Sebuah Catatan Kecil

We are agree that Knowledge is FREE…

Antena Kaleng VS Antena Wajan Bolic

Posted by Heri Setiawan pada Agustus 12, 2008

Meneruskan posting sebelumnya, ini beberapa perbandingan antara antena kaleng dan antena wajan bolic berdasarkan pengalaman dan pengamatan saya:

Harga:
Dari segi harga bahan – bahan yang digunakan, bisa dikatakan hampir sama. Hanya ketambahan wajan saja untuk antenna wajan bolic dan beberapa port seperti port sma female dan tnc male-female untuk antena kaleng. Pada umumnya, antena wajan bolic menggunakan USB Wifi card (Destop PC dan Laptop) sedang untuk antenna kaleng biasanya menggunakan PCI Wifi card (Desktop PC). Sebenarnya bisa saja kedua antena menggunakan USB wifi card ato PCI wifi card, sesuai dengan kebutuhan…hanya saja berdasarkan pengalaman, PCI wifi card lebih cepat dan handal dibandingkan USB wifi card.

Penguatan Sinyal:
Sudah sangat jelas, antena wajan bolic menghasilkan penguatan sinyal yang cukup jauh melebihi antena kaleng. Maklum saja, antena wajan bolic itu sendiri adalah antena kaleng yang dipasang terbalik menyangkap sinyal yang dipantulkan oleh reflektor (wajan).

Tingkat Kesulitan Pembuatan:
Sangat jelas juga, antena kaleng lebih sulit untuk dibuat kecuali mempunyai peralatan yang memadahi. Paling tidak membutuhkan BOR, gergaji besi, tang dan solder untuk membuatnya sedang untuk antena kaleng saya hanya membutuhkan gunting, solder dan obeng.

Pencarian Bahan:
Relatif seimbang untuk masalah pencarian bahan2 yang digunakan. Antena kaleng terdapat kesulitan pada pencarian port SMA dan TNC yang sesuai dan mudah dipasang pada antena kaleng, sedang untuk antena wajan bolic mengalami kesulitan dalam hal mencari kabel UTP dengan hambatan kecil, memesan wajan maupun mencari aluminium foil yang besar (kalo di jogja terkenal dengan “tambal panci/wajan”).

Yah, bagi yang berkeinginan untuk membuat antena wireless, semoga saja sedikit review diatas berguna bagi temen-temen

12 Tanggapan to “Antena Kaleng VS Antena Wajan Bolic”

  1. nyurian said

    pertamaxxx

    he..he..he..
    😉

  2. abdurrm said

    2nd….

    hohohoho

  3. rhakateza said

    antena kaleng lbih ekonomis brur, kalo pakek usb wirless, tinggal dilubangi trus tempel selotip dan ikat pakek kawat.

    saya sering bikin wajanbolik, tapi gak tahan lama karena mounting fokus sering berubah…

    pakek kaleng lbih stabil walau penguatan tidak sebesar wajan
    😀

    nice share

  4. heri said

    @rhakateza,
    yup… kalo antena kaleng dipadang indoor emang sangat2 mudah untuk dibuat… kalo untuk outdoor, cukup perlu hati2 melindungi usb wirelessnya dari panasnya sinar matahari dan dinginnya malam dan hujan…

  5. wayan said

    sbenrnya ama ja,tp lok bs memodifikasi jaraknya tuh br kren namenya………

  6. hanafi choiru rohman said

    mas k-tanya total harga seluruhnya kurang dari Rp.100.000,- I tanya2 perQraan awa’, lebih. ana mnt tlg titorialnya n istilahnya hasil skripsinya (rangkuman hasil pembuatannya) d kirim d E-mail awa’ y tlg please beribu-ribu please(H_na_V@yahoo.co.id)tanks very munch, syukron katsiron, matur sembah nuwon engkang kathah banget.

  7. asepms said

    assalamu’alaikum
    mas, mau tanya, ada beberapa hotspot di daerah saya. Saya pernah menggunakan antena kaleng wifi usb, sinyalnya banyak (tapi signalnya lemah) yang ketangkep tapi tidak bisa masuk, saya coba ganti media pake pci wifi card masih menggunakan antena kaleng pake N konektor… eh malah gak ada sinyal wifi yang ketangkep, satu yang gak ada dalam pembuatan antena wifi tsb yaitu konektor SMA (suah nyarinya), saya pake antena bawaanya pci wifi card dipotong dan kabelnya disambungkan ke RG 58, apa ada yang salah dalam pembuatannya ya? mohon penjelasan, terima kasih. wassalam.

  8. wa said

    ini info yg dicari….

    perbandingan sinyal wajan vs kaleng gmn bang?

  9. phitoosh said

    kalau mau coba usb TP link yang seri 722 aku dah coba 6 bulan 24 jam nonstop… lokasi di luar rumah

    wifi tidak panas dan signal nggak naik turun… mantep… barusan aku buat perpanjangan kabel 10 meter karna yang lama cuman 4 meter…

    saya test jarak sekitar 500 meter masih full padahal ditengah2 antara saya dengan accesspoint terhalang bangunan

    mantep

  10. zidex said

    PERTAMA SAYA PAKE ANTENA WAJAN BOLIC,. SINYAL PENUH,. TP SEBULAN KMUDIAN SINYALNYA DIKIT,. sudah sy ganti kabel n wirelessnya,.. tetap saja sinyalnya dikit., kira2 apanya ya mas?.

    • atika-cute said

      ooh mungkin kompornya belum dinyalain. Gasnya abis kaleee… eh, emang fokus wajan kadang berubah-ubah. aku nyoba pake wajan diameter 38, kedalaman 11cm. titik fokus pake rumus ketemu 8,2. tapi kenyataannya mulut kaleng sekarang berada pada jarak 11 cm alias rata dengan pinggiran wajan baru dapet sinyal full.
      Setahun yang lalu dapet sinyal full pada jarak fokus kaleng didepan wajan 8,2cm { ikutan rumus }. Sembilan bulan mulai ga stabil sinyalnya. Trus kaleng aku maju mundurkan sambil pelototin laptop. Dapet juga jarak 11cm sinyal full. Aku pake TP-LINK 722N. Jarak dengan AP 500 meteran.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: