersebut seharga US$ 500 dari sumber yang tidak disebutkan. <em>“Peta tersebut menunjukkan bahwa penjelajah China tersebut telah berada di Amerika jauh sebelum Columbus. Peta tersebut juga menunjukkan pemahaman bangsa China atas seantero jagad,”</em> lanjut Liu.</p>
<p><strong><br />
Perbandingan Armada Laksamana Zheng He dan Columbus</strong><br />
Perbandingan angkatan laut Zheng He dengan angkatan laut ColumbusSamuel M. Wilson, digambarkan seorang Professor Anthropology di University of Texas di Austin, Amerika Serikat seperti berikut:</p>
<blockquote><p> <em>&#8220;A huge fleet left port in 1414 and sailed westward on a voyage of trade and exploration. The undertaking far surpassed anything Columbus, Isabella, and Ferdinand could have envisioned. The fleet included at least sixty-two massive trading galleons, any of which could have held<br />
Columbus&#8217;s three small ships on its decks. The largest galleons were more than 400 feet long and 150 feet wide (the Santa Maria, Columbus&#8217;s largest vessel, was about 90 by 30 feet), and each could carry about 1,500 tons (Columbus&#8217;s ships combined could carry about 400 tons). More than one hundred smaller vessels accompanied the galleons. All told, 30,000 people went on the voyage, compared with Columbus&#8217;s crew of 90-some.&#8221;</em></p>
<p>Satu angkatan laut meninggalkan pelabuhan pada tahun 1414 dan berlayar ke arah barat untuk tujuan perniagaan dan penerokaan. Pelayaran tersebut jauh melebihi apa yang terjangkau oleh Columbus (Cristopher Columbus yang disebut sebagai ahli pelayaran yang pertama menemui Amerika), Raja Ferdinand dan Ratu Isabella (yang bergabung untuk mengalahkan Kerajaan Islam terakhir di Andalusia yaitu Granada pada tahun 1492). Angkatan tersebut terdiri dari sedikitnya enam puluh dua kapal dagang besar, dimana satu kapal bisa menempatkan ketiga kapal Columbus di atas deknya. Kapal yang terbesar berukuran panjang 400 kaki dan lebar 150 kaki (Santa Maria, kapal Columbus terbesar hanya berukuran 90 kaki panjang dan 30 kaki lebar), dan setiap satu kapal bisa mengangkut kira-kira 1,500 ton (kapal-kapal Columbus jika digabungkan hanya mampu menampung kira-kira 400 ton).<br />
Lebih dari satu ratus kapal-kapal kecil mengiringi kapal-kapal galia tersebut. Dapat dikatakan  30,000 orang ikut dalam perjalanan berbanding awak kapal Columbus yaitu sekitar 90 orang.</p></blockquote>
<p>Sumber referensi:<a href="http://www.republika.co.id/suplemen/cetak_detail.asp?mid=5&amp;id=187041&amp;kat_id=105&amp;kat_id1=147&amp;kat_id2=185" title="Republika Online" target="_blank"></p>
<p>http://www.republika.co.id/suplemen/cetak_detail.asp?mid=5&amp;id=187041&amp;kat_id=105&amp;kat_id1=147&amp;kat_id2=185</a></p>
<p><a href="http://www.nnseek.com/e/soc.culture.malaysia/admiral_muhammad_cheng_ho_envoy_muslim_kurun_ke_15_17913386m.html#17913386" title="nnseek" target="_blank"> http://www.nnseek.com/e/soc.culture.malaysia/admiral_muhammad_cheng_ho_envoy_muslim_kurun_ke_15_17913386m.html#17913386</a><br />
<a href="http://www.nnseek.com/e/soc.culture.malaysia/admiral_muhammad_cheng_ho_envoy_muslim_kurun_ke_15_17913386m.html#17913386" title="SinarHarapan" target="_blank"> http://www.sinarharapan.co.id/berita/0601/17/lua06.html</a></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/awansx.wordpress.com/65/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/awansx.wordpress.com/65/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/awansx.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/awansx.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/awansx.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/awansx.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/awansx.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/awansx.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/awansx.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/awansx.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/awansx.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/awansx.wordpress.com/65/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=awansx.wordpress.com&blog=4451170&post=65&subd=awansx&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://awansx.wordpress.com/2007/05/30/penemu-benua-amerika-columbus-atau-zheng-he-cheng-ho/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>18</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b36ffe42a4e10241db2bfdb385591653?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">awansx</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://news.bbc.co.uk/nol/shared/spl/hi/pop_ups/06/world_enl_1137169236/img/laun.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Peta Kuno</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kebohongan NASA</title>
		<link>http://awansx.wordpress.com/2007/02/21/kebohongan-nasa/</link>
		<comments>http://awansx.wordpress.com/2007/02/21/kebohongan-nasa/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Feb 2007 07:34:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Heri Setiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cabang Ilmu]]></category>
		<category><![CDATA[Catatan Kecil]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alikhwan.wordpress.com/2007/02/21/kebohongan-nasa/</guid>
		<description><![CDATA[Berita ini saya dapatkan 4 tahun yang lalu melalui perputaran email di ex-corporate tempat saya bekerja (dulu)&#8230;
Daripada nongkrong doank di harddisk saya, mending saya publish aja, itung-itung bagi-bagi informasi.
Informasi asli (english minded) beserta gambar-gambarnya di&#8221;attach&#8221; (dilampirkan) dalam bentuk image file. Klik gambar untuk melihat gambar aslinya.  ===========================================================
Dulu, ketika banyak rumor kalau pendaratan di Bulan oleh [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=awansx.wordpress.com&blog=4451170&post=44&subd=awansx&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><a href="http://img479.imageshack.us/img479/3450/nasasj0.jpg" title="The Lying of NASA" target="_blank"><img src="http://img479.imageshack.us/img479/3450/nasasj0.jpg" alt="Kebohongan NASA" align="left" height="174" width="119" /></a>Berita ini saya dapatkan 4 tahun yang lalu melalui perputaran email di ex-corporate tempat saya bekerja (dulu)&#8230;</p>
<p>Daripada nongkrong doank di harddisk saya, mending saya publish aja, itung-itung bagi-bagi informasi.<br />
Informasi asli (english minded) beserta gambar-gambarnya di&#8221;attach&#8221; (dilampirkan) dalam bentuk image file. Klik gambar untuk melihat gambar aslinya.  ===========================================================</p>
<p>Dulu, ketika banyak rumor kalau pendaratan di Bulan oleh NeilArmstrong itu tidak pernah ada, saya belum begitu yakin.<br />
Begitu juga ketika seorang kawan bilang kalau Apollo XI didaratkan&#8217;diTimur Tengah, makanya si Neil sayup2 dengar suara adzan pas mendarat disana, saya juga nggak percaya.<br />
Ketika saya nonton Aerospace Museum di Washington DC &#8212; saya malah tambah yakin kalau pendaratan di Bulan benar2 nyata.<br />
Soalnya disitu digambarkan (foto-fotonya lengkap) pendaratan dilakukan sampai 4x! (antara 1969-1973).<br />
Tadi malam, kepercayaan saya berubah total. Di acara TV FOX-5 semalam ditunjukkan fakta-fakta bagaimana &#8220;tipuan&#8221; supercanggih itu banyak sekali kelemahan dan kengawurannya.</p>
<p>Misalnya:<span id="more-44"></span><br />
- Dari gerakan para astronauts dan kendaraan yang dipakai di Bulan,samasekali tidak terlihat mereka berada di ruang hampa anti gravitasi (terlihat jelas setelah gerakannya dipercepat 2x dan 4x)<br />
- Bendera Amerika yang berada di Bulan dalam foto terlihat berkibar- kibar (padahal di Bulan tidak ada atmosfer, kok bisa ada angin ?)<br />
- Ada pakar Fisika yang mengatakan, sampai sekarang (denganteknologi yang ada sekarang-pun!) dia tidak yakin manusia akan bisa bebas dari pengaruh radiasi di angkasa luar yang hampa udara itu. Material yang ada sekarang &#8216;belum&#8217; menjamin bisa melindungi tubuh dari hal itu didukung kesaksian mantan awak SKYLAB Russia yg memberi alasan kenapa Russia tidak pernah mengirim awak ke angkasa luar di luar atmosfer).- Foto-foto NASA diuji oleh pakar fotografi ternyata merupakan foto palsu (banyak bukti2 yg dibuat2)<br />
- Bayangan foto astronaut/Apollo XI terlihat di banyak titik (spot) yang berarti memakai pencahayaan&#8221; dari banyak sumber/angle, sementara sumber cahaya di Bulan seharusnya hanya dari arah Matahari (SUN).<br />
- Yang lebih mengejutkan, ternyata banyak astronauts yang dikorbankan (dibunuh) karena tahu terlalu banyak dan banyak omong (vocal). Detektif yang menyelidiki ini juga mati secara misterius dalam kecelakaan mobil, sementara bukti2 yang dikumpulkannya dalam koper hilang misterius sampai saat ini.</p>
<p>Simplenya begini:<br />
Apa anda yakin dengan teknologi komputer &#8212; pakai program apa ya?&#8211; dan telekomunikasi saat itu (tahun 1969), sudah bisa begitu hebat mengontrol pendaratan langsung (live!) dari Bumi. Sementara ketika Apollo I yang gagal meluncur dan membunuh seluruh astronauts-nya, pernah gagal tests karena komunikasi ruang kontrol dan para astronauts tidak &#8220;tersambung&#8221;.</p>
<p>Sang astronaut vokal yang akhirnya &#8216;dibunuh&#8217; itu bilang begini: bagaimana mau komunikasi ke Bulan, komunikasi antar-building (antar- ruang saja) kalian nggak bisa membuatnya dengan baik Tragis bukan!<br />
Aneh, jubir NASA masih juga tega-teganya ngotot kalau alasan2 yg dikemukakan orang2 di atas tak masuk akal.</p>
<p>Argumen mereka, kalau memang itu penipuan &#8212; masa sih seluruh orang/karyawan NASA dan mereka yang terlibat proyek ini (yang jumlahnya ratusan ribu) kok bisa-bisanya dibodohin semua? Apa itu masuk akal?<br />
Para pengritik NASA (beberapa orang yg dulu mengritik sempat juga &#8216;di-Kopassus&#8217;-kan) menantang: kalau memang betul pernah ke Bulan, coba dibuat teleskop super-teliti untuk melihat bahwa bekas2 pendaratan (mobil astronauts dan bendera Amerika yang ditinggal di Bulan)?<br />
Sampai saat ini memang tidak akan dibuat proyek teleskop itu. Maklumlah, kata sang pengritik, sangat mudah membuat film super-canggih (baca: penipuan besar-besaran) kalau dananya US$ 40 Billions! Sementara,jawabannya barangkali masih harus kita tunggu dengan sabar sampai 2 (tahun) ke depan. Kabarnya para scientists Jepang sudah meluncurkan wahana angkasa luar untuk memotret permukaan bulan secara detail. Apakah memang akan ditemukan &#8220;rongsokan&#8221; 2 bekas pendaratan Neil Armstrong, dkk serta bendera Amerika, The Stars spangled banner,yang berkibar2 dengan gagah itu? Kita tunggu saja hasil pelacakan para scientists Jepang itu.<br />
Ternyata, hanya the Japan/Japanese that can say &#8220;NO&#8221;!, terhadap penipuan terbesar sepanjang sejarah kehidupan manusia.</p>
<p>Sumber: E-mail</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/awansx.wordpress.com/44/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/awansx.wordpress.com/44/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/awansx.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/awansx.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/awansx.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/awansx.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/awansx.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/awansx.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/awansx.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/awansx.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/awansx.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/awansx.wordpress.com/44/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=awansx.wordpress.com&blog=4451170&post=44&subd=awansx&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://awansx.wordpress.com/2007/02/21/kebohongan-nasa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>58</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b36ffe42a4e10241db2bfdb385591653?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">awansx</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://img479.imageshack.us/img479/3450/nasasj0.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Kebohongan NASA</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Gerakan Komando Jihad</title>
		<link>http://awansx.wordpress.com/2007/02/08/gerakan-komando-jihad/</link>
		<comments>http://awansx.wordpress.com/2007/02/08/gerakan-komando-jihad/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Feb 2007 03:24:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Heri Setiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cabang Ilmu]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alikhwan.wordpress.com/2007/02/08/gerakan-komando-jihad/</guid>
		<description><![CDATA[Latar Belakang Gerakan Komando Jihad
Oleh Umar Abduh
Sekjen CeDSoS (Center for Democtaric and Social Justice Studies), Jakarta.
Pengantar Redaksi
Tulisan berjudul Latar Belakang Gerakan Komando Jihad ini, berasal dari makalah yang disampaikan Umar Abduh pada forum “Diskusi Ahli: Penelitian Komando Jihad” yang diselenggaran oleh Tim Riset Pusham UII (Universitas Islam Indonesia, Jogjakarta) dan Elsham (Jakarta), yang berlangsung pada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=awansx.wordpress.com&blog=4451170&post=40&subd=awansx&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><font size="3"><strong>Latar Belakang Gerakan Komando Jihad</strong></font></p>
<p><em>Oleh Umar Abduh<br />
Sekjen CeDSoS (Center for Democtaric and Social Justice Studies), Jakarta.</em><br />
<strong>Pengantar Redaksi</strong><br />
Tulisan berjudul Latar Belakang Gerakan Komando Jihad ini, berasal dari makalah yang disampaikan Umar Abduh pada forum <strong>“Diskusi Ahli: Penelitian Komando Jihad”</strong> yang diselenggaran oleh Tim Riset Pusham UII (Universitas Islam Indonesia, Jogjakarta) dan Elsham (Jakarta), yang berlangsung pada tanggal 14 Februari 2006 di Hotel Jogja Plaza, Jogjakarta. Makalah tersebut dilengkapi dengan lampiran yang jumlah keseluruhannya mencapai 30 halaman lebih. Namun untuk keperluan publikasi di swaramuslim, lampiran tersebut tidak disertakan.</p>
<p>Berbicara tentang Komando Jihad, tidak bisa lepas dari gerakan NII (DI/TII) pimpinan SM Kartosoewirjo (SMK). Karena, seluruh tokoh penting yang terlibat di dalam gerakan Komando Jihad ini, adalah petinggi NII (DI/TII) pimpinan SMK yang dieksekusi pada September 1962 di sebuah pulau di Teluk Jakarta.<span id="more-40"></span></p>
<p>Boleh dibilang, gerakan Komando Jihad merupakan salah satu bentuk petualangan politik para pengikut SMK pasca dieksekusinya sang imam. Sebelumnya, pada Agustus 1962, seluruh warga NII (DI/TII) yang jumlahnya mencapai ribuan orang, mendapat amnesti dari pemerintah. Termasuk, 32 petinggi NII (DI/TII) dari sayap militer, belum termasuk Haji Isma’il Pranoto (Hispran) dan anak buahnya, yang baru turun gunung (menyerah kalah kepada pasukan Ali Moertopo) pada 1974.</p>
<p>Dari 32 petinggi NII (DI/TII) yang telah menyerah<sup>[1]</sup> kepada pihak Soekarno tanggal 1 Agustus 1962 itu, sebagian besar menyatakan ikrar bersama, yang isinya:</p>
<blockquote><p><em>“Demi Allah, akan setia kepada Pemerintah RI dan tunduk kepada UUD RI 1945. Setia kepada Manifesto Politik RI, Usdek, Djarek yang telah menjadi garis besar haluan politik Negara RI. Sanggup menyerahkan tenaga dan pikiran kami guna membantu Pemerintah RI cq alat-alat Negara RI. Selalu berusaha menjadi warga Negara RI yang taat baik dan berguna dengan dijiwai Pantja Sila.”<sup> [2] </sup></em></p></blockquote>
<p>Sebagian kecil di antara mereka tidak mau bersumpah setia, yaitu Djadja Sudjadi, Kadar Shalihat, Abdullah Munir, Kamaluzzaman, dan Sabur. Dengan adanya ikrar tersebut, maka kesetiaan mereka kepada sang Imam telah bergeser, sekaligus mengindikasikan bahwa sebagai sebuah gerakan berbasis ideologi Islam, NII (DI/TII) sudah gagal total. Dan sisa-sisa gerakan NII pada saat itu (1962) dapat dikata sudah hancur lebur basis keberadaannya. Setelah tiga tahun vakum, ada di antara mereka yang berusaha bangkit melanjutkan perjuangan, namun dengan meninggalkan karakter militeristik dan mengabaikan struktur organisasi kenegaraan NII. Mereka inilah yang meski sudah menerima amnesti namun tidak mau bersumpah-setia sebagaimana dilakukan oleh sebagian besar mantan petinggi NII lainnya.</p>
<p>Gerakan tersebut menamakan diri sebagai gerakan <strong>NII Fillah</strong> (bersifat Non Struktural). Kepemimpinan gerakan dijalankan secara kolektif oleh <strong>Kadar Shalihat</strong> dan <strong>Djadja Sudjadi</strong>. Munculnya kelompok Fillah atau NII non struktural ini, ditanggapi serius oleh pihak militer NKRI. Yaitu, dengan menciptakan “keseimbangan”, dengan cara melakukan penggalangan kepada para mantan “mujahid” NII yang pernah diberi amnesti dan telah bersumpah setia pada Agustus 1962 lalu. Melalui jalur dan kebijakan Intelejen, pihak militer memberikan santunan ekonomi sebagai bentuk <em>welfare approach</em> (pendekatan kesejahteraan) kepada seluruh mantan “mujahid” petinggi NII yang menyerah dan memilih menjadi desertir sayap militer NII.</p>
<h4>Nama-nama Tokoh Penting di Belakang Gerakan Komando Jihad</h4>
<p>Nama <strong>Danu Mohammad Hasan</strong><sup>[3]</sup> yang pertama kali dipilih Ali Murtopo untuk didekati dan akhirnya berhasil dibina menjadi ‘orang’ BAKIN, pada sekitar tahun 1966-1967. Pendekatan intelejen itu sendiri secara resmi dimulai pada awal 1965, dengan menugaskan seorang perwira OPSUS bernama Aloysius Sugiyanto.<sup>[4]</sup> Tokoh selanjutnya yang menyusul dibidik Ali Murtopo adalah Ateng Djaelani Setiawan.</p>
<p>Tokoh lain yang diincar Ali Murtopo dalam waktu bersamaan yang didekati Aloysius Sugiyanto adalah <strong>Daud Beureueh</strong> mantan Gubernur Militer Daerah Istimewa ACEH tahun 1947 yang memproklamirkan diri sebagai Presiden NBA (Negara Bagian Aceh) pada 20 September 1953, dan menyerah, kembali ke NKRI Desember tahun 1962.</p>
<p>Selanjutnya pendekatan terhadap para mantan petinggi sayap militer DI-TII yang lain yang berpusat di Jawa Barat dilakukan oleh Ibrahim Aji, Pangdam Siliwangi saat itu.<sup>[5]</sup> Mereka yang dianggap sebagai “petinggi NII” oleh Ibrahim Aji itu di antaranya: <strong>Adah Djaelani</strong> dan <strong>Aceng Kurnia</strong>. Kedua mantan petinggi sayap militer DI ini pada saat itu setidaknya membawahi 24-26 nama (bukan ulama NII). Sedangkan mereka yang dianggap sebagai mantan petinggi sayap sipil DI yang selanjutnya menyatakan diri sebagai NII Fillah –antara lain adalah Kadar Shalihat, Djadja Sudjadi dan Abdullah Munir dan Kamaluzzaman– membawahi puluhan <strong>ulama NII</strong>.</p>
<h4>Pengaruh dan Akibat Kebijakan Intelejen Ali Murtopo – ORDE BARU.</h4>
<p>Baik menurut kubu para mantan petinggi sayap militer maupun sayap sipil NII, politik pendekatan pemerintah orde baru melalui Ibrahim Aji yang menjabat Pangdam Siliwangi tersebut, sangat diterima dengan baik, kecuali oleh beberapa pribadi yang konon menolak uluran pemerintah tersebut, yaitu Djadja Sudjadi<sup>[6]</sup> dan Abdullah Munir. Para mantan tokoh sayap militer dan sayap sipil DI selanjutnya menjadi makmur secara ekonomi. Hampir masing-masing individu mantan tokoh DI tersebut diberi modal cukup oleh Pitut Suharto berupa perusahaan CV (menjadi kontraktor) dilibatkan dalam proyek Inpres, SPBU atau agen Minyak Tanah.</p>
<p>Kebijakan OPSUS dan Intelejen selanjutnya menggelar konspirasi dengan meminta para mantan laskar NII tersebut mengkonsolidasikan kekuatan melalui <em>reorganisasi</em> NII ke seluruh Jawa dan Sumatra. Pada saat itu Ali Murtopo masih menjabat Aspri Presiden selanjutnya menjadi Deputi Operasi Ka BAKIN dan merangkap Komandan OPSUS ketika mendekati detik-detik digelarnya <em>‘opera’</em> konspirasi dan rekayasa operasi intelejen dengan sandi Komando Jihad di Jawa Timur. Dalam waktu yang bersamaan Soeharto menyiapkan <em>Renstra (Rencana Strategis) Hankam</em> (1974-1978) sebagaimana dilakukan ABRI secara sangat terorganisir dan sistematis melalui penyiapan 420 kompi satuan operasional, 245 Kodim sebagai aparat teritorial dan 1300 Koramil sebagai ujung tombak intelejen dalam gelar operasi keamanan dalam negeri yang diberi sandi Opstib dan Opsus.</p>
<p>Yang tidak boleh dilupakan, pada saat yang bersamaan di tahun 1971-1973 tersebut Ali Murtopo juga melindungi sekaligus menggarap <strong>Nurhasan al-Ubaidah</strong> Imam kelompok <strong>Islam Jama’ah</strong> yang secara kelembagaan telah dinyatakan sesat dan terlarang oleh Kejaksaan Agung tahun 1971, namun pada waktu yang sama <em>justru dipelihara serta diberi kesempatan seluas-luasnya melanjutkan kiprahnya menyesatkan ummat Islam</em> melalui lembaga baru <strong>LEMKARI</strong> (Lembaga Karyawan Islam) di bawah naungan bendera Golkar dan berganti nama menjadi <strong>LDII</strong> (Lembaga Dakwah Islam Indonesia) yang berlanjut hingga sekarang.</p>
<p>Dari sinilah pendekatan itu berkembang menjadi makin serius dan signifikan, ketika Ali Murtopo mengajukan ide tentang pembentukan dan pembangunan kembali kekuatan NII, guna menghadapi bahaya laten komunis dari utara maupun dalam rangka mengambil alih kekuasaan. Ide Ali Murtopo ini selanjutnya diolah Danu Mohammad Hasan dan dipandu Pitut Suharto, disambut Dodo Muhammad Darda, Tahmid Rahmat Basuki (anak SMK) dan H.Isma’il Pranoto (Hispran).</p>
<p>Keberadaan dan latar belakang Pitut Suharto yang memiliki kedekatan hubungan pribadi dengan <strong>Andi Sele</strong> di Makassar, juga dengan <strong>H. Rasyidi</strong> <sup>[7]</sup> di Gresik Jawa Timur, pada tahun 1968 akhirnya ditugaskan Ali Murtopo untuk mengolah hubungan dan keberadaan para mantan petinggi NII yang sudah dirintisnya sejak 1965 tersebut dengan kepentingan membelah mereka menjadi 2 faksi.<br />
Faksi <strong>pertama</strong> diformat menjadi moderat untuk memperkuat Golkar, dan faksi <strong>kedua</strong> diformat bagi kebangkitan kembali organisasi Neo NII.</p>
<p>Keterlibatan Pitut Suharto yang akhirnya dinaikkan pangkatnya menjadi menjabat sebagai Dir Opsus di bawah Deputi III BAKIN terus berlanjut, Pitut tidak saja bertugas untuk memantau aktifitas para mantan tokoh DI tersebut, tetapi Pitut sudah terlibat aktif menyusun berbagai rencana dan program bagi kebangkitan NII, baik secara organisasi maupun secara politik termasuk aksi gerakannya.</p>
<p>Ketika terjadi program-program pemberangkatan atau pengiriman pemuda (aktifis kader) Indonesia ke Timur Tengah –seperti Libya dan Saudi Arabia yang ujung-ujungnya terkait dengan konflik Moro (MNLF) dan kelompok perlawanan Aceh– Pitut Suharto-lah yang ditunjuk Ali Murtopo untuk mengantisipasi (memantau, mengurus dan menyelesaikan) masalah tersebut, sekalipun keberangkatan para kader aktifis Indonesia ke Libya tersebut terbukti hanya sebatas melakukan pelatihan militer semata.</p>
<p>Tetapi antisipasi yang dilakukan pihak pemerintah Indonesia pada saat itu terlampau maju dan cepat, sekitar tahun 1975 keberadaan kedutaan Libya di Jakarta dipaksa tutup. Tetapi skenario Opsus terhadap kebangkitan organisasi NII terus digelindingkan. Bahkan Pitut (pihak intelejen/orde baru) justru menggunakan isu politik Libya di mata Barat dan <strong>bangkitnya NII</strong> tersebut dijadikan sebagai isu sentral terkait dengan bahaya laten kekuatan <strong>ekstrem kanan</strong> di Indonesia.</p>
<h4>Kebijakan Abbuse of Power Intelejen Ali Murtopo</h4>
<p>Bersamaan dengan kebijakan itu (memanfaatkan situasi politik terhadap Libya tersebut) strategi Opsus yang dilancarkan melalui Pitut Suharto berhasil meyakinkan para Neo NII tersebut untuk sesegera mungkin menyusun gerakan jihad yang terkonsentrasi di Jawa dan Sumatra untuk melawan dan merebut kekuasaan Soeharto. Semakin cepat hal tersebut dilaksanakan semakin berprospek mendapat bantuan persenjataan dari Libya, yang sudah diatur Ali Murtopo.</p>
<p>Berkat panduan Letnan Kolonel TNI AD Pitut Suharto<sup>[8]</sup> kegiatan musyawarah dalam rangka reorganisasi NII yang meliputi Jawa-Sumatra tersebut berlangsung beberapa hari, hal itu justru dilaksanakan di markas BAKIN jalan Senopati, Jakarta Selatan. Di sinilah situasi dan kondisi (hasil rekayasa BAKIN-Ali Murtopo dan Pitut Suharto melalui kubu Neo NII Sabilillah di bawah Daud Beureueh, Danu Mohammad Hasan, Adah Djaelani, Hispran dkk) berhasil didesakkan kepada kubu Fillah yang dipimpin secara kolektif oleh Djaja Sudajadi, Kadar Shalihat dan Abdullah Munir dkk untuk memilih kepemimpinan. Hasil musyawarah kedua kubu (Fillah dan Sabilillah ini) yang dilakukan pada tahun 1976 ini menetapkan, kepemimpinan NII diserahkan kepada Tengku Daud Beureueh sekaligus membentuk struktur organisasi pemerintahan Neo NII yang terdiri dari Kementrian dan Komando kewilayahan (dari Komandemen Wilayah hingga Komandemen Distrik dan Kecamatan) namun tanpa dilengkapi dengan Majelis Syura maupun Dewan Syura.</p>
<p>Provokasi dan jebakan OPSUS terhadap para mantan tokoh DI berhasil, Struktur organisasi NII kepemimpinan Daud Beureueh berdiri dan berlangsung di bawah kendali Ali Murtopo yang saat itu menjabat sebagai Deputi Operasi Ka BAKIN melalui Kolonel Pitut Suharto.</p>
<p>Gerakan dakwah agitasi dan provokasi neo NII Sabilillah sponsor Pitut dan Ali Murtopo mulai berkembang ke seantero pulau Jawa. Muatan dakwah, agitasi dan provokasi para tokoh Neo NII bentukan Ali Murtopo-Pitut Suharto hanya berkisar seputar pentingnya struktur organisasi NII secara riil. Karenanya kegiatan seluruh anggota kabinet Neo NII adalah melakukan rekrutmen melalui pembai’atan secepatnya untuk mengisi posisi pada struktur wilayah (Gubernur sekaligus sebagai Pangdam = Komandemen Wilayah) dan posisi pada struktur Distrik (Bupati sekaligus sebagai Kodim = Komandemen Distrik) seraya menebar janji akan segera memperoleh <em>supply</em> persenjataan dari Libya sebanyak <strong>satu kapal</strong><sup>[9]</sup> yang akan mendarat di pantai selatan Pulau Jawa.</p>
<p>Sasaran rekrutmen (pembai’atan) dilakukan hanya sebatas mengisi posisi pada komandemen distrik struktur Neo NII, maka sasaran rekrutmen dipilih secara tidak selektif di antaranya adalah para tokoh pemuda Islam dan ulama atau kiai yang nota bene sangat awam politik maupun organisasi.</p>
<p>Tugas rekrutmen untuk Jawa Tengah dan Jawa Timur dilakukan oleh H. Isma’il Pranoto dan H. Husein Ahmad Salikun. Di Jawa Timur aktifitas rekrutmen bagi kebangkitan Neo NII yang dilakukan oleh H. Isma’il Pranoto tersebut sama sekali tidak terlihat ada tindak lanjut apapun, baik yang berbentuk pelatihan manajemen dakwah dan organisasi maupun yang bersifat fisik baris berbaris, menggunakan senjata atau merakit bom. Tetapi hanya terhitung selang sebulan atau dua bulan kemudian, aparat keamanan dari Laksus tingkat Kodam, Korem dan Kodim menggulung dan menyiksa mereka tanpa ampun.</p>
<p>Jumlah korban penangkapan oleh pihak Laksusda Jatim yang digelar pada tanggal 6-7 Januari 1977 terhadap para rekrutan baru H. Isma’il Pranoto mencapai sekitar 41 orang, 24 orang di antaranya diproses hingga sampai ke pengadilan. H. Ismail Pranoto divonis Seumur Hidup, sementara para rekrutan Hispran yang juga disebut sebagai para pejabat daerah struktur Neo NII tersebut, baru diajukan ke persidangan pada tahun 1982, setelah “disimpan” dalam tahanan militer selama 5 tahun, dengan vonis hukuman yang bervariasi. Ada yang divonis 16 tahun, 15 tahun, 14 tahun hingga paling ringan 6 tahun penjara. H. Ismail Pranoto disidangkan perkaranya di Pengadilan Negeri Surabaya tahun 1978 dengan memberlakukan UU Subversif PNPS No 11 TH 1963 atas tekanan Pangdam VIII Brawijaya saat itu, Mayjen TNI-AD Witarmin[10]. Sejak itulah UU Subversif ini digunakan sebagai senjata utama untuk menangani semua kasus yang bernuansa maker dari kalangan Islam.</p>
<p>Nama Komando Jihad sendiri menurut H. Isma’il Pranoto merupakan tuduhan dan hasil pemberkasan pihak OPSUS, baik pusat maupun daerah (atas ide Ali Murtopo dan Pitut Suharto). Sementara penyebutan yang berlaku dalam tahanan militer Kodam VIII Brawijaya – ASTUNTERMIL di KOBLEN Surabaya, mereka dijuluki sebagai jaringan <strong>Kasus Teror Warman</strong> (KTW). Sementara keberadaan Pitut Suharto sendiri sejak tanggal 6 Januari 1977 – saat dimulainya penangkapan terhadap H. Isma’il Pranoto dan orang-orang yang direkrutnya sebagai kelompok Komando Jihad– Pitut justru menyelamatkan diri ke Jerman Barat, dan baru kembali ke Indonesia setelah 6 atau 7 tahun kemudian.</p>
<p>Di Jawa Tengah sendiri aksi penangkapan terhadap anggota Neo NII rekrutan H. Isma’il Pranoto dan H. Husen Ahmad Salikun oleh OPSUS, seperti Abdullah Sungkar maupun Abu Bakar Ba’asyir dan kawan-kawan berjumlah cukup banyak, sekitar 50 orang, akan tetapi yang diproses hingga sampai ke pengadilan hanya sekitar 29 orang. Penangkapan terhadap anggota Neo NII wilayah Jawa Tengah rekrutan H. Isma’il Pranoto dan H. Husen Ahmad Salikun berlangsung tahun 1978-1979.</p>
<p>Di Sumatera, aksi penangkapan secara besar-besaran berdasarkan isu <strong>Komando Jihad</strong> ini terjadi sepanjang tahun 1976 hingga tahun 1980, dan berhasil menjaring ribuan orang.</p>
<p>Sementara penangkapan terhadap para elite Neo NII –yang musyawarah pembentukan strukturnya dilakukan di markas BAKIN (jalan Senopati, Jakarta Selatan)– seperti Adah Djaelani Tirtapradja, Danu Mohammad Hasan, Aceng Kurnia, Tahmid Rahmat Basuki Kartosoewirjo, Dodo Muhammad Darda Toha Mahfudzh, Opa Musthapa, Ules Suja’i, Saiful Iman, Djarul Alam, Seno alias Basyar, Helmi Aminuddin Danu<sup>[11]</sup>, Hidayat, Gustam Effendi (alias Ony), Abdul Rasyid dan yang lain dengan jumlah sekitar 200 orang, mereka ditangkap Laksus sejak akhir 1980 hingga pertengahan 1981. Namun dari sekitar 200 orang anggota Neo NII yang ditangkap OPSUS tersebut, hanya sekitar 30 elitenya saja yang dilanjutkan ke persidangan, selebihnya dibebaskan bersyarat oleh OPSUS termasuk beberapa nama yang menjadi tokoh komando KW-9 <em>[12]</em>, kecuali satu nama tokoh, yaitu Menlu kabinet Neo NII yang bernama Helmi Aminuddin bin Danu.</p>
<p>Akan tetapi isu dan dalih keterkaitan dengan <em>bahaya kebangkitan NII, Komando Jihad dan Teror warman</em> berdasarkan hasil pengembangan penyidikan pihak keamanan terhadap mereka yang pernah ditangkap maupun yang diproses ke pengadilan, oleh pihak OPSUS digunakan terus untuk melakukan penangkapan-penangkapan secara continue dan konsisten.</p>
<p>Sekitar medio 1980 OPSUS Jawa Timur melakukan penangkapan terhadap 5 tokoh pelanjut Komandemen Wilayah Jawa Timur, <strong>Idris Darmin Prawiranegara</strong>. Kemudian dilanjutkan dengan penangkapan berikutnya pada medio 1982, terhadap orang-orang baru yang direkrut Idris Darmin di wilayah jawa timur dengan jumlah sekitar 26 orang.</p>
<h4>Kesimpulan</h4>
<p>Secara substansi, makna kebangkitan Neo NII yang lahir berkat dibidani dan buah karya operasi intelejen OPSUS tersebut, dengan demikian hal tersebut <strong>sangat tidak layak</strong> untuk dinilai dan atau diatasnamakan sebagai <em>wujud perjuangan politik berbasis ideologi Islam</em> (apalagi sampai dikategorikan sebagai jihad suci fie sabilillah).</p>
<p>Hakekat substansi dan orientasi kiprah gerakan reorganisasi yang dilakukan para mantan tokoh sayap militer NII tersebut adalah lebih didorong oleh dan dalam rangka memperoleh serta <strong>memperturutkan syahwat duniawi</strong> (materi dan kedudukan politis) kemudian bertemu-bekerjasama (bersimbiosis mutualistis) dengan para tokoh intelejen jahiliyah yang terkenal kebusukannya dan terkenal pula kerakusannya terhadap dunia (syahwat duniawi). Dengan demikian timbangan yang adil dan benar terhadap kasus Komando Jihad, Kebangkitan Neo NII maupun Fundamentalisme Jihad para mantan tokoh sayap militer DI tersebut merupakan wujud <strong>perjuangan</strong> atau <strong>pengorbanan</strong> yang <strong>bathil</strong>.</p>
<p>Hakekat orientasi dan substansi motivasi para pihak atau pribadi yang dilakukan karena semangat dan ketulusan untuk memperjuangkan Islam, yang tidak didorong dalam rangka memperoleh dan memperturutkan syahwat duniawi sebagaimana halnya sikap dan tindakan para mantan tokoh <strong>sayap sipil DI</strong> tersebut, hal itu menjadikan posisi mereka sebagai korban sekaligus menjadi bukti kebodohan mereka sendiri dalam bergama dan berpolitik akibat kebohongan, kebodohan dan kebathilan para mantan tokoh sayap militer DI sendiri dalam berpolitik dan beragama.</p>
<p>Seluruh bentuk kerugian atau efek samping apa saja yang muncul dan terkait akibat kebodohan dan pembodohan yang dilakukan atau menimpa masyarakat Neo NII dan Komando Jihad, terjadi akibat mengikuti efek domino dari provokasi dan agitasi para mantan tokoh sayap militer DI, yang secara sadar dan sepakat untuk dijebak dan diprovokasi oleh kebijakan intelejen OPSUS (orde baru). Oleh karenanya segala kerugian tersebut merupakan tanggungjawab mereka bersama (para korban Neo NII dan para subyek Neo NII maupun para aparat OPSUS) sekalipun bentuk dan wujud tanggungjawab masing-masing mereka berbeda-beda. Mengingat motivasi dan orientasi tanggungjawab ketiga pihak tersebut juga berbeda-beda, dalam pengertian:</p>
<ul>
<li>Eksistensi pihak ke III, adalah orang-orang yang bersedia direkrut dan memposisikan dirinya sebagai para pihak yang secara sadar telah terdorong dan termotivasi untuk berjihad secara ikhlas dan ihsan di jalan Islam namun terperosok dan terlanjur masuk ke dalam struktur gerakan Neo NII. Mereka harus bertanggungjawab atas dirinya sendiri untuk menyadari, menghentikan kesalahannya sendiri, selanjutnya bertanggung jawab untuk menentang kegiatan bodoh dan kekeliruan fundamental yang dilakukan pihak ke II &#8211; Neo NII. Selanjutnya posisi keberadaan mereka telah patut untuk disebut sebagai korban tak sadar dari <em>abuse of Power</em>, system dan kebijakan politik maupun intelejen Orde Baru. Namun secara <em>Aqidah, ideology, syari’ah dan etika Islam</em> mereka tidak diperkenankan melakukan penuntutan dalam bentuk apapun, baik terhadap pihak ke II maupun pihak ke I.</li>
<li>Pihak ke II adalah para pihak yang secara sengaja dan sadar menjalin hubungan dengan pihak ke I, yang dikenal dan dipahami sebagai pejabat intelejen militer sekaligus sebagai pejabat pemerintah dan Negara yang jahat, culas, bengis dan kejam. Selain itu secara hukum, perundangan dan ideologi antara pihak ke II dan pihak ke I adalah berhadap-hadapan, bahkan cenderung membenci, memusuhi dan menentang secara lahir bathin terhadap keberadaan perjuangan politik dan agama Islam. Dengan demikian bentuk dan wujud tanggungjawab yang harus dipikul dan dilakukan oleh pihak ke II menurut hukum, undang-undang dan etika Islam adalah melakukan tobat dan memohon maaf kepada Allah, juga kepada pihak ke III dan ummat Islam. Selanjutnya mereka wajib menghentikan dan meninggalkan peran buruknya sebagai mitra persekongkolan dalam tindak kejahatan politik dan kebijakan intelejen Orde Baru, sekalipun untuk itu mereka tidak mendapatkan bayaran sebagaimana halnya dahulu saat pertama kali menerima kesepakatan kerja dengan iblis dan atau setan intelejen tersebut.</li>
<li>Pihak ke I terdiri dari para pihak yang berada dalam posisi sebagai aparat territorial, sejak dari tingkat Kodim, Korem hingga Kodam yang pada masa itu disebut sebagai aparat Laksusda (DenSatgas Intel atau Intel Balak = Intelejen Badan Pelaksana) yang bertugas melakukan penangkapan, penyiksaan hingga pemberkasan terhadap jaringan gerakan Islam (Neo NII, Komando Jihad, Teror Warman, Teror Imran* dan Usrah) yang menjadi target obyek operasi intelejen. Pihak berikutnya adalah para pemrakarsa, pembuat scenario dan sutradara dari operasi intelejen yang dirancang oleh sayap intelejen yang berkuasa penuh di bawah struktur Kopkamtib.Pihak ke I bisa juga disebut sebagai kekuatan bayangan dari struktur kekuasaan yang ada saat itu namun diformat memiliki kewenangan penuh untuk merancang program, mekanisme dan pengelolaan (mengendalikan) terhadap perjalanan system politik, ekonomi dan pemerintahan yang berlaku. Pihak ke I sangat dimungkinkan untuk melakukan kerjasama dan menerima order, baik dari penguasa domestic maupun asing, mengingat hukum Politik, kepentingan kekuasaan dan intelejen selalu mengglobal, sesuai peta dan kubu ideology yang eksis di dunia atau berlaku universal. Oleh karena itu pihak ke I diberi kewenangan luar bisa, baik dalam menyusun grand scenario hingga tingkat pelaksanaan (juklak) yang dilakukan secara rahasia dan rapi, selanjutnya dikordinasikan penerapan aturan mainnya dengan lemhannas dan departemen-departemen maupun kementrian. Dengan demikian tugas, peran dan keberadaan pihak ke I menurut garis besar haluan negara merupakan hal yang legal dan wajar, sekalipun untuk kepentingan itu harus mengorbankan apa saja (abuse of power: terhadap demokrasi dan HAM) atau membuat sandiwara dan rekayasa apa saja. Itulah hukum yang berlaku dalam dunia politik, kepentingan kekuasaan dan intelejen.Selanjutnya pihak ke I adalah para pihak yang menjadi inisiator membangkitkan neo NII, memberikan stigma kepada ummat Islam, menciptakan beban psikologis kepada ummat Islam Indonesia yang hingga kini diposisikan sebagai produsen gerakan radikal bahkan pelaku teror. Sebagai aparat negara seharusnya mereka menggali potensi rakyat dan memberdayakan potensi tersebut ke tempat semestinya, bukan justru dijadikan instrumen politik untuk menggapai kekuasaan dan atau mempertahankan kekuasaan.
<p>Secara aqidah, syari’ah dan etik Islam, peran dan keberadaan Pihak ke I telah sesuai dengan standar dari sifat dan wujud system kekuasaan dictatorial, dzhalim dan kuffar. Karenanya segala bentuk kejahatan, tindak kekerasan dan pelanggaran terhadap HAM yang dilakukan Pihak ke I terhadap pihak II dan pihak ke III hanya dipandang salah dan dapat dituntut atau dikenakan sanksi hukum berdasarkan hukum dan undang-undang internasional yang berwujud Declarations Of Human Right.</p>
<p>Atas kesalahan dan keterlibatan Militer dan intelejen secara serius dan mendetil dalam dunia politik praktis, maka Pihak ke I harus bertobat kepada Allah Tuhan semua manusia, seraya memohon maaf kepada ummat Islam yang telah diperdaya dan didzhaliminya, bahkan Pihak ke I harus memohon maaf kepada seluruh rakyat Indonesia, karena telah memasyarakatkan budaya konflik horizontal yang keberlangsungannya terus terjadi hingga sekarang.</li>
</ul>
<h4>* Keterangan Tambahan Mengenai Teror Imran</h4>
<p>Munculnya kasus Jama’ah Imran pada pertengahan tahun 1980 berlangsung melalui proses yang berdiri sendiri. Dalam artian, tidak ada keterkaitan dan tidak ada hubungan –baik secara ideologi, fiqh maupun sikap dan warna politik– dengan eksistensi gerakan Neo NII atau Komando Jihad dan Teror Warman.</p>
<p>Memang sempat terjadi “interaksi” antara anggota Jama’ah Imran dengan beberapa elite KW-9 (Komandemen Wilayah 9) dalam struktur Neo NII atau Komando Jihad hasil ciptaan Ali Murtopo dan Pitut Suharto tersebut.</p>
<p>Bentuk “interaksi” yang terjadi pada akhir 1980-an itu, bukanlah “interaksi” yang kooperatif tetapi justru saling kecam dan saling ancam. Hal ini terjadi, karena H.M. Subari (alm) yang merupakan elite (orang struktur) Neo NII KW-9 pernah mengatakan, “dalam satu wilayah tidak boleh ada 2 Jama’ah dan 2 Imam yang berlangsung secara bersamaan, kecuali salah satunya harus dibunuh.”</p>
<p>Hal ini perlu penulis sampaikan, untuk menepis salah kaprah –selaligus untuk mempertegas– bahwa tidak ada kaitan apapun antara Jama’ah Imran dengan Gerakan Neo NII pasca SMK.</p>
<h4>FOOTNOTE</h4>
<p><em>[1] Padahal, amanat/wasiat sang imam (SMK) adalah tidak boleh menyerah.</em></p>
<p><em>[2] Rahmat Gumilar Nataprawira, RUNISI (Rujukan Negara Islam Indonesia). Dipertegas juga oleh pernyataan lisan dari Abdullah Munir dan tertulis dari Abdul Fatah Wirananggapati (pemegang amanah KUKT dari SMK 1953).</em></p>
<p><em>[3] Mantan Panglima Divisi atau Komandan Resimen DI-TII, pada saat sidang pengadilan Militer – MAHADPER, Agustus 1962 mengaku salah dan memberi kesaksian yang isinya menyalahkan sikap dan kebijakan politik SM Kartosoewiryo. Hubungan ini kemudian memberi OPSUS bunga menguntungkan yang tidak disangka-sangka. “Saya berperan sebagai petugas pengawas Danu,” kenang Sugiyanto, “dan di bulan Maret 1966, kami menggunakannya dan anak buahnya untuk memburu anggota BPI yang sedang bersembunyi di Jakarta.” Selanjutnya sejak tahun 1971, Danu Muhammad Hasan dan Daud Beureueh sering terlihat di jalan Raden Saleh 24 Jakarta Pusat (salah satu kantor Ali Murtopo), terkadang di Jalan Senopati (Kantor BAKIN), ada kalanya di Tanah Abang III (Kantor CSIS).</em></p>
<p><em>[4] Menurut Sugiyanto hubungan ini kemudian memberi OPSUS bunga menguntungkan yang tidak disangka-sangka. “Saya berperan sebagai petugas pengawas Danu,” kenang Sugiyanto, “dan di bulan Maret 1966, kami menggunakannya dan anak buahnya untuk memburu anggota BPI yang sedang bersembunyi di Jakarta.” (lebih jelasnya lihat Kenneth Conboy, Intel: Inside Indonesia’s Inteligence Services).</em></p>
<p><em>[5] Seperti pengakuan Ules Suja’i: “Soal pak Adah yang santer diisukan menerima jatah minyak dari militer, memang dulu itu saya tahu pak Adah pernah menerima jatah minyak dan oli dari RPKAD (KOPASSUS sekarang, pen), karena setiap pasukan itu kan memiliki jatah dari Pertamina, nah oleh RPKAD jatah tersebut diberikan ke pak Adah. Itu mah lewat perjuangan. Saya sendiri dengan pak Adah memang pernah dipanggil oleh Ibrahim Aji mendapat surat supaya dibantu oleh Pertamina lalu masuk ke Pertamina pusat jawabannya kurang memuaskan, malah kalau saya sendiri sampai ke WAPERDAM sampai ketemu Khaerus Shaleh, ya Alhamdulillah berhasil.”</em></p>
<p><em>[6] Djadja Sudjadi akhirnya tewas dibunuh Ki Empon atas perintah Adah Djaelani. Ironisnya, hingga akhir hayatnya Ki Empon meninggal dalam keadaan miskin dan serba susah sedangkan Adah Djaelani hidup terpandang dan lumayan sejahtera sebagai petinggi yang lebih dihormati dari AS Panji Gumilang di lingkungan mabes NII di Ma’had Al-Zaytun, Indramayu.</em></p>
<p><em>[7] H. Rasyidi, adalah bapak kandung Abdul Salam alias Abu Toto alias Syaikh A.S. Panji Gumilang, yang kini menjadi syaikhul Ma’had Al-Zaytun yang dikenal sebagai “mabes” NII yang kental dengan nuansa misteri intelejen. Abu Toto alias Abdul Salam Panji Gumilang sendiri sejak mahasiswa menjadi kader intelejen kesayangan Pitut Suharto.</em></p>
<p><em>[8] Pitut Suharto pensiun dengan pangkat Kolonel, kini berdomisili di Surabaya.</em></p>
<p><em>[9] Janji serupa ini juga berulang pada diri Nur Hidayat, provokator kasus Lampung (Talangsari) yang terjadi Februari 1989. Nur Hidayat dkk ketika itu yakin sekali bahwa rencana makarnya pasti berhasil karena akan mendapat bantuan senjata satu kapal yang akan mendarat di Bakauheni, Lampung.</em></p>
<p><em>[10] Witarmin, menurut penuturan H Isma’il Pranoto di masa pergolakan DI-TII adalah sebagai komandan Batalyon 507 Sikatan yang sempat dilucuti oleh pasukan TII di bawah komando H. Ismail Pranoto.</em></p>
<p><em>[11] Helmi Aminuddin adalah putera Danu Mohammad Hasan, yang pada awal 1980-an membentuk komunitas Tarbiyah (Ikhwanul Muslimin versi Indonesia), yang merupakan cikal-bakal PK (Partai Keadilan). Kini PK menjadi PKS (Partai Keadilan Sejahtera).</em></p>
<p><em>[12] Pada tahun 1984, para para elite NII Komandemen Wilayah IX (yang ditangkap OPSUS pada pertengahan tahun 1980 hingga pertengahan tahun 1981, bersama dengan para pimpinan Neo NII, Adah Djaelani-Aceng Kurnia) dibebaskan bersyarat dari Rumah tahanan militer Cimanggis, tanpa melalui proses hukum (Pengadilan), mereka itu adalah: Fahrur Razi, Royanuddin, Abdur Rasyid, Muhammad Subari, Ahmad Soemargono SE, Amir, Ali Syahbana, Abdul Karim Hasan, Abidin, Nurdin Yahya dan Muhammad Rais Ahmad, Anshory dan Helmi Aminuddin bin Danu M Hasan. </em></p>
<p>Sumber : Cedsos.com</p>
<p><a href="http://www.swaramuslim.net/printerfriendly.php?id=5152_0_1_0_C" target="_blank">http://www.swaramuslim.net/printerfriendly.php?id=5152_0_1_0_C</a></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/awansx.wordpress.com/40/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/awansx.wordpress.com/40/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/awansx.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/awansx.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/awansx.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/awansx.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/awansx.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/awansx.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/awansx.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/awansx.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/awansx.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/awansx.wordpress.com/40/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=awansx.wordpress.com&blog=4451170&post=40&subd=awansx&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://awansx.wordpress.com/2007/02/08/gerakan-komando-jihad/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b36ffe42a4e10241db2bfdb385591653?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">awansx</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pemerintahan Hamas Tetap Tegak</title>
		<link>http://awansx.wordpress.com/2007/01/13/pemerintahan-hamas-tetap-tegak/</link>
		<comments>http://awansx.wordpress.com/2007/01/13/pemerintahan-hamas-tetap-tegak/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Jan 2007 16:20:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Heri Setiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan Kecil]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alikhwan.wordpress.com/2007/01/13/pemerintahan-hamas-tetap-tegak/</guid>
		<description><![CDATA[Sangat mirip dengan penderitaan Rasulullaah dan pengikutnya sewaktu mereka di-embargo oleh kaum kafirin dan musyrikin pada masa da&#8217;wah di Makkah&#8230;
Saudara-saudara kita di Palestine di-embargo oleh amerika, israel dan uni eropa, tetapi kita masih bersenang-senang dan bertenang-tenang saja dalam bermuamalah dengan mereka&#8230; Dimanakah rasa malu kita..? Mari kita berusaha meminimalisasi penggunaan produk mereka&#8230;
 &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-
Pemerintahan Hamas Tetap Tegak
Mursyid [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=awansx.wordpress.com&blog=4451170&post=35&subd=awansx&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Sangat mirip dengan penderitaan Rasulullaah dan pengikutnya sewaktu mereka di-embargo oleh kaum kafirin dan musyrikin pada masa da&#8217;wah di Makkah&#8230;<br />
Saudara-saudara kita di Palestine di-embargo oleh amerika, israel dan uni eropa, tetapi kita masih bersenang-senang dan bertenang-tenang saja dalam bermuamalah dengan mereka&#8230; Dimanakah rasa malu kita..? Mari kita berusaha meminimalisasi penggunaan produk mereka&#8230;</p>
<p align="center"> &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-</p>
<p align="center"><strong>Pemerintahan Hamas Tetap Tegak</strong></p>
<p>Mursyid Aam Ikhwanul Muslimin, Ustadz Mehdi Akif, menyerukan kepada ummat Islam di seluruh dunia untuk memberikan bantuan kepada Hamas. Kemudian, seorang muslimah bercadar yang menyebut dirinya ‘Ibnatu Da’wah’ menyerahkan sebuah surat dan sejumlah perhiasan emas kepada pimpinan Hamas di Nablus. <span id="more-35"></span>Menurut pemimpin Hamas di Nablus, dukungan materiil itu menunjukkan kesiapan Muslimah Palestina dalam memberikan dukungan bagi pembebasan al-Aqsha.</p>
<p>Potongan surat dari ‘Ibnatu Da’wah  itu: <em>”Saudara-saudaraku para pejabat pemerintah yang terhormat …..<br />
Saya tidak tahu apa yang harus saya  tulis  kepada anda. Saya orang  yang lemah dalam dalam mengungkapkan perasaan. Tapi saya menulis surat ini,  demi Allah sangat merasakan kebanggaan dan penghormatan, saat melihat dan mendengar anda. Saya begitu gembira dan bangga ketika melihat kekokohan anda menghadapi tekanan demi tekanan yang mendera.</p>
<p>Tapi, saya mengatakan kepada anda : <strong>Janganlah lemah dan janganlah bersedih, karena sesungguhnya Allah bersama anda, dan kami juga bersama anda, rakyat bersama anda, semua rakyat akan menjadi penopang dan membantu anda. Kami insya Allah  tidak akan menjadi sebab anda menyerah, dalam hal apapun.</p>
<p>Kami tidak meminta anda apapun, kecuali komitmen yang kokoh. Demi allah, peganglah prinsip anda. Berdirilah di atas prinsip kalian. Kuatkanlah pegangan anda terhadap agama anda … “</strong></em></p>
<p>Hari-hari ini pemerintahan Hamas menghadapi tekanan yang hebat dari Amerika, Uni Eropa, dan negara-negara Barat lainnya, yang sudah menjadi boneka Israel. Mereka melakukan embargo ekonomi, dan mencabut bantuan keuangan yang nilainya sebesar $ 500 juta dolar. Tujuan pencabutan bantuan agar pemerintah Hamas bangkrut. Kemudian, timbul kekacauan di Palestina, dan  Hamas menyerahkan pemerintahan kepada Presiden Mahmud Abbas.</p>
<p>Di sisi lain, baikot dan embargo ekonomi dan keuangan yang dilakukan Barat terhadap Hamas, justru membangkitkan solidaritas di internnal rakyat Palestina, Dunia Arab, bahkan kaum muslimin di seluruh dunia.</p>
<p>Di Gaza dan Tepi Barat, jutaan  rakyat Palestina   berkumpul, mereka berjanji tetap setia memberikan dukungan kepada Hamas. Perdana Menteri Ismail Haniya dihadapan rakyat Palestina menegaskan : “Hatta kami hanya memakan dedaunan zaitun, kami tidak akan menyerah kepada tekanan Israel”, tegasnya. Sementara beberapa negara Arab, memberikan dukungan dalam bentuk dana ‘cash’ kepada Otoritas Palestina. Mereka melakukan kampanye ke seluruh Dunia Islam dalam  rangka memberikan dukungan terhadap Hamas.</p>
<p>Presiden Iran Mahmud Ahmadinejad memberikan bantuan $ 100 juta dollar pemerintahan Hamas. Pemerintahan Qatar juga memberikan bantuan $ 55 juta dolar, sebagai ganti bantuan yang dihentikan dari Amerika dan EU (Uni Eropa).  Di bagian  lain, negara-negara Teluk dan Emirat menegaskan dukungannya kepada rakyat Palestina.  Menlu Qatar menegaskan akan segera mencairkan dukungan bantuan kepada Otoritas Palestina sebesar $ 55 juta dolar.</p>
<p>Pemerintah Otoritas Palestina menghadapi kesulitan akibat embargo ekonomi dan keuangan yang dilakukan oleh Barat. Otoritas Palestina bukan saja kesulitan memberikan gaji kepada 140 ribu pegawai dan tentara/polisi, tapi juga mewarisi utang yang ditinggalkan pemerintahan sebelumnya sebesar $ 1.7 milyar dolar.  Saat ini Otoritas Palestina membutuhkan $ 170 juta dollar setiap bulan untuk menggaji para pegawai sipil dan militer.</p>
<p>Wakil Presiden Syria Faruq al-Shara menyerukan kepada rakyat Palestina, di ibukota Damaskus (17/3/2006), agar membantu rakyat Palestina. “Saya berharap negara-negara Arab segera memberikan bantuannya kepada rakyat Palestina”, tegasnya. Pemerintah Syria, di  Damaskus, secara resmi membuka  rekening yang khusus untuk memberikan bantuan kepada rakyat Palestina. Di Teheran mantan Presiden Iran, Hashemi Rafsanjani dalam konferensi press, menyerukan agar rakyat Iran memberikan bantuannya kepada rakyat Palestina. Presiden Aljazair, Bouteflika akan menyisihkan 1% setiap barelnya dana dari penjualan minyaknya  untuk rakyat Palestina.</p>
<p>Menlu Palestina Mahmud al-Zahhar, Jum’at (14/3/2006) melakukan kunjungan ke negara-negara Arab, dan berharap negara-negara Arab yang telah memberikan komitmentnya, sebagaimana yang diputuskan dalam pertemuan Liga Arab, di Khartoum, Sudan, meminta segera dicairkan dana bantuannya.</p>
<p>Diantara,  22 anggota Liga Arab langsung melakukan kampanye ke seluruh rakyat mereka, agar memberikan bantuan kepada rakyat Palestina. Syeikh Yusuf Qardawi, Ketua Oganisasi Internasional Persatuan Ilmuwan Muslim, menyerukan kepada rakyat Dunia Islam agar memberikan bantuan kepada rakyat Palestina, yang sekarang terancam bahaya kelaparan akibat embargo yang dilakukan Barat.</p>
<p>Sebuah organisasi kemanusiaan Itlaf al-Kheir, yang  berpusat di Aljazair, dan diketuai Essam Yusuf, yang memiliki 56 cabang di seluruh negara Arab dan Islam, menyerukan dukungannya kepada anggotanya untuk mengumpulkan dana guna membantu rakyat Palestina. Presiden Aljazair telah menunjukkan komitmentnya yang sungguh-sungguh, bersama-sama dengan negara Afrika Utara, yang   menjadi penghasil minyak. Setidaknya negara-negara Afrika Utara, memiliki cadangan minyak ll.3 milyar barrel, yang sekarang ini masih belum tereksplorasi.</p>
<p>Krisis baru yang dihadapi pemerintah Palestina, mendorong pemerintah untuk melakukan kebijakan ‘mengencangkan ikat pinggang’, dan lebih memprioritaskan bagi kepetingan ekonomi pokok yang dibutuhkan rakyat Palestina. “Kami menghadapi kesulitan baru, kekurangan roti dan buah-buahan, akibat embargo”, tukar Majdi Sharour, ayah empat orang anak. 140 ribu pegawai pemerintah, yang membutuhkan gaji, merupakan 23% dari 3.5 juta penduduk di Gaza dan Tepi Barat. Jumlah gaji yang mencapai $ 118 juta dollar, mempunyai arti penting, terutama bagi penggerak roda ekonomi di Palestina. Padahal, selama ini gaji yang dibayarkan kepada mereka, sangatlah tergantung dari bantuan  asing.</p>
<p>Di Gaza rakyat ribuan rakyat Palestina melakukan protes atas tindakan negara-negara Barat yang melakukan embargo ekonomi mereka. “Ini tindakan yang tidak berperikemanusiaan yang dilakukan Barat, hanya kami memilih Hamas, kami harus dihukum secara kolektif”, cetus seorang pekerja di Gaza. Semua ini adalah bukti tindakan agresi yang dilakukan oleh Israel dan Amerika serta sekutu mereka terhadap rakyat Palestina. Sekarang ini  bank-bank kesulitan melakukan kegiatan, karena tidak memiliki dana yang cukup, akibat embargo yang dilakukan Amerika dan sekutunya. Semua check tak bisa diuangkan, cetus Majdi. “Kantong kami kosong”, tambahnya.  Inilah ujian yang paling sulit dihadapi rakyat dan pemerintahan Palestina, akibat  tekanan Barat dan sekutu-sekutunya. Namun, pemerintahan tak akan men yerah dengan tekanan yang dihadapi nya.</p>
<p>Dana-dana yang terbatas diprioritaskan bagi para pegawai rendahan, yang mereka sangatlah membutuhkan. Semua tindakan dan kebijakan yang dilakukan pemerintah Hamas, diorientasikan kepada kepentingan rakyat kecil, yang sangat menderita akibat embargo ekonomi. “Kantong saya kosong, saya sudah meminjam kepada tetangga saya, tapi saya tahu mereka juga tidak memiliki uang”, cetus Maroof Rawashdeh.  Rawashdeh adalah tenaga  teknisi yang bekerja pada sebuah radio nasional Palestina, dan terpaksa berhenti bekerja karena tidak memiliki uang untuk pergi ke kantor.</p>
<p>Menteri Keuangan Prof.Omar Abdel Razeq, kesulitan membayar gaji para pegawai, karena tidak memiliki uang cash. Jika, lobbi yang dilakukan Menlu Mahmoud al-Zahhar terhadap negara-negara Arab, dan mereka memenuhi komitment mereka, maka kesulitan dana yang dialami pemerintahan Otoritas Palestina, di bawah Hamas akan dapat teratasi, dan tidak sampai membangkrutkan pemerintahan baru itu.</p>
<p>Selain itu, dukungan para warga Palestina, yang sekarang ini diaspora (berada diluar Palestina), yang jumlahnya mencapai 6 juta jiwa, yang menetap di Teluk, Negaranegara Arab, dan Afrika, dan Erupa, yang sebagian besar tergolong ‘sucses’ secara ekonomi, yang memiliki posisi yang strategis, yang dipastikan akan membantu berbagai kesulitan yang dihadapi Otoritas Palestina. Sebuah lembaga al-Aqsha  Foundation, yang berada di Qatar, berhasil mengumpulkan dana $10 juta dollar, yang akan segera dikirimkan ke Palestina.</p>
<p>Organisasi Palang Merah Internasional (ICRC), yang menegaskan  dukungan kepada Otoritas Palestina, dan berjanji meningkatkan bantuannya.  “ICRC mempunyai keprihatinan yang mendalam atas situasi yang terjadi di Palestina”, ujar Direktur ICRC Dr.Pierre Kraenhenbuehl di Jenewa. ICRC yang berbasis di Swiss, memiliki dana $ 42 juta dollar, yang digunakan untuk kegiatan kemanusiaan di wilayah Israel dan Palestina. Dan sebagian besar dana itu digunakan untuk membeli makanan dan obat-obatan bagi warga Palestina di Gaza dan Tepi Barat.</p>
<p>Meskipun, Organisasi ICRC dan Oxfam, yang juga memiliki kegiatan di Israel dan Palestina, memiliki dana yang besar, tapi sulit diharapkan dapat menggantikan posisi negara Uni Eropa, yang selama ini memberikan bantuannya hampir mencapai $ 500 juta  dollar setahun.Direktur Operasi Oxfam, Andrew Hill, menyatakan : “Kami tidak dalam posisi menggnatikan posisi Uni Eropa atau Amerika”, tegasnya.</p>
<p>Badan Urusan Pengungsi PBB (UNHCR) sangat mengkawatirkan dampak dari embargo yang dilakukan negara-negara Barat. “Penduduk Gaza secara ektreem selama ini sangat tergantung bantuan dari negara donor, dan bila bantuan itu dihentikan, dampaknya sangat luas”, ujar John Ging, Kepala Perwakilan UNHCR di Gaza. Memang, hal ini sudah berlangsung cukup lama. Selama ini Otoritas Palestina, di bawah Presiden Yaser Arafat, tidak pernah mengembangkan kemandirian dibidang ekonomi, dan menikmati adanya bantuan dari negara-negara donor. Maka, ketika terjadi embargo yang dilakukan negara-negara Barat, rakyat Palestina merasa terpukul.</p>
<p>Presiden George W.Bush memberikan kepada semua pejabat Amerika untuk tidak melakukan kontak diplomatik dengan Hamas. Tidak ada  tanda-tanda ‘no sense’ bahwa Amerika akan melakukan kontak diplomatik dengan Hamas, yang dituduh sebagai kelompok teroris. Selama Hamas masih berkeras kepala, menolak pengakuan terhadap eksistensi Israel, maka hasil pemilu akhir Januari lalu, yang dimenangkan Hamas, tidak ada artinya. “Saya berpikir memberikan bantuan kepada rakyat Palestina yang menderita kelaparan adalah keniscayaan, tapi tidak kepada pemerintahan baru di bawah pimpinan Hamas. Karena, pemerintahan baru mempunyai maksud untuk menghancurkan negara tetangganya”, ujar Bush.</p>
<p>Sejauh ini belum ada tanda-tanda yang menunjukkan pemerintahan Hamas di bawah Ismail Haniya melunakkan sikapnya dan memberikan pengakuan terhadap Israel. Kekuatan bersenjata dari berbagai faksi menggelar pertemuan di Gaza, termasuk tentara dan polisi, yang memberikan dukungan sepenuhnya kepada pemerintah. Sebelumnya, sekelompok polisi menduduki kantor DPR Palestina, menuntut pembayaran gaji, yang belum mereka terima.</p>
<p>“Israel adalah penjajah yang  telah menguasai dan menghancurkan negeri kami. Mengapa kami harus mengakui Israel. Mengapa negara-negara Barat tidak pernah memerintahkan Israel untuk mengembalikan tanah  yang dirampas kepada rakyat Palestina”, ujar Menlu Mahmud al-Zahhar. Wallahu ‘alam.</p>
<p>Mashadi.</p>
<p>sumber: <a href="http://www.majalahsaksi.com/news/index.php?ID=24" title="majalah saksi" target="_blank">majalahsaksi.com </a></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/awansx.wordpress.com/35/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/awansx.wordpress.com/35/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/awansx.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/awansx.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/awansx.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/awansx.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/awansx.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/awansx.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/awansx.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/awansx.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/awansx.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/awansx.wordpress.com/35/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=awansx.wordpress.com&blog=4451170&post=35&subd=awansx&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://awansx.wordpress.com/2007/01/13/pemerintahan-hamas-tetap-tegak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b36ffe42a4e10241db2bfdb385591653?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">awansx</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Maklumat NII ACEH Oleh Daud Beureueh</title>
		<link>http://awansx.wordpress.com/2006/10/27/maklumat-nii-aceh-oleh-daud-beureueh/</link>
		<comments>http://awansx.wordpress.com/2006/10/27/maklumat-nii-aceh-oleh-daud-beureueh/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Oct 2006 16:26:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Heri Setiawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan Kecil]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alikhwan.wordpress.com/2006/10/27/maklumat-nii-aceh-oleh-daud-beureueh/</guid>
		<description><![CDATA[3 tahun setelah RIS bubar dan kembali menjadi RI, Daud Beureueh di Aceh memaklumatkan Negara Islam Indonesia di bawah Imam SM Kartosoewirjo pada tanggal 20 September 1953.
Isi Maklumat NII di Aceh adalah,
Dengan Lahirnja Peroklamasi Negara Islam Indonesia di Atjeh dan daerah sekitarnja, maka lenjaplah kekuasaan Pantja Sila di Atjeh dan daerah sekitarnja, digantikan oleh pemerintah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=awansx.wordpress.com&blog=4451170&post=21&subd=awansx&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>3 tahun setelah RIS bubar dan kembali menjadi RI, Daud Beureueh di Aceh memaklumatkan Negara Islam Indonesia di bawah Imam SM Kartosoewirjo pada tanggal 20 September 1953.<br />
Isi Maklumat NII di Aceh adalah,<br />
Dengan Lahirnja Peroklamasi Negara Islam Indonesia di Atjeh dan daerah sekitarnja, maka lenjaplah kekuasaan Pantja Sila di Atjeh dan daerah sekitarnja, digantikan oleh pemerintah dari Negara Islam.<span id="more-21"></span><br />
Dari itu dipermaklumkan kepada seluruh Rakjat, bangsa asing, pemeluk bermatjam2 Agama, pegawai negeri, saudagar dan sebagainja.<br />
1. Djangan menghalang2i gerakan Tentara Islam Indonesia, tetapi hendaklah memberi bantuan dan bekerdja sama untuk menegakkan keamanan dan kesedjahteraan Negara.<br />
2. Pegawai2 Negeri hendaklah bekerdja terus seperti biasa, bekerdjalah dengan sungguh2 supaja roda pemerintahan terus berdjalan lantjar.<br />
3. Para saudagar haruslah membuka toko, laksanakanlah pekerdjaan itu seperti biasa, Pemerintah Islam mendjamin keamanan tuan2.<br />
4. Rakjat seluruhnja djangan mengadakan Sabotage, merusakkan harta vitaal, mentjulik, merampok, menjiarkan kabar bohong, inviltratie propakasi dan sebagainja jang dapat mengganggu keselamatan Negara.<br />
Siapa sadja jang melakukan kedjahatan2 tsb akan dihukum dengan hukuman Militer.<br />
5. Kepada tuan2 bangsa Asing hendaklah tenang dan tentram, laksanakanlah kewadjiban tuan2 seperti biasa keamanan dan keselamatan tuan2 didjamin.<br />
6. Kepada tuan2 yang beragama selain Islam djangan ragu2 dan sjak wasangka, jakinlah bahwa Pemerintah N.I.I. mendjamin keselamatan tuan2 dan agama jang tuan peluk, karena Islam memerintahkan untuk melindungi tiap2 Umat dan agamanja seperti melindungi Umat dan Islam sendiri. Achirnja kami serukan kepada seluruh lapisan masjarakat agar tenteram dan tenang serta laksanakanlah kewadjiban masing2 seperti biasa.<br />
Negara Islam Indonesia<br />
Gubernur Sipil/Militer Atjeh dan Daerah sekitarnja.<br />
MUHARRAM 1373<br />
Atjeh Darussalam<br />
September 1953</p>
<p>sumber: http://www.mediacenteraceh.org/index.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=24&amp;Itemid=35</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/awansx.wordpress.com/21/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/awansx.wordpress.com/21/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/awansx.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/awansx.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/awansx.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/awansx.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/awansx.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/awansx.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/awansx.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/awansx.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/awansx.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/awansx.wordpress.com/21/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=awansx.wordpress.com&blog=4451170&post=21&subd=awansx&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://awansx.wordpress.com/2006/10/27/maklumat-nii-aceh-oleh-daud-beureueh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b36ffe42a4e10241db2bfdb385591653?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">awansx</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>